Wow, Panasonic Bangun Smart City!

Wow, Panasonic Bangun Smart City!

Semua orang mengenal Panasonic sebagai sebuah merek produk elektronik konsumen. Namun tak banyak yang mengetahui perusahaan ini sudah mulai merambah ke desain perkotaan berteknologi tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Ya, Panasonic saat ini sedang membangun infrastruktur “kota pintar” alias smart city di sekitar Denver, Colorado, Amerika Serikat, dengan target penyelesaian di tahun 2026 nanti. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Panasonic yang disebut Panasonic CityNow. Sesuai dengan namanya, smart city ini nantinya akan mengedepankan penggunaan teknologi pada infrastrukturnya.

Saat ini telah terpasang WiFi gratis, lampu jalan LED, sensor polusi, microgrid bertenaga surya, dan kamera keamanan pada lahan seluas 400 hektar tersebut. Ke depannya, dengan bantuan mikrogrid baru yang bergantung pada tenaga surya, kawasan tersebut akan dapat aktif 72 jam tanpa listrik.

Tak hanya itu, Panasonic juga sedang mempersiapkan kendaraan otonom untuk kawasan ini, salah satunya berupa transportasi antar-jemput tanpa pengemudi akan menghubungkan stasiun kereta ke seluruh ke rute bus di sepanjang area Denver.

Wow, Panasonic Bangun Smart City! 1

Kepada Business Insider, Emily Silverman sang program manager Kota Denver mengatakan bahwa timnya yakin bahwa teknologi yang diterapkan di kawasan tersebut akan memperbaiki taraf hidup masyarakat. Misalnya, saat pejabat kota dapat mengendalikan lampu jalan LED secara remote, mereka berharap dapat meningkatkan keamanan publik sambil meminimalkan polusi cahaya dan penggunaan energi.

Panasonic berencana untuk membagikan semua data yang dikumpulkannya melalui kota melalui Application Programming Interface (API) terbuka. Jika berhasil di daerah Denver, perusahaan tersebut dapat meluncurkan Panasonic CityNow di kota-kota Amerika lainnya.

Ini memang program Panasonic CityNow pertama di Negara Amerika Serikat, tetapi pada tahun 2015, program ini telah diterapkan di Fujisawa Sustainable Smart Town. Sebuah kota yang berlokasi 50 kilometer dari Tokyo ini awalnya merupakan pabrik Panasonic Jepang yang tidak menguntungkan lagi.

Namun sekarang, setiap rumah di Fujisawa SST memiliki teknologi yang canggih dan pintar, mulai dari material bangunan, sistem kelistrikan, air, kandungan udara, dan berbagai fasilitas, baik di dalam maupun di luar rumah sekitar kota ini.

Faktanya, Semua Perusahaan Adalah Perusahaan IT

Faktanya, Semua Perusahaan Adalah Perusahaan IT

Sadar atau tidak, setiap perusahaan merupakan perusahaan teknologi. Termasuk perusahaan Anda. Apapun produk dan layanan yang diberikan oleh perusahaan Anda, perusahaan Anda adalah perusahaan teknologi. Termasuk perusahaan Anda. Mengapa demikian?

Saat ini, tidak ada perusahaan yang bisa membuat, mengantarkan, atau memasarkan produknya dengan efisien tanpa teknologi. Beberpa saat lalu ponsel dan internet dianggap sangat canggih, namun saat ini tren teknologi beralih pada tren artificial intelligence, misalnya. Hal seperti inilah yang memaksa perusahaan mau tidak mau harus mampu menangani perubahan lebih cepat untuk dapat bertahan. Bisnis harus belajar bagaimana mengintegrasikan teknologi ke dalam siklus produksi dan layanan mereka.

Perusahaan yang beradaptasi dengan cepat terhadap teknologi baru mendapatkan tempat di pasaran. Tapi perusahaan yang hanya menunggu dan tak mengembangkan teknologinya, tetap berada di barisan tengah bahkan belakang. Pertanyaannya sekarang, bagaimana perusahaan merangkul teknologi untuk tetap bertahan di atas ombak?

1. Pahami Bagaimana Teknologi Mempengaruhi Bisnis Anda

Faktanya, Semua Perusahaan Adalah Perusahaan IT 2Pertama, pemimpin harus memahami bagaimana teknologi mempengaruhi bisnis mereka. Ini tidak berarti hanya satu ide untuk aplikasi baru atau situs web baru. Ini berarti benar-benar memahami bagaimana teknologi mengalir secara organik melalui bisnis. Carilah solusi yang bisa dengan baik mengintegrasikan kelompok bisnis Anda.
Misalnya, bisa saja tim Anda menggunakan tablet di tempat kerja, yang memungkinkan tim operasi untuk berkolaborasi dengan lebih baik. Di mana manajer dapat menerima visual dari tim desain saat berada di lokasi. Mereka kemudian dapat menggunakan tablet mereka bersama dengan perangkat lunak lainnya, untuk menandai area yang menjadi perhatian dan menambahkan catatan. Hal ini dapat mempercepat komunikasi dan umpan balik antara tim dan manajer. Sehingga akhirnya dapat membantu mengurangi overruns biaya akibat revisi yang berulang.

