Mengenal Teknologi Artificial Intelligence atau AI yang Disebut-sebut Bisa Gantikan Pekerjaan Manusia

Mengenal Teknologi Artificial Intelligence atau AI yang Disebut-sebut Bisa Gantikan Pekerjaan Manusia

Artificial Intelligence atau AI sedang menjadi perbincangan hangat di Tanah Air, setelah Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan bahwa dirinya akan segera mengganti tenaga kerja PNS dengan tenaga robot AI.

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa struktur Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dipangkas menjadi dua tingkat, yakni eselon I dan II, kemudian untuk eselon III dan IV akan digantikan oleh teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.

Hal ini bakal dilakukan tahun depan atau tahun 2022, berdasarkan pernyataanya dalam acara Kompas CEO 100 Forum di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

“Yang Eselon III dan IV akan kami potong,” ujar Presiden RI Joko Widodo.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tugas administratif yang dipegang oleh jabatan tersebut akan digantikan oleh teknologi AI, agar proses birokrasi Indonesia menjadi lebih cepat.

Lalu, apa itu teknologi Artificial Intelligence (AI) yang disebut-sebut bakal menggantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan ASN?

Teknologi Artificial Intelligence atau AI

Mengenal Teknologi Artificial Intelligence atau AI yang Disebut-sebut Bisa Gantikan Pekerjaan Manusia 1

Dilansir dari Stanford Computer Science, Artificial Intelligence merupakan kecerdasan buatan manusia, yang diciptakan berdasarkan ilmu dan rekayasa pembuatan mesin cerdas.

Dalam pembuatannya, melibatkan berbagai mekanisme untuk menjalankan suatu tugas menggunakan komputer.

Artificial Intelligence merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan sistem komputer, perangkat lunak, program, dan robot melakukan pekerjaan manusia, dan berpikir secara cerdas layaknya manusia.

Tentunya kecerdasan buatan ini dibuat oleh manusia melalui algoritma pemograman yang kompleks dan tingkat tinggi.

Kategori Artificial Intelligence

Mengenal Teknologi Artificial Intelligence atau AI yang Disebut-sebut Bisa Gantikan Pekerjaan Manusia 2
  1. AI lemah atau Weak AI

Weak AI merupakan sistem AI yang dirancang dan dilatih untuk tugas tertentu. Contoh Weak AI adalah asisten virtual pribadi seperti Apple Siri, Amazon Alexa, dan lain-alainnya.

2. AI Kuat atau Strong AI

Strong AI juga dikenal sebagai kecerdasan buatan umum, dimana AI ini memiliki kecerdasan yang hampir menyerupai manusia, dengan kemampuan kognitif yang sangat baik. Dalam mengerjakan tugasnya, Strong AI akan menemukan solusi tanpa campur tangan manusia.

Perkembangan Artificial Intelligence

Mengenal Teknologi Artificial Intelligence atau AI yang Disebut-sebut Bisa Gantikan Pekerjaan Manusia 3

Dilansir dari Science in the News, kemunculan konsep Artificial Intelligence pertama kali ditemukan setelah Perang Dunia II oleh seorang matematikawan dan filusuf muda bernama Alan Turing, pada tahun 1947 silam.

Alan beranggapan bahwa, apabila manusia bisa mengolah informasi dan memecahkan masalah, serta membuat keputusan dari informasi tersebut, maka mesin juga bisa melakukannya.

Dari kerangka pemikiran tersebut, kemudian Alan Turing membuat suatu makalah pada 1950 tentang bagaimana membangun mesin yang memiliki kecerdasannya sendiri.

Sejak saat itu, Artificial Intelligence mulai dikembangkan dan menemui perkembangan yang sangat pesat sekarang ini.

Saat ini, komputer telah menggunakan kecerdasan buata beradasaran pemrograman logika, dimana komputer bisa mengolah stimulasi yang diberikan manusia menjadi suatu keputusan berdasarkan ahli.

Artificial Intelligence terus berkembang dengan tujuan menciptakan kecerdasan yang mirip dengan manusia.

Bagaimana Artificial Intelligence bekerja?

