https://www.rapa-puru.com/ https://ingemantspa.cl/ https://103.63.25.105/
https://fmipa.unpad.ac.id/wp-includes/robopragma/ https://unram.ac.id/wp-content/slot88/ https://fmipa.unpad.ac.id/wp-content/vvip2024/
Sejarah ISO 27001 Dari Berbagai Versi Sebelumnya – Inixindo Jogja

Sebagai standar internasional terkait manajemen keamanan informasi, ISO 27001 ternyata melewati beberapa versi pembaruan.

ISO 27001 atau lebih dikenal dengan ISO/IEC 27001 merupakan standar internasional yang paling diakui di seluruh dunia tentang manajemen keamanan informasi.

Hingga saat ini, banyak organisasi di seluruh dunia yang menggunakan standar ISO 27001 sebagai standar manajemen keamanan informasi.

ISO 27001 digunakan karena dapat membantu organisasi dalam hal pengelolaan keamanan informasi sebuah perusahaan. Selain itu, ISO 27001 juga sudah sesuai dengan ketentuan regulasi manajemen keamanan informasi dalam suatu negara, misalnya Eropa dengan GDPR dan Indonesia dengan UU PDP.

Sebelum menjadi salah satu standar internasional yang diakui di seluruh dunia, ternyata ISO 27001 melewati berbagai pembaruan dan versi hingga sempurna seperti sekarang ini. 

Bagaimana sejarah ISO 27001 hingga sekarang digunakan sebagai standar internasional manajemen keamanan informasi? Berikut ulasannya:

Ilustrasi ISO 27001

Awal mula ISO 27001

Sejarah ISO 27001 dimulai pada tahun 1980-an ketika organisasi dan perusahaan mulai menyadari pentingnya mengamankan informasi dan data mereka. 

Pada saat itu, tidak ada standar internasional yang secara khusus mengatur keamanan informasi. 

Sebagai tanggapan terhadap kebutuhan ini, kelompok-kelompok ahli di seluruh dunia mulai bekerja sama untuk mengembangkan kerangka kerja keamanan informasi yang komprehensif.

Publikasi ISO 17799

Pada tahun 1995, British Standards Institution (BSI) menerbitkan dokumen bernama “BS 7799,” yang memuat panduan untuk manajemen keamanan informasi. 

Dokumen ini membantu organisasi dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mengurangi risiko terkait keamanan informasi. Ini adalah tonggak awal dalam pengembangan standar keamanan informasi.

Munculnya ISO/IEC 27001

Pada tahun 2005, standar ISO 17799 diperbarui dan diterbitkan sebagai standar ISO/IEC 27001 oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC). 

Standar ini, yang sekarang dikenal sebagai ISO/IEC 27001, memberikan panduan yang lebih komprehensif untuk manajemen keamanan informasi.

Perkembangan dan revisi

Sejak itu, ISO 27001 telah mengalami beberapa revisi untuk mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan dalam ancaman keamanan informasi. 

Revisi terbaru, ISO/IEC 27001:2013, masih menjadi standar yang digunakan secara luas di seluruh dunia.

ISO 27001

Manfaat ISO 27001

1. Melindungi data dan informasi penting

ISO 27001 membantu perusahaan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko terkait keamanan informasi.

Dengan demikian, perusahaan dapat melindungi data sensitif, informasi pelanggan, dan aset informasi lainnya dari ancaman seperti peretasan, pencurian data, atau kerusakan akibat insiden keamanan.

2. Pemenuhan regulasi

 Banyak negara dan industri memiliki peraturan ketat terkait keamanan informasi, seperti GDPR di Eropa atau HIPAA di Amerika Serikat. 

Mematuhi standar ISO 27001 membantu perusahaan untuk memenuhi persyaratan hukum dan regulasi ini, menghindari denda dan sanksi yang mungkin diberlakukan akibat pelanggaran keamanan data.

3. Meningkatkan kepercayaan pelanggan

Dengan sertifikasi ISO 27001, perusahaan dapat meningkatkan tingkat kepercayaan pelanggan. 

Ini mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki komitmen yang kuat terhadap keamanan informasi, yang dapat menjadi daya tarik bagi pelanggan yang peduli tentang kerahasiaan dan integritas data mereka.

4. Manajemen risiko yang efektif

ISO 27001 mempromosikan pendekatan berbasis risiko dalam mengelola keamanan informasi. 

Ini membantu perusahaan untuk mengidentifikasi potensi ancaman dan peluang yang berkaitan dengan keamanan informasi, serta mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk mengurangi risiko.

5. Penyempurnaan Proses Bisnis

Implementasi ISO 27001 memerlukan perusahaan untuk mengaudit dan memeriksa proses bisnis mereka, termasuk aspek keamanan informasi. 

Hal ini dapat mengarah pada peningkatan efisiensi dan efektivitas operasional.

6. Menghemat Operasional

Meskipun ada biaya awal untuk implementasi dan pemeliharaan ISO 27001, manfaat dalam jangka panjang dapat mencakup penghematan biaya yang signifikan. 

Ini termasuk pengurangan risiko kerugian akibat insiden keamanan dan denda peraturan.