2. Pahami Bagaimana Teknologi Mempengaruhi Pelanggan Anda

Faktanya, Semua Perusahaan Adalah Perusahaan IT 3Para pemimpin perusahaan juga harus memahami bahwa teknologi tidak hanya mempengaruhi bisnis mereka sendiri, tetapi juga pelanggan mereka. Pemimpin perusahaan harus merancang rencana bisnis berdasarkan bagaimana pelanggan mereka menyesuaikan diri dan menggunakan teknologi.
Teknologi sangat berpengaruh dan menguntungkan setiap aspek kehidupan customer Anda. Semakin mereka merangkul dan akrab dengan teknologi, ekspektasi mereka pun meningkat. Dengan teknologi yang memengaruhi pelanggan pada tingkat eksponensial, tuntutan layanan mereka meningkat secara eksponensial juga.

Olimpiade Korea Selatan Gunakan Teknologi Drone Anti-Drone

Olimpiade Korea Selatan Gunakan Teknologi Drone Anti-Drone

Pemerintah Korea Selatan sangat serius menangani masalah keamanan untuk persiapan Olimpiade Musim Dingin (Winter Olympics). Dalam perhelatan olahraga yang akan berlangsung pada 9-25 Februari 2018 itu, tim keamanan dan antiterorisme di PyeongChang akan menggunakan perangkat-perangkat berteknologi canggih, salah satunya adalah drone-catching-drone, atau drone anti-drone.

Drone akan digunakan sebagai alat patroli saat acara dan tidak akan mengusir drone lain yang terbang tanpa izin di area Olimpiade, namun akan menebarkan jala untuk menangkap setiap UAV yang muncul di radar tim keamanan itu. Para penjaga keamanan juga mendapat pelatihan untuk menembak drone di udara. Ini demi menghindari kemungkinan adanya teroris yang memanfaatkan drone untuk menaruh bom.

Olimpiade Korea Selatan Gunakan Teknologi Drone Anti-Drone 4

Dilengkapi dengan jaring penangkap, drone ini akan menangkap drone lain yang terbang tanpa izin di area Olimpiade. Tak hanya itu, para penjaga keamanan juga dilatih untuk menembak drone di udara, demi menghindari kemungkinan adanya teroris yang memanfaatkan drone untuk menaruh bom.

Sementara untuk memantau keamanan di darat, tim keamanan menggunakan pesawat khusus yang dilengkapi kamera CCTV berkekuatan tinggi dan teknologi facial recognition. Pesawat ini akan memantau para pengunjung dari ketinggian 150-200 meter. Bila ada bahaya yang terdeteksi, pesawat akan memberi sinyal pada personel keamanan untuk mendatangi lokasi.
Tim anti-terorisme Pyeongchang juga akan mengerahkan tiga kendaraan pencarian X-ray, yang akan dapat melihat setiap orang atau senjata tersembunyi.

Media Sosial: Musuh Atau Teman?

Media Sosial: Musuh Atau Teman?

Saat ini, sekitar 40% dari populasi dunia adalah pengguna media sosial. Dan pengguna media sosial ini menghabiskan rata-rata dua jam setiap hari untuk menggunakan fitur-fitur dalam media sosial seperti share, like, tweeting dan posting.

Media sosial memainkan peran besar dalam hidup manusia modern. Lalu, apakah kita telah mengorbankan kesehatan mental dan waktu kita karena bermain media sosial? Bagaimana pengaruh media sosial untuk hidup kita?

Para ahli pun melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana dampak media sosial bagi hidup kita. Namun karena media sosial adalah perangkat yang masih relatif baru, maka kesimpulan yang didapat masih terbatas. Penelitian juga mengandalkan kesaksian dan pelaporan diri para responden, yang seringkali masih bias. Selain itu, sebagian besar penelitian ini masih berfokus hanya pada Facebook. Dan berikut adalah hasil penelitian tersebut seperti yang disarikan dari BBC.

STRESS

Media Sosial: Musuh Atau Teman? 5Saat ini, manusia menggunakan media sosial untuk melampiaskan segala hal, mulai dari ketidakpuasan pelayanan yang mereka alami hingga politik. Namun kelemahannya adalah, penggunaan media sosial semacam ini sering kali menyerupai aliran stress yang tiada akhir. Pada tahun 2015, para peneliti di Pew Research Center yang berbasis di Washington DC berusaha untuk mengetahui, apakah media sosial malah memproduksi lebih banyak stress daripada menguranginya?

