SIAP Transformasi Digital : Katalis Penerapan SPBE dan Smart City di Daerah

SIAP Transformasi Digital : Katalis Penerapan SPBE dan Smart City di Daerah

SIAP Transformasi Digital : Katalis Penerapan SPBE dan Smart City di Daerah 1

 

Arah revolusi industri 4.0 sudah jelas dan tak ada orang yang meragukan, yaitu ke arah transformasi digital. Tapi apakah transformasi digital hanya terjadi di sektor industri dan bisnis saja? Tentu saja tidak. Di saat orang merasakan kemudahan yang didapat dari transformasi digital di sektor industri dan bisnis, tentu mereka berharap kemudahan bisa dinikmati di sektor lain seperti layanan publik. Oleh karena itu, transformasi digital juga perlu dilakukan pada pemerintah terutama pemerintah daerah yang lebih dekat dengan masyarakat.

 

Smart City

Sebuah konsep kota ke arah transformasi digital sebenarnya sudah ada sejak satu dekade terakhir. Terminologi smart city sendiri adalah sebuah kawasan urban yang menggunakan IoT (internet of things) untuk mengumpulkan data kemudian menggunakan data tersebut untuk mengelola aset dan sumber daya yang ada kawasan tersebut secara efisien. Konsep smart city lekat dengan sebuah integrasi ICT (information and communication) yang tentunya sesuai dengan karakter sebuah transformasi digital.

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas dan Kantor Staf Kepresidenan sebenarnya sudah mencanangkan program “Gerakan 100 Smart City” sejak beberapa tahun yang lalu. Gerakan smart city ini bertujuan untuk membimbing Kabupaten/Kota dalam menyusun masterplan smart city agar bisa memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasikan potensi yang ada di masing-masing daerah.

Ada 6 sektor yang harus dipenuhi demi terwujudnya sebuah konsep smart city di Indonesia secara menyeluruh yaitu smart governance, smart economy, smart society, smart environment, smart living, dan smart branding. Dalam ekosistem smart city sendiri tujuan utama smart city adalah terciptanya masyarakat yang nyaman, aman, tertib, bahagia, pintar dan sejahtera sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah menjadi tinggi.

 

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

Selain “Gerakan 100 Smart City”, arah kebijakan Pemerintah Republik Indonesia melalui Perpres No 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) juga sangat mendukung adanya transformasi digital di semua instansi pemerintah baik di pusat maupun di daerah. Tujuan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini adalah mewujudkan  tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. Dalam Peraturan Presiden tersebut, penerapan SPBE ini melibatkan berbagai instansi dari beberapa kementerian dan badan pemerintah seperti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Keuangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Menteri PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Keterlibatan beberapa instansi dan lembaga pemerintahan ini tentunya menunjukkan keseriusan Pemerintah Republik Indonesia dalam melaksanakan transformasi digital. Akan tetapi di sisi lain, banyaknya pihak yang terlibat dapat menimbulkan pertanyaan-pertanyaan baru seperti langkah-langkah apa yang harus dilakukan, siapkah sumber daya manusia di instansi pelaksana SPBE, apa saja infrastruktur yang harus disiapkan dalam transformasi digital, bagaimana koordinasi antar lembaga tersebut. Hal-hal tersebutlah yang sering ditanyakan oleh instansi dan dinas pemerintah pelaksana SPBE di daerah. Belum lagi pertanyaan mana yang harus diprioritaskan antara smart city dan SPBE demi terwujudnya sebuah transformasi digital di pemerintahan. 

 

SIAP Transformasi Digital

Pada tanggal 18 Juli 2019 Inixindo Jogja yang didukung Blue Power Technology, Indosat Ooredoo Business, dan Nikola Indonesia Group menyelenggarakan acara yang bertajuk “SIAP (Step-by-step Integrated Action Pemerintah Daerah) Transformasi Digital.” Acara yang bertempat di Yogyakarta Marriot Hotel ini memiliki konsep utama QnA (question and answer) dimana peserta dari Diskominfo, Bappeda, dan Badan Keuangan Daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota masing-masing dapat bertanya lewat aplikasi web yang telah disediakan di acara SIAP Transformasi Digital. Pertanyaan-pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh pembicara yaitu Imam Machdi dari Kemen PAN/RB, Irwan Rawal Husdi dari BPPT, Agung Nugraha dari BSSN, Andi Yuniantoro dari Inixindo Jogja, dan Filindo Iskandar dari Blue Power Technology. 

