Membuat Single Page Aplication Menggunakan React

Membuat Single Page Aplication Menggunakan React

Belakangan ini cara pemrograman web berubah cukup signifikan. development menjadi lebih komplex dengan di baginya pengebangan menjadi dua sisi yang berbeda yaitu Front end, dan Back end. tuntutan pengembangan di sisi front end membuat keluar nya teknologi baru dalam pengembangan sebuah aplikasi web yang biasa disebut dengan Single Page Application.
Single Page Aplication merupakan sebuah terobosan baru dalam front end development. single page application mengutamakan pengambilan tampilan dari server secara dinamik, dibandingkan harus mengambil seluruh tampilan dari server.

Ada beberapa framework Front end yang berkembang saat ini diantaranya adalah React, VueJs, Angular. Tutorial kali ini kita akan menggunakan React sebagai framework front end. Alasan utama kenapa memilih react adalah pengguna react lebih besar dibandingkan framework lainya.

gambar diatas merupakan data statistic download dari website npm, menunjukkan bahwa jumlah download react jauh meninggalkan dua rival nya. Klik DIsini

pada tutorial kali ini kita akan mencoba membuat aplikasi spa (Single Page Application) sederhana menggunakan react yang kurang lebih hasil akhir nya nanti adalah seperti gambar di bawah ini :

A. Persiapan

Ada beberapa alat yang harus disiapkan sebelum kita bisa melakukan life codding.

  • install NPM (Node JS)

untuk menginstal Node JS bisa dilihat langsung ke websitenya nodejs

  • Install React App

buka command Prompt dan ketikkan perintah di bawah ini

npm install -g create-react-app

Proses instalasi react

  • Buat Project Baru

untuk membuat project baru, sangat disarankan utuk memilih direktori yang tidak terlalu dalam. dalam kasus ini kita akan membuat project baru di direktory D:. kita akan membuat project spa-inix. ketikkan perintah dibawah ini  untuk membuat project baru.

D:

create-react-app spa-inix

cd spa-inix

proses instalasi otomatis akan membuat folder dengan nama project di directory kita mengetikkan perintah. dalam kasus gambar diatas kita membuat project di D: maka otomatis akan dibuatkan folder spa-inix. cek folder D:\spa-inix\ lewat windows explorer. kurang lebih seperti gambar di bawah ini:

  • Install React Router

pastikan command prompt directory telah di ubah ke directory project D:\spa-inix> dengan mengetikkan perintah cd spa-inix, sebelum menginstall react router. react router merupakan salah satu komponen yang sangat penting, karena react router yang membaca url dan mengarahkan tampilan mana yang akan di load. untuk menginstall react router ketikkan perintah:

npm i react-router-dom --save

sampai disini proses persiapan selesai. kita bisa melihat hasil dari instalasi dengan menjalankan perintah npm start dan kemudian buka browser dengan mengakses http://localhost:3000/maka akan tampil halaman default react.

B. Codding

karena kita akan memulai tutorial ini dari scratch alias kosongan, supaya kita bisa lebih memahami bagai mana cara kerja react js maka sebelum kita memulai terlebih dahulu hapus semua isi file dalam folder public dan src. folder public cuma berisi file index.html dan folder development kita focus ke folder src.

1. Membuat File Index.html di folder public

setelah semua file didalam folder di hapus buat file index.html di folder public yang berisi coding seperti di bawah ini

2. Membuat File Index.js di folder src

buat file baru dengan nama index.jsdi folder src. nama file harus sama persis karena file tersebut adalah file yang pertama akan di jalankan. isikan coding di bawah ini.

Inti dari codding disini file index.js memanggil Class Main.js yang merupakan inisialisasi awal aplikasi kita atau yang akan menjadi halaman router dari aplikasi kita. semua hasil routing yang ada akan di tampilkan atau diInjectkan ke element dengan id=’root’.

