Penilaian Tingkat Penguatan dan Penyempurnaan TI (Assessment Tata Kelola TI)

Asesmen Tata Kelola TI merupakan proses penilaian terhadap tingkat kematangan (IT Maturity) Tata Kelola TI di suatu instansi/perusahaan. Asesmen Tata Kelola TI dilakukan  dalam rangka meningkatkan kinerja , melindungi kepentingan stakeholder dan meningkatkan kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah serta pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG).

Penilaian Tingkat Penguatan dan Penyempurnaan TI (Assessment Tata Kelola TI) 1

Pada hari Selasa, 7 November 2017 Inixindo Jogja di percaya untuk melakukan program asesmen Tata Kelola IT di Bagian Sistem Informasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Jakarta.

Hasil asesmen tata kelola TI adalah penjelasan dari penilaian IT Maturity sehingga bisa diketahui gap dengan tingkat kematangan yang akan di capai, yang selanjutnya bisa sebagai dasar penyusunan Tata Kelola TI beserta Road Map pengembanganya.

Google Indonesia bersama Inixindo Jogja sebagai Google Learning Partner

Google Indonesia bersama Inixindo Jogja sebagai Google Learning Partner

Google Indonesia bersama Inixindo Jogja sebagai Google Learning Partner 2

Sebagai satu satunya lembaga training IT yang bekerja sama dengan Google,  Inixindo Indonesia, khususnya InixIndo Jogja tidak melewatkan kesempatan bekerja sama dengan Google dalam menyelenggarakan pelatihan Progressive Web Application  (PWA).  Training Google PWA ini juga sebelumnya diadakan di 5 kota di seluruh Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar dan Batam.

Training Google PWA yang dilaksanakan pada hari Jumat, 20 Oktober 2017 di Kolega Café Yogyatourium Dagadu ini sukses dihadiri oleh para software developer. Pengajar Training Google PWA yang diadakan di Jogja adalah Bapak Ifik Arifin dimana beliau merupakan tokoh yang tidak asing lagi bagi para komunitas IT di Indonesia.

Sosialisasi Pengelolaan Layanan e-Government “Mewujudkan Provinsi Sumatra Utara Menjadi Smart Province”

Pemerintah provinsi  Sumatra Utara akan terus berupaya untuk mewujudkan program Smart Province. Hal tersebut dilakukan karena pemerintah Sumatra Utara ingin memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat yang dikelola secara lebih modern, partisipatif dan berkelanjutan.

Dalam Sosialisasi Pengelolaan Layanan e-Government yang dilaksanakan pada hari Kamis, 5 Oktober 2017 di Gedung Bina Graha Pemerintah Provinsi Sumatra Utara kota Medan, Inixindo Jogja bekerja sama dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatra Utara mengangkat tema “Mewujudkan Provinsi Sumatra Utara menjadi Smart Province”.

Sosialisasi Pengelolaan Layanan e-Government “Mewujudkan Provinsi Sumatra Utara Menjadi Smart Province” 3

Sosialisasi ini dihadiri oleh Dinas Kementrian Komunikasi dan Informatika  dari seluruh kabupaten kota provinsi Sumatra Utara. Bapak Bambang Dwi Anggono atau yang lebih akrab disapa Pak Ibenk selaku Kasubdit Teknologi dan Infrastruktur e-Government Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia di daulat menjadi narasumber bersama dengan Bapak Andri Yuniantoro, Direktur Inixindo Jogja.

Kota Salatiga Menuju Optimalisasi Teknologi Informasi

Dalam rangka mendukung Pemerintah Kota Salatiga untuk mewujudkan optimalisasi penggunaan TI di Kota Salatiga, Inixindo Jogja bekerja sama dengan Pemerintah Kota Salatiga dan didukung oleh Kementerian Kominfo Republik Indonesia, mengadakan forum diskusi bertajuk :

“Kota Salatiga Menuju Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi”

Acara ini dikemas dengan model paparan dan talk show untuk membuka wawasan ASN agar mampu menggunakan IT secara optimal. Dengan kemampuan penguasaan IT, diharapkan akan berdampak pada peningkatan pelayanan yang diberikan ASN kepada masyarakat.

Dengan menghadirkan Wali Kota Salatiga, Bapak Yuliyanto, S.E., M.M, Kasubdit Teknologi dan Infrastruktur e-Government, Bapak Bambang Dwi Anggono, S.T., M.Eng, dan Direktur Inixindo Jogja, Bapak Andi Yuniantoro sebagai narasumber, materi paparan ketiga narasumber dapat diunduh di bawah ini :

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL

Dalam artikel sebelumnya berjudul Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap telah dibahas cara melakukan proteksi terhadap source code atau kode sumber PL/SQL untuk triggerfunction, serta stored procedure sehingga tidak bisa terlihat oleh orang lain. Fitur yang digunakan untuk memproteksi source code PL/SQL tersebut adalah fitur wrap untuk melakukan semacam enkripsi terhadap kode sumber PL/SQL sehingga orang lain tidak bisa membaca kode sumber tersebut.

