Banyak Akun dalam Satu Smartphone, Parallel Space Perlu Anda Coba

Banyak Akun dalam Satu Smartphone, Parallel Space Perlu Anda Coba

Virtualisasi secara global, telah menjadi alternatif yang dipilih oleh banyak perusahaan maupun instansi dari skala kecil hingga besar untuk meningkatkan kelincahan proses bisnis karena virtualisasi membantu menyederhanakan operasi TI.

Virtualisasi dipergunakan tidak hanya oleh instansi maupun perusahaan, tetapi juga perseorangan. Ada banyak manfaat bagi perseorangan untuk menggunakan teknologi ini, salah satunya adalah untuk membuat simulasi maupun emulasi dari sebuah perangkat, misalnya perangkat Android, iOS dan yang lainnya tanpa harus memiliki / membeli perangkat smartphone atau tablet.

Pengguna PC dapat membuat emulator Android dengan menggunakan beberapa aplikasi, seperti yang pernah saya gunakan :

  • Nox
  • BlueStacks
  • Droid4x
  • Dll

Virtualisasi dalam bentuk sederhana juga bisa dimanfaatkan oleh  pengguna Android. Bagi Anda yang memiliki atau ngin menggunakan lebih dari satu akun (multiple account) di dalam sebuah perangkat Android, saya sarankan menggunakan sebuah aplikasi yang membantu memvirtualkan aplikasi yang kita instal di perangkat Android. Beberapa perangkat yang dibuat oleh vendor tertentu sudah memiliki fitur ini secara default. Tetapi untuk yang tidak atau belum memiliki fitur tersebut dapat menggunakan aplikasi Parallel Space yang dapat kita download melalui Google Play.

Parallel Space menjalankan dan menyimpan aplikasi di dalam mesin virtualisasi. Aplikasi Parallel Space dapat kita review melalui situs: http://parallel-app.com/. Dengan Parallel Space, kita dapat:

  • Menjalankan multiple account sosial media maupun game dalam satu smartphone.
  • Beralih akun dalam satu tap. Anda dapat terhubung dengan grup berbeda dengan menjalankan aplikasi 2 akun Facebook secara bersamaan.
  • Berbagi foto di dua tempat. Anda dapat berbagi foto yang berbeda di dua akun berbeda secara bersamaan.
  • Satu-satunya aplikasi di Google Play yang memungkinkan Anda menjalankan beberapa aku sekaligus.

Saya telah mencoba melakukan instalasi Parallel Space pada smartphone Android dengan fitur dual sim-card. Jika sebelumnya dual-simcard tidak memberikan manfaat pada aplikasi Whatsapp, setelah menginstall aplikasi Parallel Space saya dapat menggunakan dua akun Whatsapp dengan identitas nomor dari kedua sim-card di smartphone.

Anda tertarik mencoba? Silakan ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Instalasi Parallel Space melalui Google Play. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menginstal aplikasi Parallel Space di Android Anda. Anda bisa mendownload di Google Play dan mengikuti langkah instalasi seperti biasa.

Banyak Akun dalam Satu Smartphone, Parallel Space Perlu Anda Coba 1

  • Setelah proses instalasi rampung, jalankan aplikasi Parallel Space dan pilih aplikasi yang telah terinstall untuk diduplikat ke Parallel Space. Pada saat pertama kali diaktifkan, Parallel Space akan  membuat daftar aplikasi yang telah terinstall di perangkat Android kita dan memberikan rekomendasi berdasarkan kriteria untuk dibuat duplikat aplikasinya. Pilih (tandai) aplikasi yang akan diduplikat dan hilangkan tanda untuk aplikasi yang tidak diduplikat. Setelah selesai, klik tombol Add to Parallel Space.

Banyak Akun dalam Satu Smartphone, Parallel Space Perlu Anda Coba 2

  • Setelah selesai, jalankan aplikasi Whatsapp di Parallel Space. Lakukan registrasi nomor untuk akun Whatsapp Anda seperti yang Anda lakukan pada akun pertama Anda. Selamat menikmati kemudahan menjalankan beberapa akun dalam satu smartphone.