Dalam survei terhadap 1.800 orang, wanita dilaporkan lebih rentan mengalami stress daripada pria. Twitter ditemukan menjadi “kontributor signifikan”, karena meningkatkan kesadaran akan tingkat stress yang dialami orang lain.

Tapi Twitter juga bisa bertindak sebagai pencegah stress. Semakin banyak wanita yang menggunakannya, maka semakin sedikit stress yang mereka alami. Namun efek seperti ini tidak ditemukan pada pria. Menurut para peneliti, pria memiliki hubungan yang lebih jauh dengan media sosial. Para peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial hanya berkaitan dengan stress tingkat rendah.

SUASANA HATI

Media Sosial: Musuh Atau Teman? 6Pada tahun 2014, periset di Austria menemukan bahwa partisipan melaporkan suasana hati yang lebih buruk setelah menggunakan Facebook selama 20 menit dibandingkan dengan mereka yang hanya melihat-lihat internet. Studi tersebut menyebutkan, orang merasa demikian karena mereka menganggapnya sebagai pemborosan waktu.

Suasana hati yang baik atau buruk juga dapat “menular” di media sosial. Informasi yang buruk meningkatkan jumlah posting negatif sebesar 1%. Sedangkan berita yang baik membawa pengaruh lebih kuat, yaitu akan meningkatkan jumlah posting positif sebanyak 1,75%. Namun demikian, masih belum jelas apakah sebuah posting bahagia yang diunggah di media sosial, berasal dari ketulusan hati atau tidak.

DEPRESI

Media Sosial: Musuh Atau Teman? 7Beberapa penelitian menemukan adanya hubungan antara depresi dan penggunaan media sosial. Dalam penelitian yang melibatkan lebih dari 700 siswa, ditemukan bahwa gejala depresi seperti suasana hati yang buruk, perasaan tidak berharga serta tidak berdaya, terkait dengan kualitas interaksi online. Periset menemukan tingkat gejala depresi yang lebih tinggi di antara mereka yang memiliki banyak interaksi negatif

Namun para ilmuwan juga melihat bagaimana media sosial dapat digunakan untuk mendiagnosis depresi dan dapat membantu penderita untuk mendapatkan pengobatan lebih awal.

TIDUR

Media Sosial: Musuh Atau Teman? 8Manusia biasanya menghabiskan malam dalam suasana gelap. Tapi saat ini, kita dimudahkan dengan banyaknya penerangan buatan baik siang ataupun malam. Penelitian menemukan, cahaya berlebihan pada malam hari, dapat menghambat produksi hormon melatonin tubuh.

Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar smartphone dan laptop, disebutkan sebagai penghambat yang terburuk. Dengan kata lain, jika Anda berbaring di bantal pada malam hari sambil memeriksa Facebook dan Twitter, Anda akan berpotensi mengalami gangguan tidur.

Nah, dari beberapa penelitian yang dilakukan para ahli, ternyata media sosial dapat berdampak baik dan buruk dalam hidup kita. Itu semua tergantung bagaimana kita menggunakan media sosial. Karena itu, jangan lupa untuk menggunakan media sosial dengan bijak.

Ingin Update OS Windows 10? Bersiaplah Serahkan Nomor HP

Ingin Update OS Windows 10? Bersiaplah Serahkan Nomor HP

Anda ingin update OS Windows 10 (build 17063)? Bersiaplah untuk menyerahkan nomor telepon seluler Anda. Jika Anda menolak untuk memasukkan data nomor telepon seluler Anda, maka keseluruhan proses tidak dapat dilanjutkan.

Ketika Anda akan melakukan intalasi versi terbaru, akan muncul pemberitahuan pada layar yang meminta pengguna untuk memasukkan nomor telepon seluler. Windows 10 tidak memberikan pilihan untuk melewatinya, karena Microsoft tidak menyediakan tombol skip yang bisa diklik.

Tujuannya adalah untuk menghubungkan perangkat PC dengan smartphone. Konon ini akan memberikan pengalaman seamless saat pengguna beralih dari gadget mobile ke desktop.

Nah, jika Anda telah mengisi nomor telepon seluler, Microsoft akan mengirim pesan singkat yang berisi tautan. Tautan ini akan menghubungkan perangkat dengan telepon seluler milik pengguna.

Seperti dilansir dari KompasTekno, sebagian orang menduga, tidak tersedianya pilihan untuk melewati proses itu lebih karena masalah teknis. Sebuah asumsi menyebutkan bahwa tombol skip sebetulnya ada, namun tidak muncul di versi update Windows 10 build 17063, karena kesalahan pemrograman atau masalah teknis lain.