3. Membuat File Main.js

setelah file index dibuat selanjutnya kita membuat file Main.js sesuai yang telah kita deklarasikan di langkah 2. awal mula buat file Main.js dengan code seperti dibawah ini. kita akan banyak bekerja dengan file ini setelahnya.
/src/Main.js

tidak ada yang istimewa dari coding diatas. jika dilihat di browser pun tampilan masih sangat sederhana tanpa styling. tapi dari kode diatas kita dapat belajar beberapa hal diantaranya adalah render() yang digunakan untuk menampikan output dari sebuah class.

4. Menambahkan Content

langkah selanjutnya setelah Main Class ter buat langkah selanjutnya adalah menentukan isi dari content ketika link di klik.
langkah selanjutnya buat file Home.js. untuk sementara kiti isi cotent text sederhana saja
/src/Home.js

langkah selanjutnya membuat About.js

selanjutnya buat tampilan untuk Contact dengan membuat file Contact.js

setelah ketiga content telah kita buat langkah selanjutnya yaitu mengkonfigurasi react routing supaya dikenali ketika di klik link Home maka akan menampilkan Home.js, ketika di klik About maka akan di jalankan About.js, dan ketika di klik contact akan di jalankan Contact.js.

5. Menggunakan React Router untuk menghandle Link

sampai dengan langkah 4 ketika di klik link dia belum mengarah sesuai dengan keinginan. untuk mencapai tujuan tersebut kita perlu menggunakan react router.
langsung saja pada Main.js tambahkan script import menjadi seperti di bawah ini

dalam script diatas kita mendeklarasikan bahwa kita akan menggunakan, fitur Route,
NavLink,
HashRouter
yang mana Route digunakan untuk membaca url dan uri NavLink digunakan untuk membuat Anchor atau Link.
HashRouter digunakan untuk menentukan content yang akan di routingkan.
cara kerja dari HashRouter adalah dengan menentukan area yang akan di jadikan HashRouter. maka sekali lagi tambahkan HashRouter di Main.js
hingga Main.js Secara Keseluruhan akan menjadi:

sampai disini maka seharusnya spa kita telah berjalan sesuai cuma tinggal satu langkah lagi yaitu menambahkan CSS sebagai styling supaya tampilan terlihat lebih cantik.

6. Menambahkan CSS

langkah terakhir dalam coding kita adalah menambahkan file index.css di folder src. tulis kan coding di bawah ini pada file index.css kita

selanjutnya setelah file di buat langkah terakhir adalah include file index.css tersebut ke Main.js
dengan cara menambahkan kode seperti di bawah ini pada bagian import.

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL

Dalam artikel sebelumnya berjudul Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap telah dibahas cara melakukan proteksi terhadap source code atau kode sumber PL/SQL untuk triggerfunction, serta stored procedure sehingga tidak bisa terlihat oleh orang lain. Fitur yang digunakan untuk memproteksi source code PL/SQL tersebut adalah fitur wrap untuk melakukan semacam enkripsi terhadap kode sumber PL/SQL sehingga orang lain tidak bisa membaca kode sumber tersebut.

Namun semua proteksi buatan manusia tidak ada yang sempurna, pasti ada kelemahannya. Fitur wrap di Oracle PL/SQL pun juga bisa di-hack sehingga hasil enkripsi terhadap source code PL/SQL masih bisa dikembalikan lagi seperti semula sehingga kode sumber aslinya masih bisa dibaca kembali oleh orang lain. Proses ini disebut sebagai unwrap.

Ada beberapa cara untuk melakukan proses unwrap. Cara yang paling mudah untuk mengembalikan hasil wrap PL/SQL menjadi kode sumber aslinya adalah dengan bantuan tool Oracle SQL Developer dengan tambahan plug-in atau extension untuk melakukan proses unwrap. Oracle SQL Developer versi terbaru adalah versi 4.2 yang bisa diunduh secara gratis dari:

http://www.oracle.com/technetwork/developer-tools/sql-developer/downloads/index.html

Sebagai contoh, bila kita melihat kembali fungsi HITUNG_PAJAK di Oracle SQL Developer yang sudah di-wrap seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya, hasilnya adalah sebagai berikut:

Perhatikan bahwa source code atau kode sumber PL/SQL asli untuk fungsi HITUNG_PAJAK saat ini tidak bisa dipahami karena telah dienkripsi melalui fitur wrap di Oracle Database.