Namun semua proteksi buatan manusia tidak ada yang sempurna, pasti ada kelemahannya. Fitur wrap di Oracle PL/SQL pun juga bisa di-hack sehingga hasil enkripsi terhadap source code PL/SQL masih bisa dikembalikan lagi seperti semula sehingga kode sumber aslinya masih bisa dibaca kembali oleh orang lain. Proses ini disebut sebagai unwrap.

Ada beberapa cara untuk melakukan proses unwrap. Cara yang paling mudah untuk mengembalikan hasil wrap PL/SQL menjadi kode sumber aslinya adalah dengan bantuan tool Oracle SQL Developer dengan tambahan plug-in atau extension untuk melakukan proses unwrap. Oracle SQL Developer versi terbaru adalah versi 4.2 yang bisa diunduh secara gratis dari:

http://www.oracle.com/technetwork/developer-tools/sql-developer/downloads/index.html

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL 4

Sebagai contoh, bila kita melihat kembali fungsi HITUNG_PAJAK di Oracle SQL Developer yang sudah di-wrap seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya, hasilnya adalah sebagai berikut:

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL 5

Perhatikan bahwa source code atau kode sumber PL/SQL asli untuk fungsi HITUNG_PAJAK saat ini tidak bisa dipahami karena telah dienkripsi melalui fitur wrap di Oracle Database.

Untuk bisa memulihkan kode sumber PL/SQL yang telah di-wrap sehingga menjadi kembali seperti semula untuk bisa dipahami dan dipelajari cara kerjanya, perlu melakukan instalasi extension tambahan di Oracle SQL Developer yaitu Unwrapper. Unwrapper merupakan extension atau plug-in tambahan untuk Oracle SQL Developer yang bisa diundah secara gratis dari alamat situs web berikut:

https://www.salvis.com/blog/plsql-unwrapper-for-sql-developer/

Setelah mengunduh file extension Unwrapper tersebut bernama Unwrapper_for_SQLDev_1.0.0.zip, jangan melakukan ekstraksi terhadap file ZIP tersebut namun tetap biarkan sebagai file ZIP. Jalankan Oracle SQL Developer dan lakukan instalasi terhadap extension Unwrapper tersebut melalui menu “Help” kemudian pilih “Check for Updates” seperti berikut ini:

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL 6

Setelah muncul wizard untuk “Check for Updates” di SQL Developer, pilih “Install From Local File” dan kemudian klik “Browse” untuk memilih file Unwrapper_for_SQLDev_1.0.0.zip yang barusan diunduh. Hasilnya menjadi seperti berikut ini:

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL 7

Klik pada tombol “Next” terus hingga proses instalasi extension Unwrapper selesai. Supaya extension Unwrapper tersebut aktif maka harus melakukan restart terhadap aplikasi Oracle SQL Developer, yaitu menutup aplikasi dan kemudian menjalankan kembali aplikasi Oracle SQL Developer.

Setelah melakukan proses restart terhadap aplikasi Oracle SQL Developer, buka kembali fungsi HITUNG_PAJAK di editor Oracle SQL Developer. Source code yang tampil masih dalam bentuk wrap. Untuk melakukan unwrap terhadap kode sumber tersebut, lakukan klik kanan mouse di dalam editor Oracle SQL Developer untuk menampilkan menu sebagai berikut:

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL 8

Pilih “Unwrap” pada menu tersebut atau bisa juga dengan menekan keyboard shortcut Ctrl+Shift+U untuk menjalankan proses unwrap melalui extension Unwrapper di Oracle SQL Developer. Begitu proses unwrap dijalankan, maka langsung akan terlihat kembali kode sumber aslinya sebagai berikut:

Hacking Fitur Wrap di Oracle PL/SQL 9

Perhatikan bahwa source code fungsi HITUNG_PAJAK yang sebelumnya telah di-wrap tersebut sudah bisa dipahami kembali untuk dipelajari cara kerjanya. Dengan demikian, proteksi terhadap kode sumber PL/SQL melalui fitur wrap sudah tidak efektif lagi karena bisa di-hack secara mudah dengan bantuan Oracle SQL Developer dan extension Unwrapper yang semuanya gratis.

Selamat mencoba!

Andrian The

Instruktur Senior