Selain sesi QnA, dalam acara SIAP Transformasi Digital ini juga terdapat dua workshop yang berjalan secara bersamaan. Sesi workshop ini membagi peserta SIAP Transformasi Digital menjadi dua untuk mengikuti Workshop Smart City & Smart Province serta Workshop SPBE & Keamanan Informasi. Untuk melepas penat sebelum acara workshop dimulai peserta di dua ruang mengikuti games interactive Kahoot secara terpisah dengan hadiah yang cukup menarik bagi pemenang di setiap ruang.

Dalam Workshop Smart City & Smart Province peserta melakukan asesmen online tentang kesiapan smart city di daerah masing-masing. Peserta di workshop ini juga mendapatkan bank layanan smart city. Setelah itu, workshop kemudian diisi oleh Blue Power Technology yang memberikan penjelasan tentang bagaimana cara yang harus ditempuh untuk mengakselerasi program smart city di masing-masing daerah. Blue Power Technology juga memberikan materi tentang “leverage communication with smart citizen” dan monitoring pajak daerah.

Sedangkan dalam Workshop SPBE & Keamanan Informasi, peserta melakukan asesmen online SPBE dan indeks KAMI (Keamanan Informasi). Di workshop ini, peserta mendapatkan penjelasan dari Indosat Ooredoo Business tentang Internet of Things (IoT) dan macam-macam digital services. Selain dari Indosat Ooredoo Business, peserta juga mendapatkan materi dari Honeynet Project yang memberikan demo untuk mendeteksi serangan cyber yang sering terjadi pada website pemerintah daerah.

Di akhir acara, peserta kembali berkumpul untuk dalam satu ruangan untuk mengikuti undian grand prize.

 

Extended Session

Acara SIAP Transformasi Digital pada awalnya dijadwalkan dihadiri oleh Bambang Dwi Anggono selaku Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Komunikasi dan Informatika tapi karena berhalangan hadir pada tanggal 18 Juli, akhirnya pria yang akrab disapa Pak Ibeng datang ke kantor Inixindo Jogja pada tanggal 19 Juli 2019 pada acara demo command center untuk memberikan paparan kepada peserta SIAP Transformasi Digital tentang smart city dan integrasi aplikasi.

Dalam kesempatan kali ini, Pak Ibenk menyampaikan bahwa smart city bukan sekedar e-gov, branding, atau belanja TIK saja. Komponen yang penting adalah smart society (people) dimana usaha untuk mewujudkan smart city akan sia-sia tanpa didukung oleh manusia yang ‘pintar’. Selain itu, Pak Ibenk juga menyampaikan bahwa SPBE merupakan upaya pemerintah pusat untuk mempercepat terwujudnya smart city di Indonesia.

Melalui SPBE yang ditunjang dengan Satu Data Indonesia (SDI), pemerintah dapat melakukan efisiensi anggaran untuk pengadaan aplikasi karena aplikasi akan disediakan oleh pemerintah pusat. Walaupun begitu, hal tersebut tidak menghalangi inovasi-inovasi yang mungkin akan dilakukan oleh pemerintah daerah. Aplikasi yang disediakan oleh pemerintah pusat hanya berupa engine sehingga pemerintah daerah dapat mengembangkan aplikasi sesuai kebutuhan di daerah masing-masing.

Acara ini ditutup dengan demo command center oleh Blue Power Technology. Demo ini menunjukkan bagaimana command center dengan IoT (internet of things) dapat mengetahui situasi suatu kota dan dapat memegang kendali atas fasilitas publik seperti lampu jalan.