Mengenal Teknologi Artificial Intelligence atau AI yang Disebut-sebut Bisa Gantikan Pekerjaan Manusia 4

Dilansir dari Brookings, Artificial Intelligence bekerja sesuai dengan algoritma pemrograman pada sistem komputer yang diberikan dalam proses pembuatannya.

Algoritma kemudian akan digunakan Artificial Intelligence dalam memproses berbagai jenis data.

Untuk membedakan pola yang berbeda, algoritma pemrograman Artificial Intelligence memerlukan data yang banyak dan kuat.

Dengan banyaknya data yang didapatkan dan algoritma yang kompleks, mesin seakan-akan dapat berpikir dengan sendirinya, membuat keputusan, belajar, bahkan beradaptasi dengan kondisi tertentu.

Bagaimana dampak Artificial Intelligence?

Mengenal Teknologi Artificial Intelligence atau AI yang Disebut-sebut Bisa Gantikan Pekerjaan Manusia 5

Artificial Intelligence tentunya memiliki berbagai dampak yang sangat baik untuk pekerjaan manusia, sebab manusia akan sangat dipermudah oleh hadirnya teknologi Artificial Intelligence.

Pekerjaan dengan teknologi Artificial Intelligence tentunya cenderung lebih cepat, mudah, akurat, dan minim kesalahan yang diakibatkan oleh kelelahan.

Namun, Artificial Intelligence mungkin juga dikhawatirkan akan memberikan dampak negatif untuk umat manusia, sebab banyak pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh kecerdasan buatan ini.

Tentunya segala dampak negatif maupun positif terkait penggunaa Artificial Intelligence ini sangat bergantung pada penggunaan dan pemanfaatnya.

Nick Bostrom, seorang professor dari Oxford sekaligus penulis buku berjudul Superinelligence: Paths, Dangers, Strategies menjelaskan bahwa ada berbagai hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak negatif dari adanya Artificial Intelligence.

Dilansir dari Forbes, Nick Bostrom menjelaskan bahwa masa depan teknologi AI dan keberlangsungan manusia tidak bisa diprediksi.

Namun jika umat manusia dan AI bisa bekerja secara beriringan dan teknologi AI digunakan secara bijaksana, maka semakin banyak peluang untuk hasil yang lebih bermanfaat.

“Pengaruh jangka pendek Artificial Intelligence sangat positif. Jangka panjangnya adalah pertanyaan terbuka dan sangat sukar diprediksi. Jika kita melakukan tugas kita dan bekerja sama sebagai sebuah dunia dan spesies, semakin baik persiapan kita, makin bagus pula peluang untuk hasil yang bermanfaat,” ujar Bostrom seperti dilansir dari Forbes.

Contact

Phone

0274 515448

Email

marketing@inixindojogja.co.id

Address

Jalan Kenari 69 Yogyakarta

Bersiap Lakukan Transformasi, Pemkot Banjarmasin Susun Masterplan Smart City

Bersiap Lakukan Transformasi, Pemkot Banjarmasin Susun Masterplan Smart City

Dalam rangka menyongsong transformasi digital dalam pemerintahan, Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Banjarmasin menggelar FGD terkait rencana aksi terpadu Smart City pada Kamis (18/11/2021)

FGD ini dihadiri oleh Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina, S.Pi., M.Si, sejumlah perwakilam OPD serta perwakilan dari Inixindo Jogja.

Dalam pertemuan FGD tersebut, Diskominfo Pemkot Banjarmasin membahas terkait penyusunan masterplan Smart City.

Bersiap Lakukan Transformasi, Pemkot Banjarmasin Susun Masterplan Smart City 6

Adanya pertemuan FGD ini sekaligus sebagai brainstorming untuk mendapatkan inovasi-inovasi dari OPD yang ada di wilayah Kota Banjarmasin.

Peremuan FGD pertama yang digelar oleh Pemkot Banjarmasin ini  juga sebagai tahapan awal dalam penyusunan dokumen revisi masterplan Smart City.

Dalam pertemuan tersebut, Inixindo Jogja hadir sebagai konsultan dalam rencana penyusunan masterplan Smart City.

