Community Day Digital Mastery, Membuka Wawasan Tentang Transformasi Digital

Community Day Digital Mastery, Membuka Wawasan Tentang Transformasi Digital

Membuka tahun 2017, Inixindo Jogja kembali mengadakan community day mengenai Digital Mastery pada 23 Februari 2017. Acara yang rutin diselenggarakan setiap minggu ke 4 ini dihadiri oleh staff IT beberapa instansi seperti bank daerah, BPR, rumah sakit, PDAM, dan hotel. Mengambil tema Digital Mastery, Bapak Andi Yuniantoro, Direktur Inixindo Jogja, sebagai narasumber membagi pengetahuan dan membuka wawasan peserta mengenai urgensi untuk melakukan transformasi digital bagi seluruh sektor bisnis maupun instansi.

Hadirnya smartphone menjadi katalis bagi inovasi-inovasi digital. Saat ini permintaan konsumen terhadap layanan yang mudah dan cepat diakses kapan pun di mana pun serta murah terus meningkat seiring penggunaan smartphone yang semakin merata di seluruh kalangan masyarakat.

Layanan perbankan misalnya, pilihan untuk membuat layanan digital melalui aplikasi smartphone banyak digunakan untuk memudahkan transaksi dan meningkatkan kepuasan konsumen. Contoh lain adalah hotel, yang saat ini banyak bekerja sama dengan portal-portal pencarian kamar hotel berbasis web maupun aplikasi smartphone untuk memudahkan konsumen melakukan pemesanan kamar dengan harga yang biasanya lebih murah. Inovasi dan transformasi digital ini berpusat pada memberikan layanan pada konsumen. Hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana inovasi dan transformasi digital yang dilakukan berbanding lurus dengan keuntungan yang harus diperoleh atas investasi digital tersebut.

Community Day Digital Mastery, Membuka Wawasan Tentang Transformasi Digital 1

Antusiasme para peserta terus meningkat hingga akhir acara. Beberapa dari peserta mengajukan pertanyaan untuk memperdalam pengetahuan mereka mengenai Digital Mastery dan apa yang harus dilakukan. Inixindo Jogja memberikan apresiasi berupa merchandise  menarik bagi para peserta yang telah berpartisipasi dalam community day Februari 2017 ini.

 

 

Community Day Mempersiapkan Dinas Kominfo sebagai Leading Sektor Penerapan E – Goverment di Daerah

Community Day Mempersiapkan Dinas Kominfo sebagai Leading Sektor Penerapan E – Goverment di Daerah

Sesuai dengan rencana strategis 2015 – 2019 yang dicanangkan Kementrian Kominfo menjadikan Dinas Kominfo sebagai perpanjangan tangan di daerah dalam pengelolaan pemerintahan berbasis elektronik, memiliki beberapa tugas utama yaitu penerapan keamanan siber dan tata kelola keamanan yang berstandar dan implementasi E-Government.

Terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh Dinas Kominfo dalam mendukung terlaksananya rencana strategis tersebut antara lain :

  1. Menyiapkan panduan umum Sistem Manajemen Keamanan Informasi sesuai ISO 27001
  2. Menyusun master plan sebagai dasar penerapan layanan E-Government
  3. Integrasi database dan layanan E-Government disetiap OPD

Inixindo Jogja sebagai partner pengembangan SDM Dinas Kominfo, mengadakan community day yang akan diisi dengan sharing session mengenai :

Mempersiapkan Dinas Kominfo sebagai Leading Sektor Penerapan E – Goverment di Daerah

Hari/Tanggal                    : Kamis, 23 Maret 2017

Waktu                                 : 14.00 – selesai

Tempat                               : INIXINDO Jogja, Jalan Kenari No. 69 Yogyakarta

Biaya kontribusi            : GRATIS  (undangan berlaku untuk 2 orang)

Inixindo mengundang Bapak/Ibu perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika seluruh Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk mengikuti community day yang akan membuka wawasan mengenai persiapan yang harus dilakukan Dinas Kominfo dalam mendukung rencana strategis yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui Kementrian Kominfo.