 

***

 

Comday Recap : Pengenalan Pemrograman R dalam Machine Learning

Comday Recap : Pengenalan Pemrograman R dalam Machine Learning

Sebagian besar orang awam menganggap bahwa mempelajari machine learning itu susah dan bikin pusing. Pandangan ini sepenuhnya benar tapi juga tidak sepenuhnya salah karena memang machine learning itu tidak sebatas membuat tapi juga menggunakan. Hal inilah yang coba disampaikan Umar Affandi dalam acara Community Day yang bertajuk “Pengenalan Pemrograman R dalam Machine Learning” pada Kamis, 4 Juli 2019.

Dalam acara ini, pria yang akrab disapa Mas Umar ini menjelaskan tentang proses-proses yang ada dalam data  science terutama pada machine learning. Mas umar juga menerangkan secara detil perbedaan antara algoritma machine learning dan aplikasi pada umumnya. Dalam aplikasi biasa, developer membuat algoritma yang berfungsi untuk menghasilkan output dari input yang user berikan. Sementara dalam machine learning, algoritma digunakan untuk menentukan fungsi dari data input dan output yang telah kita miliki. Dengan kata lain kita hanya memberikan fakta-fakta dan tugas machine learning adalah mencari korelasinya. Itulah kenapa machine learning selalu dihubungkan dengan big data agar tingkat akurasi machine learning semakin tinggi.

Selain penjelasan fundamental tentang data science, machine learning, dan big data, Mas Umar juga memberikan demo membangun machine learning dengan bahasa pemrograman R. Dalam demo ini Mas Umar menggunakan platform Azure. Bahasa pemrograman R digunakan dalam membuat model machine learning dalam Azure sehingga mematahkan mitos bahwa mengembangkan machine learning hanya bisa dilakukan oleh programmer yang sudah ahli.

Comday Recap : Pengenalan Pemrograman R dalam Machine Learning 2
Comday Recap : Pengenalan Pemrograman R dalam Machine Learning 3
Comday Recap : Pengenalan Pemrograman R dalam Machine Learning 4
Pati Mengoptimalisasi Smart City dengan Meluncurkan Aplikasi TNDE (Tata Naskah Dinas Elektronik)

Pati Mengoptimalisasi Smart City dengan Meluncurkan Aplikasi TNDE (Tata Naskah Dinas Elektronik)

 

Untuk mendukung re-branding kota pati sebagai kota pensiun, pemerintah kota Pati melakukan launching aplikasi TNDE (Tata Naskah Dinas Elektronik) dan Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Ruang Pragola Sekretariat Daerah Kabupaten Pati (21/05). Kegiatan ini didukung oleh Inixindo Jogja sebagai partner Pemkab Pati dalam membangun master plan Smart City untuk Kabupaten Pati.

Acara ini diharapkan agar Pati dapat terintegrasi sehingga bisa saling bersinergi. Saiful Arifin selaku Wakil Bupati mengatakan bahwa “Bagaimana aplikasi TNDE bisa digunakan untuk melayani masyarakat, untuk mendongkrak kemajuan Pati dengan Smartcity ini. Smartcity ini bisa menghilangkan julukan Pati yang dulunya julukan Pati Kota Pensiun, kini Pati sudah menjadi kota yang mengikuti perubahan jaman. Dengan Smartcity ini juga kita bisa mengiklankan produk produk unggulan Pati”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid e-Gov Diskominfo Kabupaten Pati, Lucky Pratugas yang menjadi pemimpin dalam FGD dalam rangka menyelaraskan pelaksanaan Smart city serta mempunyai pemahaman yang sama sesuai dengan Masterplan Smart City Kabupaten Pati yang telah disupport oleh Inixindo Jogja. Dalam penyampaian FGD lucky menjelaskan bahwa Index SPBE Kabupaten Pati saat ini berada di angka 2.76 dan ini termasuk dikategori cukup. Sehingga dengan adanya aplikasi TNDE menjadi salah satu upaya Pemkab Pati untuk meningkatkan index Kabupaten Pati. Rencananya aplikasi TNDE akan diujicobakan pada empat OPD dan satu kecamatan yakni Sekretariat Daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan, BKPP, Diskominfo dan Kecamatan Krayen.