Banyak Akun dalam Satu Smartphone, Parallel Space Perlu Anda Coba 3

Sejauh ini pengalaman saya menggunakan Parallel Space performanya cukup baik. Aplikasi yang saya duplikat berjalan dengan stabil. Meskipun baterai smartphone saya sedikit menjadi lebih boros, hal ini wajar karena smartphone harus bekerja lebih keras. Beberapa hal yang agak mengganggu adalah iklan-iklan yang bermunculan di Parallel Space. Ya, karena saya masih menggunakan versi gratisannya.

Parallel Space memberikan solusi bagi Anda yang ingin memisahkan akun pribadi dengan kantor. Bagitu juga bagi Anda yang dalam pekerjaan sehari-hari dituntut mengelola banyak akun. Tak perlu lagi repot memiliki banyak smartphone. Cukup dengan satu smartphone Parallel Space memberikan solusi kebutuhan penggunaan multi account.

Umar Affandhi

Instruktur Senior Inixindo Jogja

HP Tertinggal di Rumah? Jangan Panik, Whatsapp Web Solusinya

HP Tertinggal di Rumah? Jangan Panik, Whatsapp Web Solusinya

Bangun kesiangan, terburu-buru berangkat ke kantor, dan lupa membawa HP? Itu pengalaman saya beberapa hari yang lalu. Jarak rumah dan kantor yang cukup jauh membuat saya tidak bisa untuk pulang ke rumah dan mengambil HP. Beruntunglah kita hidup di zaman dengan teknologi yang sudah sangat berkembang. Saya teringat beberapa hari yang lalu menggunakan Whatsapp via web. Dengan harap-harap cemas, saya membuka laptop dan berharap masih bisa log in tanpa HP di tangan.

Setelah menunggu beberapa saat, lega sekali rasanya. Meskipun sudah beberapa hari, akun Whatsapp saya masih tersimpan di browser laptop. Jadi, selama handphone saya masih menyala dan aktif, jarak puluhan kilometer pun aplikasi Whatsapp tetap bisa saya gunakan di browser laptop.

Jika Anda pernah mengalami pengalaman seperti saya, Anda bisa menggunakan Whatsapp Web, tentu saja pada saat pertama kali log in Anda harus menggunakan HP terlebih dahulu, baru di lain hari Anda bisa menggunakan Whatsapp Web melalui browser laptop dan koneksi internet yang sama tanpa HP.

Untuk memulai Whatsapp Web ikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka laptop anda dan jalan kan browser kesayangan, semisal chrome, firefox atau IE 10 atau yang lebih baru
  • Kunjungi alamat web dengan mengetikkan alamat https://web.whatsapp.com/ di addressbar
  • Maka akan tampil halaman whatsapp web seperti di bawah ini

HP Tertinggal di Rumah? Jangan Panik, Whatsapp Web Solusinya 4

  • Buka Aplikasi Whatsapp di handphone anda dan lalu klik menu di pojok kanan atas dengan tandan titik tiga kebawah

HP Tertinggal di Rumah? Jangan Panik, Whatsapp Web Solusinya 5

  • Pilih WhatsApp Web

HP Tertinggal di Rumah? Jangan Panik, Whatsapp Web Solusinya 6

  • Arahkan kamera handphone ke browser yang telah terbuka sebelumnya

HP Tertinggal di Rumah? Jangan Panik, Whatsapp Web Solusinya 7

  • Jika langkah-langkah diatas dilakukan dengan benar maka whataspp web segera dapat digunakan

HP Tertinggal di Rumah? Jangan Panik, Whatsapp Web Solusinya 8

Akun Whatsapp Anda akan tersimpan selama beberapa hari di Whatsapp Web. Sebaiknya Anda lakukan log in Whatsapp Web sekarang sebelum insiden HP ketinggalan terjadi pada Anda. Lebih baik menyediakan payung sebelum hujan kan?

