Kota dan Kabupaten Di Jawa Tengah Saling Bekerja Sama Dalam Membangun Smart City

Jun 7, 2018

 

Hari Selasa tanggal 5 Juni 2018 lalu, Pemkab Kendal yang diikuti oleh beberapa Pemkab lain di Provinsi Jawa Tengah menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang pengembangan dan implementasi aplikasi smart city dengan Pemerintah Kota Semarang. Perjanjian yang dilaksanakan di Situation Room Balai Kota Pemerintah Kota Semarang ini disaksikan oleh Wakil Walikota Semarang Ir. Hevearita Gunaryanti, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri, ATD, MT, dan kepala Diskominfo Kota Semarang Dr. Ir. Nana Storada, SE. Selain itu, kota di Jawa Tengah yang ikut menandatangani Perjanjian Kerja Sama ini antara lain Demak, Blora, Kebumen dan Salatiga.

 

Direktur PT Inixindo Widya Iswara, Bapak Andi Yuniantoro juga turut menghadiri acara Perjanjian Kerja Sama Pengembangan dan Implementasi Aplikasi Smart City.

 

Wawali Hevearita dalam sambutannnya berharap supaya Perjanjian Kerjasama tersebut bisa bermanfaat dalam upaya penguatan komitmen untuk membangun smart city dan penguatan komitmen Kota Semarang sebagai salah satu smart city di Indonesia.

“Kota Semarang walaupun telah menjadi kota cerdas namun tetap membutuhkan kerjasama dan koordinasi dengan Kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah. Hal ini penting. mengingat keberhasilan inovasi, program dan kegiatan tidak mungkin dicapai sendiri sebuah daerah. Sehingga perjanjian kerjasama yang kita tandarangai ini menjadi sebuah harapan besar bahwa kita bersama – sama dapat saling melengkapi,” beber Wakil Wali Kota.

“Berbagai program inovasi yang telah dilakukan Kota Semarang,” lanjut Hevearita. “Nantinya bakal ditularkan Diskominfo Kota Semarang pada kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah.”

Orang nomor dua di Kota Semarang tersebut mengatakan bahwa berbagai aplikasi smart city yang diberikan tidak dipungut beaya alias gratis kepada kota dan kabupaten lain di Jawa Tengah. “Ini kita lakukan karena kita semua kabupaten dan kota bersaudara,” tandasnya.

Begitu pula, sambungnya, Kota Semarang bisa memperoleh aplikasi ciptaan kabupaten dan kota lain untuk dimodifikasi sesuai kebutuhan Pemkot dan masyarakat.

Selain itu Wakil Wali Kota Semarang tersebut juga menawarkan para bupati dan walikota beserta jajarannya untuk belajar secara menyeluruh soal smart city tidak hanya di lingkup balai kota namun juga sampai ke OPD di Kota Semarang.

Lebih lanjut program smart city di Kota Semarang dibagi ke enam dimensi yang disebut six smart yakni smart government, smart economy, smart society, smart living, smart environment dan smart branding.

Sementara, Kadinas Kominfo Pemprov Dadang Somantri menyambut baik perjanjian kerjasama tersebut dan berjanji Pemprov Jateng menudkung penuh kerjasama samrt city tersebut.

 

sumber : jatengprov.go.id
foto       : Ruslie Inixindo Jogja

Chat via Whatsapp