 

Source : patikab.go.id

Comday Recap : Menerapkan Single Sign On dengan OAuth untuk Integrasi Aplikasi

Comday Recap : Menerapkan Single Sign On dengan OAuth untuk Integrasi Aplikasi

Pada hari Kamis tanggal 16 Mei 2019 kemarin, Inixindo Jogja mengadakan acara Comday yang memiliki tema ‘Menerapkan Single Sign On dengan OAuth untuk Integrasi.’ Acara ini diisi oleh Yanuar Hadiyanto selaku instruktur di Inixindo Jogja. Sebagai pembukaan, Mas Yanuar menyampaikan tentang silo mentality dalam sebuah organisasi di mana antar departemen enggan untuk saling berbagi informasi. Kondisi ini dapat mengurangi efisiensi kerja dalam organisasi tersebut. Mas Yanuar kemudian menjelaskan bagaimana evolusi sistem informasi dapat menjembatani silo-silo antar departemen ini.

Dalam Comday ini, Mas Yanuar mengambil contoh kasus tentang banyaknya aplikasi yang dimiliki oleh pemerintah sehingga kita dapat membayangkan betapa repotnya pengguna ketika akan login untuk menggunakan semua aplikasi tersebut. Untuk itulah perlu dilakukan sebuah integrasi antar aplikasi tersebut. Tanpa berbasa-basi lagi Mas Yanuar langsung menjelaskan langkah-langkah yang perlu diambil untuk melakukan integrasi tersebut.

Comday Recap : Menerapkan Single Sign On dengan OAuth untuk Integrasi Aplikasi 5 Comday Recap : Menerapkan Single Sign On dengan OAuth untuk Integrasi Aplikasi 6 Comday Recap : Menerapkan Single Sign On dengan OAuth untuk Integrasi Aplikasi 7

Salah satu solusi untuk mengatasi masalah yang dibahas dalam contoh kasus adalah dengan menggunakan OAuth2, sebuah standar teknologi yang dapat membuat pengguna mengakses informasi suatu aplikasi dengan proses otorisasi menggunakan service dari aplikasi lain. Contoh dari penggunaan OAuth2 yang sering kita jumpai adalah ketika sign in atau sign up ke sebuah aplikasi hanya dengan menggunakan akun Google atau Facebook kita. Mas Yanuar kemudian menjelaskan secara teknis tentang proses dan alur informasi dengan OAuth2 ini.

Acara ini dihadiri oleh kalangan pemerintah daerah terutama dari Dinas Komunikasi dan Informatika di daerah Jawa Tengah dan DIY.

Ramadhan Fun Learning

Ramadhan Fun Learning

Ramadhan Fun Learning

Pilih Menu Ramadhanmu

Ramadhan Fun Learning 8

Workshop

Ikuti workshop 2 hari dengan topik-topik yang  trend di dunia IT.

Ramadhan Fun Learning 8

Workshop

Ikuti workshop 2 hari dengan topik-topik yang  trend di dunia IT.

Ramadhan Fun Learning 8

Cashback

Anda bisa mengadakan in-house training dengan 5 peserta dan dapatkan cashback senilai 1 peserta.

Ramadhan Fun Learning 8

Voucher

Dapatkan voucher sampai dengan Rp500.000 (OVO/Go-Pay/Indomaret)

Ramadhan Fun Learning 8

Morning Session

Anda bisa memulai training lebih pagi dengan tubuh yang masih segar dari pukul 07.00 – 12.00

Ramadhan Fun Learning 8

Alacarte Menu

Rangkai dan pilih sendiri topik training dalam tema Cloud Native (Microservices, Docker, Kubernetes)

Workshop

Workshop

Fundamental Digital Investigation and Mobile Forensic

Dengan banyaknya kasus kejahatan komputer di dunia maya (Cyber Crime), dibutuhkan pengetahuan mengenai proses penanganan insiden Hacking dan Cyber Crime yang mencakup teknik investigasi komputer (Digital Investigation), baik itu pengumpulan dan pengamanan bukti,...