Untuk bisa memulihkan kode sumber PL/SQL yang telah di-wrap sehingga menjadi kembali seperti semula untuk bisa dipahami dan dipelajari cara kerjanya, perlu melakukan instalasi extension tambahan di Oracle SQL Developer yaitu Unwrapper. Unwrapper merupakan extension atau plug-in tambahan untuk Oracle SQL Developer yang bisa diundah secara gratis dari alamat situs web berikut:

https://www.salvis.com/blog/plsql-unwrapper-for-sql-developer/

Setelah mengunduh file extension Unwrapper tersebut bernama Unwrapper_for_SQLDev_1.0.0.zip, jangan melakukan ekstraksi terhadap file ZIP tersebut namun tetap biarkan sebagai file ZIP. Jalankan Oracle SQL Developer dan lakukan instalasi terhadap extension Unwrapper tersebut melalui menu “Help” kemudian pilih “Check for Updates” seperti berikut ini:

Setelah muncul wizard untuk “Check for Updates” di SQL Developer, pilih “Install From Local File” dan kemudian klik “Browse” untuk memilih file Unwrapper_for_SQLDev_1.0.0.zip yang barusan diunduh. Hasilnya menjadi seperti berikut ini:

Klik pada tombol “Next” terus hingga proses instalasi extension Unwrapper selesai. Supaya extension Unwrapper tersebut aktif maka harus melakukan restart terhadap aplikasi Oracle SQL Developer, yaitu menutup aplikasi dan kemudian menjalankan kembali aplikasi Oracle SQL Developer.

Setelah melakukan proses restart terhadap aplikasi Oracle SQL Developer, buka kembali fungsi HITUNG_PAJAK di editor Oracle SQL Developer. Source code yang tampil masih dalam bentuk wrap. Untuk melakukan unwrap terhadap kode sumber tersebut, lakukan klik kanan mouse di dalam editor Oracle SQL Developer untuk menampilkan menu sebagai berikut:

Pilih “Unwrap” pada menu tersebut atau bisa juga dengan menekan keyboard shortcut Ctrl+Shift+U untuk menjalankan proses unwrap melalui extension Unwrapper di Oracle SQL Developer. Begitu proses unwrap dijalankan, maka langsung akan terlihat kembali kode sumber aslinya sebagai berikut:

Perhatikan bahwa source code fungsi HITUNG_PAJAK yang sebelumnya telah di-wrap tersebut sudah bisa dipahami kembali untuk dipelajari cara kerjanya. Dengan demikian, proteksi terhadap kode sumber PL/SQL melalui fitur wrap sudah tidak efektif lagi karena bisa di-hack secara mudah dengan bantuan Oracle SQL Developer dan extension Unwrapper yang semuanya gratis.

Selamat mencoba!

Andrian The

Instruktur Senior

Memulai Machine Learning di Python (Bagian 2)

Memulai Machine Learning di Python (Bagian 2)

Pada artikel Memulai Machine Learning di Python (Bagian 1) , kita telah membahas mengenai  langkah 1 sampai 3. Artikel ini adalah lanjutan langkah  untuk memulai proyek Machine Learning.

  • Visualisasi Data

Dalam melakukan visualisasi data, ada dua jenis plot:

  1. Plot Univariate

Kita mulai dengan beberapa plot univariat, yaitu plot dari masing-masing variabel individu. Mengingat bahwa variabel inputnya numerik, kita bisa membuat jenis plot box.

Selanjutnya juga bisa membuat histogram masing-masing variabel input untuk mendapatkan ide tentang distribusi.

2. Plot Multivariate

Selanjutnya kita bisa melihat interaksi antar variabel. Pertama, kita lihat scatterplots dari semua pasang atribut. Hal ini dapat membantu melihat hubungan terstruktur antara variabel input

 

Dari hasil output dapat dilihat pengelompokan diagonal beberapa pasang atribut. Hal ini menunjukkan korelasi yang tinggi dan hubungan yang dapat diprediksi.

