Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang Komunikasi dan Informatika.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11–12 November 2025, di Gedung Lorin Dewangsa, Sukoharjo, diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari Kepala Dinas dan pejabat bidang komunikasi publik dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Perkuat Pemahaman Regulasi Bidang IKP

Permenkominfo No. 4 Tahun 2024 menjadi pedoman baru bagi pemerintah daerah dalam mengelola urusan komunikasi dan informatika, menggantikan regulasi sebelumnya, yakni Permenkominfo No. 8 Tahun 2019. Peraturan baru ini menekankan pada penguatan tata kelola informasi publik, aplikasi informatika, serta pembinaan dan pengawasan pelaksanaan urusan pemerintahan konkuren di tingkat daerah.

CEO Inixindo Jogja Dorong Adaptasi Digital ASN di Sosialisasi Permenkominfo No. 4 Tahun 2024 1

Adaptasi Digital Pemerintah Daerah

Pada sesi hari kedua, CEO Inixindo Jogja Andi Yuniantoro, hadir sebagai salah satu narasumber dengan membawakan materi bertajuk “Adaptasi Digital Pemerintah Daerah”.

Dalam paparannya, Andi Yuniantoro menyoroti tantangan kultural dan struktural yang kerap muncul dalam proses digitalisasi birokrasi. Ia menjelaskan bahwa resistensi terhadap perubahan sering muncul karena kekhawatiran kehilangan peran, insentif, atau rasa kontribusi di kalangan ASN. Tanpa pendampingan dan perubahan mindset, digitalisasi justru berpotensi menambah beban administratif.

Andi Yuniantoro menegaskan bahwa efisiensi dan keterbatasan sumber daya justru dapat menjadi momentum perubahan untuk membangun pemerintahan yang lebih adaptif dan inovatif..

Ia memaparkan lima prinsip panduan bagi pemerintah daerah dalam era efisiensi, yaitu:

  1. Reprioritization – memfokuskan program pada dampak langsung bagi masyarakat.
  2. Data Utilization – menggunakan data untuk mengarahkan anggaran secara tepat.
  3. Human Capital Optimization – mengarahkan ASN untuk berorientasi pada hasil dan kolaborasi digital.
  4. Process Simplification – penyederhanaan rantai birokrasi melalui digitalisasi proses.
  5. Partnership Leverage – memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui CSR, PPP, atau kerja sama strategis.

Lebih lanjut, Andi Yuniantoro menekankan bahwa transformasi digital bukan semata urusan teknologi, tetapi tentang cara berpikir baru di kalangan ASN. “Tanpa mindset digital, aplikasi hanya menjadi beban administratif. ASN perlu bergeser dari sekadar pegawai menjadi problem solver,” tuturnya.

CEO Inixindo Jogja, Andi Yuniantoro

Digitalisasi untuk Birokrasi yang Efisien dan Layanan Publik yang Transparan

Dalam materi yang sama, Andi Yuniantoro juga menjelaskan konsep business process re-engineering, yakni menyederhanakan proses birokrasi sebelum mendigitalisasikannya. Ia mencontohkan, layanan perizinan yang semula membutuhkan banyak tanda tangan manual dapat dipangkas melalui sistem e-approval, sehingga waktu pelayanan dapat berkurang hingga 50%.

Implementasi digitalisasi yang terencana, lanjutnya, memberikan dampak nyata terhadap peningkatan efisiensi kinerja ASN, koordinasi antar-OPD yang lebih cepat, serta monitoring kinerja berbasis data real-time. Dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat dalam bentuk layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan bebas pungutan tidak resmi.

Kolaborasi Daerah Menuju Tata Kelola Komunikasi Publik Modern

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Diskominfo Provinsi Jawa Tengah berharap seluruh Dinas Kominfo kabupaten/kota dapat mengimplementasikan Permenkominfo No. 4 Tahun 2024 dengan lebih baik dan berkolaborasi dalam memperkuat ekosistem komunikasi publik yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi hasil.

Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pemerintah daerah beradaptasi terhadap era transformasi digital, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang sejalan dengan visi pemerintahan digital Indonesia.