Contact

Phone

0274 515448

Email

marketing@inixindojogja.co.id

Address

Jalan Kenari 69 Yogyakarta

Siap Jalankan SPBE, Pemkab Berau Gelar Sosialisasi

Siap Jalankan SPBE, Pemkab Berau Gelar Sosialisasi

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemerintah Kabupaten Berau menggelar sosialisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi hal yang wajib dimiliki oleh sebuah instansi pemerintahan. Hal ini dijelaskan pada Perpres nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten Berau menyusun peta rencana SPBE, pada Kamis (26/11/2021), Pemkab Berau melakukan sosialisasi terkait peta rencana SPBE tersebut kepada seluruh OPD yang ada di Kabupaten Berau.

Sosialisasi SPBE ini dihadiri oleh Bupati Berau, H. Gamalis dan sejumlah peserta lainnya, termasuk perwakilan dari Inixindo Jogja sebagai konsultan penyusunan peta rencana SPBE.

Sosialisasi ini membahas terkait peta rencana yang merupakan salah satu pilar SPBE, dimana hal ini juga merupakan salah satu poin evaluasi.

Hal ini disampaikan oleh Mustofa, perwakilan dari Inixindo Jogja yang menghadiri sosialisasi tersebut.

“Salah satu poin evaluasi SPBE adalah tata kelola, dimana dalam poin tata kelola tersebut terdapat peta rencana. Nah, hal inilah yang menjadi poin evaluasi setiap tahunnya” ujar Mustofa

SPBE

Berdasarkan Perpres nomor 95 tahun 2018, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sendiri didefinisikan sebagai penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE.

SPBE sendiri bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik secara nasional juga diperlukan untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Contact

Phone

0274 515448

Email

marketing@inixindojogja.co.id

Address

Jalan Kenari 69 Yogyakarta

Yogya Semesta Gelar Dialog Terkait Rencana Gerakan 100 Smart City

Yogya Semesta Gelar Dialog Terkait Rencana Gerakan 100 Smart City

Bekerjasama dengan KADIN dan Resto Poenokawan, Yogya Semesta adakan Dialog Budaya dan Gelar Seni seri-143 yang bertajuk Rencana Aksi Gerakan Smart City di Yogyakarta.

Dialog Budaya dan Gelar Seni “Yogya Semesta” seri-143 digelar pada Selasa (16/10/2021) di Poenokawan Resto, dan dihadiri oleh sejumlah peserta.

Dialog Budaya dan Gelar Seni “Yogya Semesta” turut mengundang sejumlah narasumber yang memang berkompeten di bidangnya, diantaranya GKR Hayu yang merupakan Panghageng Tepas Tandha Yekti Kraton Yogyakarta, Heroe Poerwadi yang merupakan Wakil Wakil Walikota Yogyakarta, Rony Primanto Hari yang merupakan Kepala Diskominfo Yogyakarta, Andi Yuniantoro yang merupakan CEO Inixindo Jogja, dan Hari Dendi yang merupakan Pengasuh Komunitas Budaya Yogya Semesta.

Rencana Gerakan 100 Smart City di Yogyakarta

Dialog tersebut berlatar belakang Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan berusaha mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Pemerintah daerah juga dituntut untuk mengimplementasikan konsep smart city di wilayah masing-masing.

Sebelumnya, program smart city sudah dicanangkan oleh Pemda DIY pada 2006 silam dengan program Jogja Cyber Province, dimana program ini digunakan untuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi seluas-luasnya untuk masyarakat dan pemerintah.

“Mulai tahun 2017 Jogja sudah memulai satu gerakan baru upaya untuk membawa pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih efisien melalui program smart city. Program smart city sejatinya diawali saat pemda DIY melalui Peraturan Gubernur 42 Tahun 2006 mencanangkan program Jogja Cyber Province inisiatif ini guna mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat dan pemerintah untuk meningkatkan interaksi sosial hingga terwujudnya peningkatan taraf hidup,” ujar GKR Hayu

Implementasi Smart City di Yogyakarta sendiri cenderung perlu dipercepat dengan mengembangkan visi, strategi, dan prioritas atas dasar potensi dan permasalahan, kesiapan infrastruktur dan tentunya kesiapan SDM.