  1. Evaluasi Beberapa Algoritma

 

Langkah berikutnya adalah membuat beberapa model data dan memperkirakan akurasi mereka pada data yang tidak terlihat.

Beberapa hal yang dapat dilakukan di langkah ini adalah:

  1. Pisahkan dataset validasi
  2. Set up test harness untuk menggunakan validasi silang 10 kali lipat
  3. Bangun 5 model yang berbeda untuk memprediksi spesies dari pengukuran bunga
  4. Pilih model yang terbaik

 

  • Membuat validasi dataset

Validasi ini dilakukan untuk mengetahui bahwa model yang dibuat itu bagus. Kita akan menggunakan metode statistik untuk memperkirakan keakuratan model yang dibuat pada data yang tidak terlihat. Juga diinginkan perkiraan yang lebih konkret mengenai keakuratan model teraik pada data yang tidak terlihat dengan mengevaluasi data aktual yang tidak terlihat.

 

Artinya, kita akan menahan beberapa data yang tidak dapat dilihat oleh algoritma dan akan menggunakan data ini untuk mendapatkan informasi tentang seberapa akurat model terbaik sebenarnya.

 

Kita akan membagi datateset yang telah dimuat menjadi dua, 80% diantaranya akan digunakan untuk melatih model dan 20% digunakan untuk data validasi.

Setelah perintah di atas dieksekusi, kita sudah memiliki dua data yaitu X_train dan Y_train untuk mempersiapkan model dan rangkaian X_validation dan Y_validation yang dapat digunakan selanjutnya.

 

  • Test Harness

 

Kita akan menggunakan validasi silang 10 kali lipat untuk memperkirakan akurasi. Untuk itu dataset dibagi menjadi 10 bagian, 9 untuk latihan dan 1 untuk pengujian dan ulangi untuk semua kombinasi.

 

 

Perintah di atas menggunakan metrik “accuracy” untuk mengevaluasi model. Ini adalah rasio dari jumlah kejadia yang diprediksi dengan benar dibagi dengan jumlah total kasus dalam dataset dikalikan dengan 100 untuk memberikan persentase (misalnya 95% akurat).  Kita akan menggunakan variabel penilaian saat menjalankan build dan mengevaluasi setiap model di langkah selanjutnya

 

  • Membangun Model

Kita tidak tahu algoritma mana yang bagus dalam masalah ini atau konfigurasi apa yang akan digunakan. Untuk itu kita evaluasi 6 algoritma yang berbeda:

 

  • Logistic Regression (LR)
  • Linear Discriminant Analysis (LDA)
  • K-Nearest Neighbors (KNN).
  • Classification and Regression Trees (CART).
  • Gaussian Naive Bayes (NB).
  • Support Vector Machines (SVM).

 

  • Memilih Model Terbaik

 

Kita sudah memiliki 6 model dan estimasi akurasi untuk masing-masing. Selanjutnya perlu membandingkan model satu dengan lainnya dan pilih yang paling akurat.

 

Dari eksekusi script di atas, kita mendapatkan hasil mentah sebagai berikut:

 

LR: 0.966667 (0.040825)

LDA: 0.975000 (0.038188)

KNN: 0.983333 (0.033333)

CART: 0.975000 (0.038188)

NB: 0.975000 (0.053359)

SVM: 0.991667 (0.025000)

 

Dari hasil output di atas, kita dapat melihat bahwa SVM memiliki nilai akurasi perkiraan terbesar.

Kita juga dapat membuat plot hasil evaluasi model  dan membandingkan penyebaran dan akurasi rata-rata masing-masing model.

 

  • Membuat Prediksi

 

Setelah mengetahui model yang paling akurat yaitu SVM, selanjutnya kita dapat mencoba melakukan pengujian tentang keakuratan model SVM terhadap data yang ada.