Inixindo Jogja
Mon, May 25, 2026
Adanya Security Operation Center (SOC), sebagai bagian pengamanan dari sebuah aset informasi di suatu organisasi. SOC berfungsi melakukan proses pengawasan, perlindungan, dan penanggulangan insiden keamanan TIK (Jaringan dan Data Center), dan diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengetahui keadaan jaringan dan menerima peringatan atau notifikasi, apabila terjadi insiden keamanan informasi. Penyelenggaraan SOC, bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi ancaman keamanan informasi, dengan kolaborasi bersama Network Operation Center (NOC). Apa yang Anda pelajari? Cybercrime. Cyber Security. NOC vs SOC. SOC Essensial. SIEM (ELK). Vulnerability Management (VA). Security Incident Response. × 1 Step 1 Permintaan Penawaran Nama Lengkapnama lengkap Emailemail yang validemail Instansi/Perusahaan JabatanJabatan Nomor KontakNomor HP/Telepon Formatpilih salah satuOnline/Offline/Onsite TrainingOnline…
Inixindo Jogja
Mon, May 25, 2026
Artificial Intelligence (AI) bukan hanya menjadi salah satu teknologi yang berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan suatu bisnis ataupun organisasi tetapi lebih dari itu untuk memampukan seseorang menjadi lebih produktif dalam pekerjaan. Tools atau alat bantu yang ditenagai Artificial Intelligence memungkinkan melakukan automasi berbagai macam tugas pekerjaan sehari-hari dengan kecepatan 10, 100, 1000 bahkan 10.000 kali lebih cepat, yang artinya potensi penggunaannya sangat efektif. Faktanya pada saat ini adalah Artificial Intelligence sering kali kurang optimal diakibatkan kesalahan-kesalahan dalam melakukan Prompting. Pentingnya menguasai Prompting yang tepat tidak dapat disangkal lagi, hal ini memainkan peranan dalam memaksimalkan potensi teknologi Artificial Intelligence dan memastikan…
Inixindo Jogja
Mon, May 25, 2026
Dalam menangani kejahatan siber atau Cyber Crime, diperlukan pengetahuan terkait proses penanganan insiden keamanan dan peretasan yang mencakup teknik investigasi komputer seperti pengumpulan dan pengamanan bukti, forensik digital, serta standar pemulihan dara komputer dan peragkat mobile. Teknik investigasi komputer tersebut bisa digunakan oleh banyak instansi yang membutuhkan, seperti kepolisian, pemerintah, dan perusahaan swasta yang ingin mengamankan data dari serangan siber. Pelatihan ini akan memperkenalkan pada peserta tata cara untuk melakukan kegiatan pengumpulan, pengamanan, dan analisis bukti-bukti digital melalui bergai tool dan teknik forensik komputer yang juga mencakup metode pemulihan dara yang dihapus, dienkripsi, atau dirusak. Apa yang Anda pelajari? Pengenalan…
Inixindo Jogja
Tue, June 2, 2026
Pelatihan dan Sertifikasi Certified Ethical Hacker (CEH): Membangun Karier Keamanan Siber Anda! Mengapa CEH? Sertifikasi No. 1 Dunia: CEH telah menjadi standar industri dalam keamanan siber selama 20 tahun, diakui oleh lebih dari 50 perusahaan terkemuka dan pemerintah di seluruh dunia. Pengakuan Global: CEH diperingkat #1 dalam Ethical Hacking Certifications oleh ZDNet dan peringkat ke-4 di antara 50 Sertifikasi Keamanan Siber Terkemuka. Apa yang dipelajari di CEH ? Dasar-Dasar Ethical Hacking: Pelajari dasar-dasar isu utama dalam dunia keamanan informasi, termasuk kontrol keamanan informasi, undang-undang yang relevan, dan prosedur standar. Teknik Penyerangan: Menguasai berbagai teknik penyerangan seperti eksploitasi Border Gateway Protocol…
Inixindo Jogja
Thu, June 4, 2026
Melakukan Transformasi Digital agar tetap kompetitif di era Industri 4.0, membutuhkan kecepatan dan kelincahan yang tinggi, khususnya dalam mengelola berbagai proyek untuk mengembangkan Layanan Digital bagi pengguna atau customer. Untuk memastikan kesuksesan berbagai inisiatif Digital Transformation tersebut secara cepat dan berkualitas, maka perlu dilakukan pengelolaan proyek berbasis Agile dengan metode Scrum. Apa yang Anda pelajari? Pengenalan Agile Berbasis Scrum Prinsip dan Tata Nilai Scrum Peran dalam Scrum Team Product Owner. Development Team. Scrum Master. Tata Cara Scrum Sprint Planning. Sprint Execution. Daily Scrum. Sprint Review. Sprint Retrospective. Artefak Scrum User Story. Product Backlog. Sprint Backlog. Increment. Scrum Project Readiness Self-Assessment…
Inixindo Jogja
Mon, June 8, 2026
Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan dapat mengikuti ujian Manajer Pengelola Layanan IT dan mendapatkan pengakuan kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sasaran Peserta Pelatihan Peserta yang ingin mendapatkan sertifikasi Manajer Pengelola Layanan IT berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Sektor Teknologi Informasi Bidang Manajemen Layanan Teknologi Informasi. Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta akan siap mengikuti uji kompetensi dalam sertifikasi Manajemen dan Tata Kelola Teknologi Informasi dengan unit kompetensi: 1. TIK.SM02.011.01 Menetapkan resolusi dan masalah terhadap seluruh aktivitas seluruh siklus hidup TI 2. TIK.SM02.012.01 Mengelola insiden yang terjadi 3. TIK.SM02.013.01 Mengelola konfigurasi sistem 4. TIK.SM02.014.01 Mengelola…