Workshop Pembuatan Animasi dengan Unity

15-16 MEI 2019 Pembuatan Animasi dengan Unity Pelajari bagaimana membuat animasi yang dapat diaplikasikan untuk pengembangan game, visualisasi, dan video. Mengapa Mengikuti Workshop ini? Pembuatan video saat ini bisa dilakukan tanpa kamera, yaitu dengan menggunakan...

Workshop Cloud Native

Workshop Cloud Native Cloud native merupakan arsitektur pengembangan software yang membungkus setiap service ke dalam suatu kontainer. Kumpulan kontainer ini kemudian disatukan dan diatur oleh suatu teknologi yang disebut orchestration agar setiap kontainer dapat...

Workshop Web Application Penetration Testing

21-22 Mei 2019 Web Application Penetration Testing Workshop ini membahas tentang berbagai seluk beluk celah keamanan serta standar keamanan yang harus dipenuhi oleh sebuah aplikasi web sehingga lebih memenuhi standar kelayakan keamanan sebuah aplikasi web. Materi...

Workshop Analisa Data dengan Data Science

27-28 MEI 2019 Analisa Data dengan Data Science Praktekkan bagaimana menggunakan machine learning untuk mengidentifikasi paket produk yang efektif dengan teknik MBA (Market Basket Analysis) serta segmentasi customer untuk beragam kegiatan promosi yang bertarget dan...

Cashback Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah Bulan penuh berkah dan ajang meningkatkan kualitas ibadah menjadi lebih baik. Aktivitas pada saat Ramadhan tentu saja tak berubah seperti sedia kala. Yang membedakan adalah adanya kegiatan berpuasa selama satu bulan penuh yang merupakan kewajiban umat muslim dimanapun berada, adanya aktivitas shalat sunnah Tarawih sehabis Isya dan meningkatkan tadarus pada waktu-waktu tertentu.

Sudah banyak di bahas dalam berbagai sumber dan media bahwa berpuasa selama satu bulan penuh di Bulan Ramadhan selain untuk tujuan ibadah wajib umat muslim juga berdampak pada kesehatan manusia, dengan berpuasa bisa sebagai detoks dan manajemen jiwa agar bisa lebih sabar dan menahan segala hawa nafsu.

Pada Bulan Ramadhan akan banyak interaksi sosial yang membuat satu sama lain bisa terhubung dan saling membutuhkan, bahkan jarak yang sebelumnya renggang menjadi hangat kembali saat jalinan silaturahim yang dilakukan saat Ramadhan.

Momen ini banyak dimanfaatkan oleh perusahaan sebagai waktu yang tepat untuk mengumpulkan satu tim dalam sebuah pelatihan agar teamwork semakin baik.

Dengan program Cashback Ramadhan ini anda bisa mendapatkan pelatihan dengan biaya yang lebih hemat karena ketika anda ingin menyelenggarakan pelatihan untuk 5 orang, anda cukup mengeluarkan biaya untuk 4 orang saja.

Info lebih lanjut?

Voucher Ramadhan

Dapatkan voucher belanja sampai dengan Rp 500.000 dengan mengikuti kelas pelatihan reguler ataupun workshop di Bulan Ramadan. Anda juga akan diberikan pilihan bentuk voucher yaitu Go Pay credits, OVO cash, atau voucher Indomaret.

Syarat dan Ketentuan
  • Nilai voucher akan diakumulasi berdasarkan lama pelatihan yang dihitung per hari.
  • Setiap peserta kelas pelatihan reguler  akan mendapatkan voucher Rp 100.000 per hari jika tidak mengambil fasilitas makan siang di Inixindo Jogja. Jika peserta mengambil fasilitas makan siang, nilai voucher yang akan didapat hanya sebesar Rp 50.000.
  • Setiap peserta workshop akan mendapatkan voucher Rp 50.000 per hari jika tidak mengambil fasilitas makan siang. Jika mengambil fasilitas makan siang, peserta tidak mendapatkan voucher.
  • Nilai maksimal yang akan didapatkan oleh setiap peserta adalah Rp 500.000

Morning Session

Apa itu Morning Session?