Segera daftarkan diri Anda. Tempat terbatas untuk 25 orang.

Menjadi GCIO yang Efektif dan Kompeten bagi Aparatur Daerah

Menjadi GCIO yang Efektif dan Kompeten bagi Aparatur Daerah

Permasalahan pada aspek perencanaan dan pengendalian penggunaan TIK untuk lembaga pemerintahan dan berbagai tantangan ke depan di bidang e-Government memerlukan adanya keseragaman pemahaman dan keterampilan Government Chief Information Officer (GCIO) agar seluruh daerah dapat bergerak secara serentak dan selaras sesuai dengan tujuan pembangunan TIK di Indonesia.

Untuk memenuhi peningkatan kapasitas GCIO, Inixindo Jogja sebagai partner pengembangan SDM TIK menyelenggarakan pelatihan yang memberikan panduan bagi para peserta agar mampu menjadi seorang GCIO yang efektif.

Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta akan mampu :

  • Memahami konsep, definisi, manfaat, serta pendorong untuk Tata Kelola TIK
  • Melakukan implementasi Tata Kelola TIK untuk E-Government
  • Menyusun E-Government Master Plan
  • Menyusun Enterprise Architecture untuk E-Government
  • Mengelola proyek TIK berbasis best practice
  • Mengelola layanan TIK berbasis best practice
  • Mengelola sistem keamanan informasi
  • Mengelola data center berbasis best practice
  • Mengelola business continuity dan menyusun disaster recovery plan
  • Memahami proses audit TIK

 

This form does not exist

Tips & Trik SQL Server : Solusi Error Saat Attach Database Tanpa File Log (File LDF)

Tips & Trik SQL Server : Solusi Error Saat Attach Database Tanpa File Log (File LDF)

Setiap database di SQL Server memiliki minimal dua file utama yaitu file Data yang memiliki ekstensi file .MDF, dan file Log yang memiliki ekstensi file .LDF. Setiap melakukan transaksi data (insert, update, delete), file Log akan mencatat setiap perintah transaksi tersebut kedalam file LDF. Selanjutnya setelah ada perintah COMMIT, perubahan data akan disimpan ke dalam file MDF.

Untuk kebutuhan tertentu, kadang diperlukan untuk memindahkan lokasi file baik file MDF maupun LDF di SQL Server. Untuk hal tersebut dapat dilakukan dengan cara  mudah yaitu melakukan detach database, kemudian memindahkan file MDF dan file LDF tersebut ke drive atau lokasi lain, dan selanjutnya dilakukan proses attach kembali ke sistem SQL Server. Proses detach maupun attach database bisa dilakukan baik melalui SQL Server Management Studio, maupun melalui console Query.

Tips & Trik SQL Server : Solusi Error Saat Attach Database Tanpa File Log (File LDF) 2

Pernah mengalami Error pada saat Attach file MDF database SQL Server tanpa file LDF? Secara umum Attach File MDF tanpa file LDF tidak akan menjadi masalah, selama transaksi yang terjadi di database normal, atau sudah tercommit semua. Namun apabila karena suatu hal server rusak, dan yang bisa dilakukan hanya bisa mengcopy file MDF, bisa jadi ketika attach file MDFakan menemui pesan error.

Jangan khawatir, berikut solusi untuk memperbaiki database SQL Server yang hanya memiliki file MDF tanpa file LDF.

  • Siapkan file MDF dari database yang akan diperbaiki. Untuk selanjutnya file MDF tersebut dalam tutorial ini akan disebut file MDF original
  • Buat database baru dengan nama sama dengan file MDF original, baik MDF maupun LDF-nya
  • Stop SQL Server, masuk ke lokasi file MDF. Rename file MDF yang ada, dan copy-kan file MDF yang original yang ke lokasi tersebut. Delete File LDF yang ada
  • Start SQL Server
  • Sekarang database anda akan di mark menjadi Suspect
  • Update sysdatabases ke Emergency Mode. Perintah ini bermaksud agar tidak menggunakan file LOG pada saat start up
     Sp_configure "allow updates", 1
     go
     Reconfigure with override
     GO
     Update sysdatabases set status = 32768 where name = 'DbName Yg Rusak'
     go
     Sp_configure "allow updates", 0
     go
     Reconfigure with override
     GO
  • Restart sql server. dan sekarang database akan masuk ke Emergency Mode
  • Kemudian eksekusi perintah berikut, untuk membuat log baru.
     DBCC REBUILD_LOG(dbname,'c:\dbname.ldf')
     Execute sp_resetstatus <dbname>
  • Restart SQL server dan walaaaa…database Anda sudah online.