 

 

Menghasilkan output :

Confusion matrix memberikan indikasi dari tiga kesalahan yang dibuat.

Akhirnya, laporan klasifikasi (classification report) memberikan rincian setiap kelas (class-species) dengan precision, recall, f1-score dan support yang menunjukkan hasil yang sangat baik.

 

 

Sumber: Article “Your First Machine Learning Project in Python Step-By-Step”, http://machinelearningmastery.com

Mustofa

Manager Edukasi Inixindo Jogja

Memulai Machine Learning di Python (Bagian 1)

Memulai Machine Learning di Python (Bagian 1)

Di artikel sebelumnya, sudah dibahas tentang apa itu Machine Learning. Kali ini, akan dibahas cara menerapkan Machine Learning dengan menggunakan bahasa Python.

Python adalah bahasa interpeter yang populer dan powerful. Tidak seperti R, Python adalah bahasa yang memiliki fitur yang lengkap dan memiliki platform yang dapat digunakan baik untuk riset maupun untuk membangun production system. Ada banyak modul dan library yang dapat digunakan untuk menerapkan Machine Learning di dalam Python.

Untuk memulai proyek Machine Learning, harus mengetahui langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Mendefinisikan masalah
  2. Menyiapkan Data
  3. Mengevaluasi Algoritma
  4. Memperbarui Hasil
  5. Menyajikan Hasil

 

Langkah-langkah menerapkan Machine Learning dengan Python

  1. Instalasi Platform Python dan Scipy

Untuk mendapatkan software aplikasi Python dan Scipy, dapat mengunjungi situs scipy.org. Disana akan diberikan petunjuk yang lengkap untuk menginstall python dan library yang dibutuhkan, baik dalam platform Linux, Mac OS X maupun Windows. Ada 5 library utama yang perlu diinstall untuk tutorial ini: Scipy, Numpy, Matplotlib, Panda, dan Sklearn.

Memulai Python

Untuk memastikan lingkungan Python sudah berhasil diinstall, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  • Buka baris perintah dan memulai python, di console command prompt

  • Ketik atau copy dan paste script berikut:

 

Data yang Digunakan

Untuk latihan proyek Machine Learning ini menggunakan dataset klasifikasi Bunga Iris. Dataset ini dikenal dengan dataset “hello world” dalam Machine Learning dan Statistik, yang dipakai oleh hampir semua orang.

Dataset ini berisi 150 pengamatan bunga Iris. Ada empat kolom pengukuran bunga dalam centimeter. Kolom kelima adalah spesies bunga yang diamati. Anda dapat mempelajari lebih lajut tentang dataset ini di Wikipedia.

 

Impor Library

Sebelum memuat dataset terlebih dahulu impor semua modul, fungsi dan obyek yang akan digunakan dalam tutorial ini.

 

2. Memuat Dataset

Untuk memuat dataset, dapat langsung diambil dari alamat repository UCI Machine Learning. Berikut script untuk memuat dataset:

Jika tidak ada koneksi internet, file iris.data dapat download terlebih dahulu, diletakkan di file local. Untuk memuat data-nya dapat dilakukan dengan metode yang sama, dengan mengubah URL ke file local.

3. Melakukan Summary Dataset

Pada langkah ini, kita akan melihat data dari beberapa sisi yang berbeda:

  • Dimensi Dataset

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran singkat tentang berapa banyak baris dan atribut data.

Selanjutnya akan terlihat output : (150,50)

Yang berarti 150 baris dan 5 atribut data

  • Melihat Isi Data

Berikut perintah untuk melihat 20 baris data pertama:

  • Ringkasan Statistik

Berikut untuk melihat statistik data termasuk count, mean, nilai min dan max serta beberapa persentase

  • Distribusi Class Data

Sekarang mari kita lihat jumlah baris untk setiap class.

print(dataset.groupby(‘class’).size())

Akan terlihat bahwa setiap class memiliki jumlah kasus yang sama (50 atau 33% dari kumpulan data)

 