Selamat mencoba!

[instagram feed="23126"]

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall

Pernah mengalami masalah dengan Mikrotik yang tidak bisa booting? Atau ingin melakukan upgrade RouterOS ke versi yang lebih baru? Saatnya butuh instalasi ulang RouterOS di Mikrotik Anda. Berikut adalah tutorial untuk instalasi RouterOS di Mikrotik yang memiliki serial port.

Sebelum melakukan instalasi ulang atau upgrade operating system Mikrotik di RouterBoard, siapkan software-software berikut:

  • NetInstall dengan versi yang disesuaikan dengan versi RouterOS , bisa didownload di mikrotik.com
  • RouterOS versi terbaru yang sesuai dengan seri RouterBoard, bisa didownload di mikrotik.com
  • Putty atau Hyperterminal
  • Kabel serial DB9 null modem
  • Kabel LAN

Dan berikut adalah langkah-langkah instalasi yang harus Anda lakukan :

  1. Hubungkan kabel konsole DB9 dari PC ke Mikrotik RouterBoard
  2. Sambungkan Kabel LAN di Port Ethernet Mikrotik ke Port Ethernet PC
  3. Install program NetInstall dan jalankan
  4. Klik tombol Browse dan arahkan ke Folder dimana RouterOS ditempatkan

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 9

  1. Klik tombol Netbooting, dan Isi IP Address sembarang. misal : 192.168.10.1

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 10

  1. Konfigurasi IP Address PC, dan diset IP Address dengan network yang sama dengan yang dimasukkan di langkah 5, misal IP Address PC: 192.168.10.2
  1. Jalankan program Putty atau Hyperterminal, dengan memilih COM-Port PC yang digunakan untuk menghubungkan kabel Console DB9 ke Mikrotik
    Misal COM yang dipakai adalah COM1, dan set speed/baudrate : 115200

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 11

  1. Klik open, kemudian nyalakan Mikrotik. Selanjutnya setelah muncul proses dilayar, segera tekan Enter sehingga muncul prompt berikut:

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 12

  1. Tekan tombol “o”, kemudian pilih “e”
    Select boot device:
       e - boot over Ethernet
     * n - boot from NAND, if fail then Ethernet
       1 - boot Ethernet once, then NAND
       o - boot from NAND only
       b - boot chosen device
     your choice: e
  1. Setelah itu akan muncul prompt berikut, pilih “o” lagi.
     What do you want to configure?
        d - boot delay
        k - boot key
        s - serial console
        o - boot device
        u - cpu mode
        f - cpu frequency
        r - reset booter configuration
        e - format nand
        g - upgrade firmware
        i - board info
        p - boot protocol
        t - do memory testing
        x - exit setup
     your choice: o
  2. Akan muncul prompt berikut, pilih “b”
     Select boot device:
        e - boot over Ethernet
      * n - boot from NAND, if fail then Ethernet
        1 - boot Ethernet once, then NAND
        o - boot from NAND only
        b - boot chosen device
     your choice: b
  1. Selanjutnya akan melakukan transfter package RouterOS ke dalam Mikrotik. Jika berhasil di dalam NetInstall akan muncul sebagai berikut:

Cara Install Mikrotik OS di Router Board dengan NetInstall 13

  1. Selanjut Check File routeros-mipsbe, kemudian klik tombol Install. Tunggu sampai instalasi selesai

Selamat mencoba!

 

Mustofa

Manager Edukasi Inixindo Jogja

Tips & Trik SQL Server : Solusi Error Saat Attach Database Tanpa File Log (File LDF)

Tips & Trik SQL Server : Solusi Error Saat Attach Database Tanpa File Log (File LDF)

Setiap database di SQL Server memiliki minimal dua file utama yaitu file Data yang memiliki ekstensi file .MDF, dan file Log yang memiliki ekstensi file .LDF. Setiap melakukan transaksi data (insert, update, delete), file Log akan mencatat setiap perintah transaksi tersebut kedalam file LDF. Selanjutnya setelah ada perintah COMMIT, perubahan data akan disimpan ke dalam file MDF.