“Smart city juga menuai kendala yang beragam SDM yang mumpuni masih menempati rangking atas penyediaan akses smart city baik yang menjalankan maupun pelaku masa depan, keamanan data juga menjadi isu sosial ancaman cyber juga menjadi acaman merusak sistem data jadi perlu ada tindakan preventif yang ekstra untuk melindungi data dari kebocoran dan penyalahgunaan, sinergi masyarakat dan pemerintah juga dibutuhkan untuk perwujudan smart city di Yogyakarta,” tambah GKR Hayu.

Smart City mempermudah masyarakat dan pemerintah

Sementara itu, Heroe Poerwadi menambahkan bahwa Smart City merupakan salah satu cara untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari pemerintah.

“Upaya untuk mempermudah layanan untuk masyarakat, perizinan-perizinan juga sudah melalui smart service, jadi masyarakat tidak harus datang ke kantor untuk mendapatkan pelayanan kecuali untuk situasi tertentu yang mengakibatkan untuk ketemu orang yang meminimalkan ini untuk tatap muka,” terang Heroe Poerwadi.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga berupaya agar interaksi juga terjadi antar masyarakat, agar nantinya kehidupan sosial masyarakat tidak terkikis perkembangan zaman.

Berbagai inovasi program sudah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta agar masyarakat saling terlibat dalam interaksi, antara lain program Gandeng Gendong dan Gandhes Luwes.

“E-Government harus diikuti dengan smart briefing, smart environment, smart economy, smart tourism, smart culture dan semuanya, jadi kalau kita cuma memahami smart city pada perangkat kerasnya maka kita akan menghilangkan elemen-elemen itu yang sebenarnya semua ada pada posisi masyarakat,” jelas Heroe.

Perlunya transformasi

CEO Inixindo Jogja, Andi Yuniantoro menjelaskan bahwa untuk mencapai smart government, perlu dilakukan transformasi digital di berbagai aspek pemerintahan, termasuk Kabupaten dan Kota dalam sebuah Provinsi.

“Bahwa kita sudah masuk ke transformasi digitalisasi, literasi digital, fokus terhadap wadah platform setiap kabupaten untuk nantinya setiap daerah kabupaten dan provinsi akan mengambil data untuk nantinya data tersebut akan diproses menjadi smart government,” paparnya.

Simak video selengkapnya, Dialog Budaya dan Gelar Seni “Yogya Semesta” seri-143:

Contact

Phone

0274 515448

Email

marketing@inixindojogja.co.id

Address

Jalan Kenari 69 Yogyakarta

Diskominfo Kabupaten Blitar Gelar Pertemuan Benchmarking Terkait Implementasi SPBE

Diskominfo Kabupaten Blitar Gelar Pertemuan Benchmarking Terkait Implementasi SPBE

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Blitar menggelar pertemuan benchmarking di Hotel Gallery Prawirotaman, Yogyakarta pada Kamis (28/10/2021) malam.

Dalam pertemuan benchmarking tersebut,  Diskominfo Kabupaten Blitar menghadirkan perwakilan dari Diskominfo Kabupaten Magelang dan Diskominfo Kabupaten Sleman sebagai narasumber. 

Pertemuan benchmarking tersebut membahas terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Smart City, dan Satu Data.

Benchmarking sendiri merupakan kegiatan untuk menetapkan standar, baik proses maupun hasil yang akan dicapai dalam suatu periode tertentu.

Dengan kata lain, Diskominfo Kabupaten Blitar mengadakan benchmarking untuk membandingkan dan mengukur kegiatan yang ada dalam instansinya, terutama dalam hal implementasi SPBE.

Diskominfo Kabupaten Blitar Gelar Pertemuan Benchmarking Terkait Implementasi SPBE 7

Hadirkan Perwakilan dari Inixindo Sebagai Narasumber

Selain dihadiri oleh perwakilan dari Diskominfo Kabupaten Magelang dan Sleman, turut hadir perwakilan dari Inixindo, Andi Yuniantoro sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Andi menjelaskan terkait implementasi SPBE dan berbagai hal yang terkait didalamnya.