Bersambung ke Memulai Machine Learning di Python (Bagian 2)

Mustofa

Manager Edukasi Inixindo Jogja

Tema dan Indikator Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia

Tema dan Indikator Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia

Saat ini hampir seluruh pemerintah daerah membicarakan smart city, yang dalam Bahasa Indonesia adalah kota cerdas. Dalam artikel ini saya akan menggunakan istilah kota cerdas. Kota cerdas pada awalnya identik dengan apa yang dilakukan Pak Ahok dengan E-budgeting, Clue di provinsi DKI Jakarta, lalu dengan apa yang dilakukan oleh Pak Ridwan Kamil dengan Command Center-nya di kodya Bandung dan oleh Bu  Risma dengan Smart Traffic Light serta E-Pengaduan di kodya Surabaya. Kota cerdas langsung meroket popular seiring popularitas Pak Ahok, Pak Kamil dan Bu Risma. Dampak dari program di masing-masing daerah tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Daerah lain mencoba meniru dengan tagline smart city. Lalu bagaimana model kota cerdas di daerah lain? Apakah yang dilakukan oleh Pak Ahok, Pak Kamil dan Bu Risma, dapat ditiru dan diterapkan di daerah lain?

Setiap daerah memiliki permasalahan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Namun kota cerdas akan selalu memiliki makna yang sama, jika kita memaknai kota cerdas tidak dengan teknologi-teknologi yang digunakan. Namun kota cerdas dimaknai dengan kata “cerdas”, yaitu cerdas masyarakatnya dan cerdas dalam cara menyelesaikan bidang permasalahannya.

Lalu bagaimana sebuah daerah dapat memulai sebuah program kota cerdas?

Terdapat 5 tema dasar dalam merencanakan atau menerapkan kota cerdas. Tentunya kedepan tidak hanya 5 tema, namun dapat lebih sesuai kebutuhan daerah. Kita memerlukan fondasi untuk  sebuah kota cerdas, 5 tema berikut dapat dijadikan sebuah acuan untuk memulai.

  • Smart People
  • Smart Energy
  • Smart Economy
  • Smart Infrastructure
  • Smart Services

Setelah menentukan 5 tema dasar dalam kota cerdas, langkah selanjutnya adalah menentukan indikator cerdas dari setiap tema. Indikator ini akan menjadi target yang harus dicapai untuk mencapai istilah “cerdas” dalam sebuah tema.

Indikator smart economy antara lain :

  • Touchpoint, adanya titik temu antara produsen dan konsumen , baik secara digital ataupun tradisional
  • Ekspansi pasar, adanya perluasan pasar untuk produk produk daerah
  • Adanya kanal distribusi
  • Biaya operasi yang rendah
  • Rantai pasokan

Indikator tersebut menjadi sebuah target untuk dicapai dengan suatu cara cara yang cerdas. Tentunya kalau ada target , pastinya ada baseline atau kondisi aktual atau problem. Di mana selisih antara target dan baseline akan melahirkan inisiatif-inisiatif program.

Langkah awal memulai kota cerdas adalah susun Masterplan Smart City dan peningkatan kualitas SDM bidang Teknologi Informasi.

Andi Yuniantoro

Direktur Inixindo Jogja

Banyak Akun dalam Satu Smartphone, Parallel Space Perlu Anda Coba

Banyak Akun dalam Satu Smartphone, Parallel Space Perlu Anda Coba

Virtualisasi secara global, telah menjadi alternatif yang dipilih oleh banyak perusahaan maupun instansi dari skala kecil hingga besar untuk meningkatkan kelincahan proses bisnis karena virtualisasi membantu menyederhanakan operasi TI.

Virtualisasi dipergunakan tidak hanya oleh instansi maupun perusahaan, tetapi juga perseorangan. Ada banyak manfaat bagi perseorangan untuk menggunakan teknologi ini, salah satunya adalah untuk membuat simulasi maupun emulasi dari sebuah perangkat, misalnya perangkat Android, iOS dan yang lainnya tanpa harus memiliki / membeli perangkat smartphone atau tablet.