Untuk kebutuhan tertentu, kadang diperlukan untuk memindahkan lokasi file baik file MDF maupun LDF di SQL Server. Untuk hal tersebut dapat dilakukan dengan cara  mudah yaitu melakukan detach database, kemudian memindahkan file MDF dan file LDF tersebut ke drive atau lokasi lain, dan selanjutnya dilakukan proses attach kembali ke sistem SQL Server. Proses detach maupun attach database bisa dilakukan baik melalui SQL Server Management Studio, maupun melalui console Query.

Tips & Trik SQL Server : Solusi Error Saat Attach Database Tanpa File Log (File LDF) 14

Pernah mengalami Error pada saat Attach file MDF database SQL Server tanpa file LDF? Secara umum Attach File MDF tanpa file LDF tidak akan menjadi masalah, selama transaksi yang terjadi di database normal, atau sudah tercommit semua. Namun apabila karena suatu hal server rusak, dan yang bisa dilakukan hanya bisa mengcopy file MDF, bisa jadi ketika attach file MDFakan menemui pesan error.

Jangan khawatir, berikut solusi untuk memperbaiki database SQL Server yang hanya memiliki file MDF tanpa file LDF.

  • Siapkan file MDF dari database yang akan diperbaiki. Untuk selanjutnya file MDF tersebut dalam tutorial ini akan disebut file MDF original
  • Buat database baru dengan nama sama dengan file MDF original, baik MDF maupun LDF-nya
  • Stop SQL Server, masuk ke lokasi file MDF. Rename file MDF yang ada, dan copy-kan file MDF yang original yang ke lokasi tersebut. Delete File LDF yang ada
  • Start SQL Server
  • Sekarang database anda akan di mark menjadi Suspect
  • Update sysdatabases ke Emergency Mode. Perintah ini bermaksud agar tidak menggunakan file LOG pada saat start up
     Sp_configure "allow updates", 1
     go
     Reconfigure with override
     GO
     Update sysdatabases set status = 32768 where name = 'DbName Yg Rusak'
     go
     Sp_configure "allow updates", 0
     go
     Reconfigure with override
     GO
  • Restart sql server. dan sekarang database akan masuk ke Emergency Mode
  • Kemudian eksekusi perintah berikut, untuk membuat log baru.
     DBCC REBUILD_LOG(dbname,'c:\dbname.ldf')
     Execute sp_resetstatus <dbname>
  • Restart SQL server dan walaaaa…database Anda sudah online.

Selamat mencoba!

Mustofa

Manager Edukasi Inixindo Jogja

Akselerasi Android Emulator dengan Intel HAXM

Akselerasi Android Emulator dengan Intel HAXM

Dalam pengembangan aplikasi mobile untuk Android, Android Studio dan Android SDK menyediakan tool AVD (Android Virtual Device) sehingga kita bisa menggunakan emulator Android untuk melakukan pengujian terhadap aplikasi mobile yang kita kembangkan. Agar emulator Android bisa berjalan dengan cepat dan lancar di PC atau laptop kita, maka Intel menyediakan Hardware Accelerated Execution Manager (Intel HAXM) yang mampu mempercepat kinerja dari emulator Android termasuk akselerasi 3D melalui OpenGL.

