Pentingnya Certified Ethical Hacker (CEH), Bisa Menjaga Kedaulatan Negara

12 Jul 2021 | Blog, Article, Featured

Certified Ethical Hacker (CEH) merupakan salah satu sertifikasi IT security yang patut diikuti. Semakin banyaknya peminat Certified Ethical Hacker, tidak lain karena makin maraknya kasus peretasan yang dilakukan hacker.

Para pelaku cybercrime, tentunya sangat meninginkan data suatu perusahaan atau pihak tertentu, agar kepentingan mereka terwujud.

Itulah mengapa, sertifikasi IT security Certified Ethical Hacker perlu dipertimbangkan oleh pihak penyedia layanan pusat data. Tidak hanya penyedia layanan pusat data, namun Certified Ethical Hacker ini juga diperlukan berbagai sektor industri, karena perusahaan harus mampu melindungi data klien mereka dari jangkauan para pelaku cybercrime yang tidak bertanggung jawab.

Certified Ethical Hacker sendiri adalah salah satu tingkatan sertifikasi yang ditawarkan oleh EC-Council, sebuah lembaga sertifikasi di bidang cyber security yang terpercaya di seluruh dunia.

Selain karena meningkatnya kasus cybercime, Certified Ethical Hacker juga makin populer, karena rangkaian pembelajaran yang diajarkan sangat unik. Di dalam Certified Ethical Hacker, Anda akan dibimbing untuk menjadi seorang hacker. Namun jangan kaget dulu, Anda akan dibimbing menjadi seorang hacker yang memiliki etika.

Sertifikasi Bertaraf Internasional

Certified Ethical Hacker atau CEH juga sudah diakui secara internasional. Jadi, ketika sebuah layanan pusat data telah mendapatkan sertifikasi Certified Ethical Hacker, sudah terjamin dari sisi keamanannya.

Selain itu, dengan memiliki Certified Ethical Hacker ini, kemampuan Anda akan diakui secara sah di dunia cyber security dunia. Bahkan, besar peluang dengan memiliki Certified Ethical Hacker ini, Anda bisa berkarir hingga luar negeri.

Dengan mengikuti training Certified Ethical Hacker, tentu besar harapan agar Anda mendapatkan cukup pengetahuan dan mendapatkan kemampuan yang sama seperti seorang hacker.

Selain itu, biasanya pemegang sertifikat Certified Ethical Hacker, kerap diberi wewenang untuk mengelola jaringan, serta keseluruhan sistem komputer menggunakan metode pengerjaan yang mirip layaknya seorang hacker.

Namun, satu hal yang perlu Anda ingat. Program Certified Ethical Hacker, bertujuan bukan untuk mendidik para peserta menjadi hacker profesional, dan bisa membobol data milik orang lain. Justru sebaliknya, Certified Ethical Hacker bisa melahirkan para ahli di bidang cyber security yang mampu mengalahkan hacker tidak bertanggung jawab.

Apa Tujuan Program Certified Ethical Hacker?

Seperti yang kita ketahui, bahwa keberadaan data sangatlah penting untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. Itulah mengapa, menjaga supaya data tersebut tetap dapat diakses menjadi hal yang sangat perlu untuk dilakukan.

Jadi tidak perlu heran, apabila di dalam dunia pusat data akan terdapat banyak sekali sertifikasi yang disarankan, salah satunya Certified Ethical Hacker.

Jika dilihat dari penjelasan di atas tadi, sebenarnya tujuan dari pelatihan Certified Ethical Hacker adalah untuk meningkatkan sistem keamanan pada suat perusahaan.

Bagi sebuah pusat data, keamanan tentunya menjadi hal yang sangat penting. Mengingat ada banyak data dari berbagai perusahaan di sana, sehingga setiap data harus dilindungi dari risiko cybercrime yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab.

Masih belum yakin untuk mengikuti Certified Ethical Hacker? Jika Anda masih ragu untuk mengikuti Certified Ethical Hacker, mungkin Anda akan menyesal kemudian.

Sebab, seperti judul dari artikel ini, Certified Ethical Hacker nyatanya berperan dalam menjaga kemanan data sebuah negara.

Salah satu sosok yang mendapat sertifikat ini adalah Nicholas Charles Paul Humphrey dari Kementerian Pertahanan Inggris. Dirinya merupakan pemegang Certified Ethical Hacker sejak 2016 lalu.

“Dengan (memiliki) kualifikasi CEH, berarti saya telah mampu membuktikan pengetahuan saya dalam bidang pen-testing pada kolega dan orang luar. Menggabungkan kualifikasi EC-Council dengan sertifikasi ISC2 dan CISCO memungkinkan saya untuk menunjukkan pemahaman yang luas, tentang banyak bidang utama yang menjadi fokus peran pekerjaan saya saat ini. Saya merasa bahwa ini meningkatkan kepercayaan diri dan meningkatkan “ketenangan pikiran” orang-orang yang menggunakan jasa saya”, ujarnya seperti yang dikutip dari situs EC-Council.

Kemudian, Daniel A. Ricci yang merupakan Chief Warrant Officer/Cyber ​​Analyst dari Angkatan Laut AS juga mengungkapkan, bahwa dirinya merasa terbantu setelah mengikuti sertfikasi Certified Ethical Hacker.

“(Saya) sangat menikmati kursus ini, karena membuat saya up-to-date dengan beberapa eksploitasi yang muncul dan belum saya temukan selama pekerjaan saya. Lab praktik sangat baik dan membantu dalam memahami fungsionalitas alat dan menantang ketika mempertahankannya untuk jaringan organisasi”, jelasnya.

Bayangkan saja, ternyata Certified Ethical Hacker sangat membantunya dalam menjaga data-data penting dan tentunya sangat rahasia dari sebuah negara.

Namun untuk bisa mengikuti Certified Ethical Hacker, Anda perlu memiliki minimal satu tahun dalam bidang teknologi jaringan.

Jadi, tidak semua orang dapat dengan mudahnya mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat Certified Ethical Hacker.

Apabila Anda memang sangat tertarik dengan pelatihan dan sertifikasi Certified Ethical Hacker, segera hubungi kontak tertera di bawah ini, sekarang juga.

Contact

Phone

0274 515448

Email

marketing@inixindojogja.co.id

Address

Jalan Kenari 69 Yogyakarta