Pengguna PC dapat membuat emulator Android dengan menggunakan beberapa aplikasi, seperti yang pernah saya gunakan :

  • Nox
  • BlueStacks
  • Droid4x
  • Dll

Virtualisasi dalam bentuk sederhana juga bisa dimanfaatkan oleh  pengguna Android. Bagi Anda yang memiliki atau ngin menggunakan lebih dari satu akun (multiple account) di dalam sebuah perangkat Android, saya sarankan menggunakan sebuah aplikasi yang membantu memvirtualkan aplikasi yang kita instal di perangkat Android. Beberapa perangkat yang dibuat oleh vendor tertentu sudah memiliki fitur ini secara default. Tetapi untuk yang tidak atau belum memiliki fitur tersebut dapat menggunakan aplikasi Parallel Space yang dapat kita download melalui Google Play.

Parallel Space menjalankan dan menyimpan aplikasi di dalam mesin virtualisasi. Aplikasi Parallel Space dapat kita review melalui situs: http://parallel-app.com/. Dengan Parallel Space, kita dapat:

  • Menjalankan multiple account sosial media maupun game dalam satu smartphone.
  • Beralih akun dalam satu tap. Anda dapat terhubung dengan grup berbeda dengan menjalankan aplikasi 2 akun Facebook secara bersamaan.
  • Berbagi foto di dua tempat. Anda dapat berbagi foto yang berbeda di dua akun berbeda secara bersamaan.
  • Satu-satunya aplikasi di Google Play yang memungkinkan Anda menjalankan beberapa aku sekaligus.

Saya telah mencoba melakukan instalasi Parallel Space pada smartphone Android dengan fitur dual sim-card. Jika sebelumnya dual-simcard tidak memberikan manfaat pada aplikasi Whatsapp, setelah menginstall aplikasi Parallel Space saya dapat menggunakan dua akun Whatsapp dengan identitas nomor dari kedua sim-card di smartphone.

Anda tertarik mencoba? Silakan ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Instalasi Parallel Space melalui Google Play. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menginstal aplikasi Parallel Space di Android Anda. Anda bisa mendownload di Google Play dan mengikuti langkah instalasi seperti biasa.

  • Setelah proses instalasi rampung, jalankan aplikasi Parallel Space dan pilih aplikasi yang telah terinstall untuk diduplikat ke Parallel Space. Pada saat pertama kali diaktifkan, Parallel Space akan  membuat daftar aplikasi yang telah terinstall di perangkat Android kita dan memberikan rekomendasi berdasarkan kriteria untuk dibuat duplikat aplikasinya. Pilih (tandai) aplikasi yang akan diduplikat dan hilangkan tanda untuk aplikasi yang tidak diduplikat. Setelah selesai, klik tombol Add to Parallel Space.

  • Setelah selesai, jalankan aplikasi Whatsapp di Parallel Space. Lakukan registrasi nomor untuk akun Whatsapp Anda seperti yang Anda lakukan pada akun pertama Anda. Selamat menikmati kemudahan menjalankan beberapa akun dalam satu smartphone.

Sejauh ini pengalaman saya menggunakan Parallel Space performanya cukup baik. Aplikasi yang saya duplikat berjalan dengan stabil. Meskipun baterai smartphone saya sedikit menjadi lebih boros, hal ini wajar karena smartphone harus bekerja lebih keras. Beberapa hal yang agak mengganggu adalah iklan-iklan yang bermunculan di Parallel Space. Ya, karena saya masih menggunakan versi gratisannya.

Parallel Space memberikan solusi bagi Anda yang ingin memisahkan akun pribadi dengan kantor. Bagitu juga bagi Anda yang dalam pekerjaan sehari-hari dituntut mengelola banyak akun. Tak perlu lagi repot memiliki banyak smartphone. Cukup dengan satu smartphone Parallel Space memberikan solusi kebutuhan penggunaan multi account.

Umar Affandhi

Instruktur Senior Inixindo Jogja

Chat via Whatsapp