Intel HAXM versi terbaru bisa diunduh secara gratis dari situs Intel berikut: http://software.intel.com/en-us/android/articles/intel-hardware-accelerated-execution-manager

Bila ingin menggunakan Intel HAXM, maka ada beberapa syarat yang harus terpenuhi di PC atau laptop kita:

  1. Prosesor Intel dengan dukungan 64-bit (EM64T), virtualisasi (VT-x), dan Execute Disable (XD). Kadang-kadang fitur VT-x dan Execute Disable perlu diaktifkan dahulu melalui konfigurasi BIOS di motherboard.
  2. RAM 8GB sangat disarankan. Bila RAM di PC hanya 4GB, maka sebaiknya menggunakan HP Android aktual dan bukan emulator. Intel HAXM sendiri akan membutuhkan RAM sebesar 2GB untuk mendukung emulator Android.

Untuk versi Windows, Intel HAXM terbaru saat ini adalah versi 6.1.0 yang bisa jalan di Windows 7, 8, 8.1, maupun 10 baik versi 32-bit maupun 64-bit. Setelah berhasil mengunduh file dalam format zip, kita tinggal melakukan ekstraksi file zip tersebut dan menjalankan file installer “intelhaxm-android.exe” seperti gambar di bawah ini:

Akselerasi Android Emulator dengan Intel HAXM 15

Pada saat melakukan instalasi di Windows, kadang kala akan muncul pesan error seperti berikut:

Akselerasi Android Emulator dengan Intel HAXM 16

Bila muncul error seperti itu, jangan langsung klik pada tombol OK namun gunakan Windows Explorer untuk menyalin folder “C:\Program Files\Intel\HAXM” ke tempat lain yang aman seperti berikut:

Akselerasi Android Emulator dengan Intel HAXM 17

Setelah folder HAXM berhasil disalin ke folder lain yang aman, baru klik tombol OK yang akan menyebabkan folder pertama dihapus karena instalasi gagal. Barulah kita menyalin kembali folder HAXM yang diamankan tadi ke lokasi yang semula yaitu di “C:\Program Files\Intel\HAXM” agar bisa melakukan instalasi secara manual. Untuk melakukan instalasi secara manual, jalankan command prompt (cmd) di Windows dengan “Run as administrator” seperti berikut:

Akselerasi Android Emulator dengan Intel HAXM 18

Setelah berhasil menjalankan command prompt dengan tingkat Administrator, maka tinggal mengetik ketiga perintah berikut secara urut:

cd “\Program Files\Intel\HAXM”

HaxInst64.exe /i intelhaxm.inf 16

sc query intelhaxm

Perintah pertama digunakan supaya kita berpindah folder ke tempat instalasi Intel HAXM. Perintah kedua digunakan untuk melakukan instalasi driver dan service Intel HAXM secara manual. Perintah ketiga dan terakhir digunakan untuk melakukan verifikasi bahwa instalasi telah berhasil. Bila STATE sudah RUNNING maka instalasi berhasil. Berikut adalah tampilan hasil instalasi manual tersebut:

Akselerasi Android Emulator dengan Intel HAXM 19

Setelah melakukan instalasi secara manual, installer “intelhaxm-android.exe” masih tetap perlu dijalankan lagi agar terdaftar di Windows registry dan terdeteksi oleh Android Studio. Kali ini, seharusnya instalasi tidak lagi error dan bisa selesai seperti berikut:

Akselerasi Android Emulator dengan Intel HAXM 20

Agar emulator Android bisa memanfaatkan Intel HAXM yang baru saja kita install, pastikan di Android SDK Manager bahwa kita menggunakan file system image yang versi “Intel x86 Atom System Image” atau “Google APIs Intel x86 Atom System Image” untuk versi API yang ingin digunakan. Jangan menggunakan file system image versi “Atom_64”  karena Intel HAXM hanya mendukung system image yang 32-bit saja, bukan yang 64-bit.

Untuk memastikan bahwa Intel HAXM berfungsi saat menjalankan emulator Android melalui AVD Manager di Android Studio, periksalah pesan yang muncul di Android Studio ketika sedang menjalankan emulatornya sebagai berikut:

Akselerasi Android Emulator dengan Intel HAXM 21

Bila muncul pesan “HAX is working and emulator runs in fast virt mode” maka emulator Android sedang menggunakan akselerasi melalui Intel HAXM agar berjalan dengan lebih cepat dan lancar.