Majukan jadwal pelatihan sehingga Anda dapat menyiapkan hidangan berbuka untuk keluarga Anda!

Anda dapat memilih jadwal pelatihan lebih pagi yang dimulai dari pukul 07.00 dan diakhir pada pukul 12.00 untuk kelas pelatihan reguler

Ala Carte Menu

Program khusus Bulan Ramadan ini memberikan Anda pilihan untuk menentukan sendiri jalur pembelajaran yang akan Anda ambil sesuai dengan minat Anda dalam Development Operations (DevOps). Praktik pengembangan software DevOps bertujuan untuk mempersingkat siklus build-test-release dan mempermudah kolaborasi antara developer dan tim IT operations. Dengan hadirnya teknologi kontainer seperti Docker, praktik pengembangan DevOps menjadi tak serumit yang kita bayangkan.

Ramadhan Fun Learning 14

13 Mei 2019

Microservices

Anda akan memahami bagaimana menggunakan arsitektur microservices dalam pengembangan software. Seperti yang kita ketahui saat ini tren pengembangan software beralih dari yang semula memiliki arsitektur monolitik menjadi microservices. Konsep modular merupakan salah satu kelebihan utama dari arsitektur microservices.

Ramadhan Fun Learning 15

14 Mei 2019

Docker

Docker mengusung teknologi kontainer yang dapat mengemas suatu app dengan environment dan dependencies. Sistem di dalam kontainer ini terisolir sehingga environment dan dependencies suatu app tidak mengganggu app lain. Materi workshop ini akan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memanfaatkan teknologi ini mulai dari instalasi sampai pengelolaan kontainer.

Ramadhan Fun Learning 16

15 Mei 2019

Kubernetes

Anda akan memahami bagaimana melakukan orchestration  kontainer Docker dengan menggunakan Kubernetes. Container orchestration adalah proses untuk mengotomatisasi deployment dari sebuah app yang berada dalam kontainer. Selain itu orchestration juga berguna dalam pengelolaan beberapa kontainer yang berada dalam sebuah mesin (fisik maupun virtual) host sehingga dapat meningkatkan fleksibilitas dan skalabilitas sebuah app.

Company Visit : SMK Negeri 1 Purwokerto

Company Visit : SMK Negeri 1 Purwokerto

Inixindo jogja kedatangan tamu siswa dan siswi dari SMKN 1 Purwokerto. Kedatangan siswa dan siswi tersebut untuk mempelajari tentang linux dan pemograman, serta untuk sesi siangnya mereka ingin mempelajari tentang software dan internet.

 

Company Visit : SMK Negeri 1 Purwokerto 17 Company Visit : SMK Negeri 1 Purwokerto 18 Company Visit : SMK Negeri 1 Purwokerto 19

 

Siswa dan siswi SMKN 1 purwokerto disambut oleh Citra Arfanudin selaku Instruktur Inixindo Jogja.  Pria yang akrab disapa Arfan ini menjelaskan tentang digital skill yang wajib dimiliki oleh siswa dan siswi jika ingin memasuki dunia industri. Digital skill yang dimaksud diantaranya seperti kemampuan untuk communication & collaborate seperti menggunakan google sheet untuk memudahkan berkolaraborasi dengan rekan kerja, create & innovate seperti memanfaatkan Canva untuk fitur desain grafis, identity and wellbeing seperti memanfaatkan media sosial untuk membentuk identitas diri secara online, serta tech and learn dimana siswa diharapkan juga mampu mempunyai skill dalam presentasi. Digital skill tersebut akan sangat berharga jika dimiliki saat ini, agar kedepannya siswa dapat menghadapi kuatnya arus perubahan digital dan siap memasuki dunia industri.

WhatsApp chat Chat via Whatsapp