Namun pendapat ini masih asumsi yang belum bisa dikonfirmasi kepada pihak Microsoft. Microsoft sendiri hingga kini belum memberikan pernyataan resmi.

Penyerahan nomor telepon seluler kepada Microsoft tentu merupakan kabar buruk bagi Anda yang sangat menjaga keamanan data pribadi. Karena hanya Microsoft-lah yang tahu, akan digunakan untuk apa data nomor telepon seluler pelanggannya, selain untuk menghubungkan perangkat dengan telepon seluler pengguna.

Namun semua keputusan akhirnya akan kembali kepada Anda. Bersediakah Anda memberikan nomor telepon selular untuk meng-update OS Windows 10?

CEO Facebook, Mark Zuckerberg Melawan Hoax

CEO Facebook, Mark Zuckerberg Melawan Hoax

Tahun 2018 baru saja kita jajaki. Hampir setiap orang membuat resolusi atau target-target yang ingin dicapai pada tahun ini. Tak terkecuali dengan CEO Facebook Mark Zuckerberg. Hmmm..kira-kira apa ya resolusi yang dibuat oleh Zuckerberg untuk tahun ini?

Ternyata, resolusi Zuckerberg untuk tahun 2018 ini cukup serius dan sulit. Dia menantang dirinya sendiri agar melakukan sesuatu yang lebih baik lagi untuk pekerjaannya. Pada Kamis (4/1) lalu, Zuckerberg mengatakan bahwa resolusi pribadinya di tahun 2018 adalah mencegah agar Facebook tidak digunakan seseorang untuk merugikan masyarakat luas.

Dalam sebuah postingan di Facebook, Zuckerberg menyatakan, “Saat ini dunia merasa cemas dan terpecah, dan Facebook memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Seperti melindungi komunitas kita dari pelecehan dan kebencian, bertahan terhadap gangguan oleh suatu negara atau bangsa, dan memastikan bahwa seseorang menghabiskan waktunya di Facebook dengan baik. Tantangan pribadi saya untuk tahun 2018 adalah berfokus untuk memperbaiki isu-isu penting ini.”

Zuckerberg melanjutkan, “Kami tidak akan bisa mencegah semua kejahatan atau pelecehan, namun saat ini kami membuat terlalu banyak kesalahan dalam menegakkan kebijakan kami. Dan jika kami berhasil mencegah penyalahgunaan instrumen kami, maka kami akan mengakhiri tahun 2018 dalam lintasan yang jauh lebih baik. ”

Pengakuan akan kekurangan Facebook dalam melindungi programnya, muncul setelah mereka melalui tahun yang berat. Facebook, bersama dengan Twitter dan Google, mendapat kecaman sejak pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun 2016 atas perannya dalam menyebarkan berita palsu.

Akhir tahun lalu, eksekutif dari Facebook , Twitter dan Google dicecar oleh Kongres Amerika Serikat atas peran mereka dalam pemilihan umum 2016. Beberapa anggota Kongres menyatakan kekhawatiran mereka akan ketidakmampuan jejaring sosial ini untuk melindungi diri mereka sendiri.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg Melawan Hoax 9

Setelah bertahun-tahun mempertahankan berbagai pendapat yang optimis tentang jejaring sosial, akhirnya Zuckerberg harus mengakui sisi gelap dari apa yang mereka bangun.

Dalam sebuah posting yang sangat jujur, Zuckerberg pernah meminta maaf karena cara kerja Facebook yang dibangunnya telah digunakan untuk memecah belah, bukan untuk menyatukan masyarakat.

Dan pada posting yang dia unggah di Facebook Kamis lalu, dia mengatakan akan meminta bantuan sekelompok ahli untuk berdiskusi bersama dan membantu mengatasi masalah ini.

Tahun 2017 dihabiskan oleh Facebook untuk mencoba mengatasi kekhawatiran masyarakat dengan tepat. Perusahaan ini melakukan pertarungan global untuk melawan berita palsu. Sepanjang 2017, Facebook telah membobol puluhan ribu akun palsu serta membuat iklan di surat kabar untuk mencari dan menemukan berita palsu.

Ternyata memang tidak main-main resolusi Zuckerberg tahun ini. Meskipun sulit, namun hal ini memang harus dilakukan. Semakin lama masyarakat sudah jengah dengan begitu banyaknya informasi palsu yang tersebar di Facebook. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah kelompok masyarakat yang percaya begitu saja dengan berita-berita tak bertanggung jawab yang mereka temukan di Facebook.

Ayo Facebook, kamu bisa melawan berita-berita palsu yang membuat pertikaian dan perpecahan!