Selamat mencoba!

Andrian The

Instruktur Senior

Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap

Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap

Oracle Database memiliki bahasa pemrograman PL/SQL yang digunakan untuk memperluas kemampuan dan fleksibilitas database melalui berbagai trigger, fungsi, dan stored procedure. Agar source code (kode sumber) PL/SQL tidak terlihat oleh orang lain, Oracle Database memiliki fitur wrap sehingga cara kerja trigger, fungsi, atau stored procedure yang dibuat dengan bahasa pemrograman PL/SQL tidak bisa diketahui atau dipelajari oleh orang lain.

Dengan bantuan tool Oracle SQL Developer, kita bisa membuat berbagai obyek database dengan lebih cepat, mudah, dan nyaman. Oracle SQL Developer versi terbaru saat ini yaitu 4.1.5 bisa diunduh secara gratis dari:

http://www.oracle.com/technetwork/developer-tools/sql-developer/downloads/index.html

Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap 22

Sebagai contoh, kita bisa membuat sebuah fungsi PL/SQL yang sederhana untuk menghitung pajak seperti berikut melalui Oracle SQL Developer:

CREATE OR REPLACE FUNCTION HITUNG_PAJAK (NILAI IN NUMBER)

RETURN NUMBER AS

HASIL NUMBER;

BEGIN

HASIL := NILAI * 0.1;

RETURN HASIL;

END HITUNG_PAJAK;

Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap 23

Untuk menyembunyikan kode sumber fungsi HITUNG_PAJAK dengan fitur wrap di Oracle Database, pertama script kode sumber perlu disimpan sebagai file agar kita memiliki master kode sumber asli dari fungsi tersebut sehingga masih bisa diedit lagi bila perlu. Cara membuat file scriptnya adalah dengan melakukan klik kanan pada nama fungsi tersebut dan memilih “Quick DDL” kemudian “Save to File…” seperti berikut:

Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap 24

Setelah menyimpan file script fungsi tersebut, misalnya ke “C:\script\hitung_pajak.sql”, bukalah Command Prompt (perintah “cmd”) di Windows. Melalui Command Prompt, gunakan perintah “cd” untuk berpindah ke folder dimana file “hitung_pajak.sql” berada dan kemudian jalankan perintah “wrap iname=hitung_pajak.sql” yang akan menghasilkan file baru bernama “hitung_pajak.plb”. File baru ini berisikan kode fungsi yang sudah di-wrap dan tidak bisa dibaca lagi kode sumbernya. Perintah “wrap” merupakan tool bawaan dari Oracle Database. Berikut adalah hasil eksekusinya:

Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap 25

Untuk mengganti fungsi HITUNG_PAJAK yang masih terlihat kode sumbernya dengan kode wrap yang ada di file “hitung_pajak.plb”, maka tool SQL*Plus bawaan Oracle Database bisa digunakan untuk menjalankan file script “hitung_pajak.plb”. Format perintah adalah “sqlplus username/password @scriptfile”. Berikut adalah contoh perintah untuk menjalankan file script “hitung_pajak.plb” sebagai user “scott” dengan password “tiger”:

Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap 26

Bila kita melihat kembali fungsi HITUNG_PAJAK melalui Oracle SQL Developer, hasilnya menjadi seperti berikut:

Proteksi Kode Oracle PL/SQL dengan Fitur Wrap 27

Perhatikan bahwa kode sumber fungsi tersebut sudah tidak bisa dibaca lagi, namun masih tetap bisa jalan seperti biasa di Oracle Database. Dengan demikian, kita mampu melakukan proteksi terhadap kode PL/SQL yang kita buat dengan memanfaatkan fitur wrap di Oracle Database sehingga kode sumbernya tidak bisa dibaca dan dipelajari oleh orang lain.

Selamat mencoba!

Andrian The

Instruktur Senior