Selamat mencoba!

Mustofa

Manager Edukasi Inixindo Jogja

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall

Pernah mengalami masalah dengan Mikrotik yang tidak bisa booting? Atau ingin melakukan upgrade RouterOS ke versi yang lebih baru? Saatnya butuh instalasi ulang RouterOS di Mikrotik Anda. Berikut adalah tutorial untuk instalasi RouterOS di Mikrotik yang memiliki serial port.

Sebelum melakukan instalasi ulang atau upgrade operating system Mikrotik di RouterBoard, siapkan software-software berikut:

  • NetInstall dengan versi yang disesuaikan dengan versi RouterOS , bisa didownload di mikrotik.com
  • RouterOS versi terbaru yang sesuai dengan seri RouterBoard, bisa didownload di mikrotik.com
  • Putty atau Hyperterminal
  • Kabel serial DB9 null modem
  • Kabel LAN

Dan berikut adalah langkah-langkah instalasi yang harus Anda lakukan :

  1. Hubungkan kabel konsole DB9 dari PC ke Mikrotik RouterBoard
  2. Sambungkan Kabel LAN di Port Ethernet Mikrotik ke Port Ethernet PC
  3. Install program NetInstall dan jalankan
  4. Klik tombol Browse dan arahkan ke Folder dimana RouterOS ditempatkan

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 3

  1. Klik tombol Netbooting, dan Isi IP Address sembarang. misal : 192.168.10.1

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 4

  1. Konfigurasi IP Address PC, dan diset IP Address dengan network yang sama dengan yang dimasukkan di langkah 5, misal IP Address PC: 192.168.10.2
  1. Jalankan program Putty atau Hyperterminal, dengan memilih COM-Port PC yang digunakan untuk menghubungkan kabel Console DB9 ke Mikrotik
    Misal COM yang dipakai adalah COM1, dan set speed/baudrate : 115200

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 5

  1. Klik open, kemudian nyalakan Mikrotik. Selanjutnya setelah muncul proses dilayar, segera tekan Enter sehingga muncul prompt berikut:

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 6

  1. Tekan tombol “o”, kemudian pilih “e”
    Select boot device:
       e - boot over Ethernet
     * n - boot from NAND, if fail then Ethernet
       1 - boot Ethernet once, then NAND
       o - boot from NAND only
       b - boot chosen device
     your choice: e
  1. Setelah itu akan muncul prompt berikut, pilih “o” lagi.
     What do you want to configure?
        d - boot delay
        k - boot key
        s - serial console
        o - boot device
        u - cpu mode
        f - cpu frequency
        r - reset booter configuration
        e - format nand
        g - upgrade firmware
        i - board info
        p - boot protocol
        t - do memory testing
        x - exit setup
     your choice: o
  2. Akan muncul prompt berikut, pilih “b”
     Select boot device:
        e - boot over Ethernet
      * n - boot from NAND, if fail then Ethernet
        1 - boot Ethernet once, then NAND
        o - boot from NAND only
        b - boot chosen device
     your choice: b
  1. Selanjutnya akan melakukan transfter package RouterOS ke dalam Mikrotik. Jika berhasil di dalam NetInstall akan muncul sebagai berikut:

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 7

  1. Selanjut Check File routeros-mipsbe, kemudian klik tombol Install. Tunggu sampai instalasi selesai

Selamat mencoba!

 

Mustofa

Manager Edukasi Inixindo Jogja