Salah satunya adalah SPBE dan SDM, dimana kedua hal ini tidak bisa terpisahkan, dimana dalam implementasi SPBE dibutuhkan kesiapan SDM.

Dalam pemaparannya, Andi menjelaskan terkait faktor kesiapan SPBE di daerah yang terdiri dari 4 hal, yakni komitmen pimpinan daerah, komitmen OPD, SDM yang terlatih, dan pendanaan yang baik dari pusat dan daerah.

Oleh karenanya, SDM perlu disiapkan dengan mengikuti pelatihan maupun sertifikasi.

Sejauh ini, Inixindo sebagai penyedia pelatihan dan sertifikasi untuk pengembangan SDM, periode 2019-2021 sudah melatih SPBE untuk ASN sebanyak 2879 orang di 29 provinsi.

Tentunya pelatihan dan sertifikasi ini mendukung keberlangsungan implementasi SPBE di masing-masing daerah, dengan memastikan ASN bisa melakukan berbagai hal, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait pelatihan dan sertifikasi, silahkan klik laman berikut ini.

 

 

Contact

Phone

0274 515448

Email

marketing@inixindojogja.co.id

Address

Jalan Kenari 69 Yogyakarta

Banyak Dibutuhkan Perusahaan, Berapa Kisaran Gaji Data Scientist?

Banyak Dibutuhkan Perusahaan, Berapa Kisaran Gaji Data Scientist?

Di era yang serba digital seperti sekarang, karier Data Scientist diprediksi akan memiliki masa depan yang cerah.

Sebab, banyak perusahaan yang membutuhkan seorang Data Scientist, baik perusahaan multinasional maupun start up.

Tentunya semakin banyak perusahaan konvensional bertransformasi ke perusahaan yang berbasis IT, profesi Data Scientist juga semakin dibutuhkan.

Lalu, berapa gaji seorang Data Scientist?

Kisaran Gaji Seorang Data Scientist

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Indeed, Data Scientist memiliki peluang yang sangat besar untuk mendapatkan pekerjaan dan karier yang cemerlang.

Seorang Data Scientist juga bisa mendapatkan pendapatan yang sangat besar, yaitu sekitar 10 ribu dollar AS perbulan.

Bahkan, Data Scientist masuk kedalam daftar 100 pekerjaan berpengasilan tertinggi di Amerika Serikat

Riset PHI-Integration menunjukkan, gaji profesi Data Scientist untuk freshgraduate sudah mencapai sekitar Rp 12-15 juta, kemudian untuk profesional sendiri mendapat lebih dari Rp 20 juta.

Tentunya, sebanding dengan gajinya yang tinggi, Data Scientist juga punya tanggung jawab yang tinggi pula.

Tugas Data Scientist

Seorang Data Scientist tentunya harus siap dengan tugas-tugas yang berkaitan dengan kemajuan perusahaan.

Perusahaan sangat membutuhkan Data Scientist untuk menghasilkan analisa dan keputusan yang berpengaruh pada perusahaan.

Data Scientist bertugas mengolah data dalam jumlah besar atau dikenal dengan Big Data, sehingga menghasilkan informasi yang bergunabagi pengambilan keputusan.

Dalam proses pengolahan data, membutuhkan berbagai macam algoritma, tools, serta pemahaman akan proses kerja dari mesin.

Untuk meningkatkan skill, Data Scientist perlu menerapkan konsep akan ilmu data dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satunya adalah dengan melihat tren yang sedang berkembang di masyarakat, sehingga mampu menghasilkan pengambilan keputusan yang tepat.

Berdasarkan data yang dimuat oleh Towards Data Science, seorang Data Scientist bertugas dalam menuliskan data yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, diantaranya:

  1.  Memberikan penilaian pada kinerja perusahaan
  2. Memecahkan berbagai permasalahan yang sedang terjadi
  3. Meningkatkan customer experience
  4. Memahami tren, kondisi pasar, dan kompetisi yang ada
  5.  Dan lain-lain

Oleh karena itu, seorang Data Scientist sangat dibutuhkan oleh perusahaan manapun, dan hal ini membuat lapangan kerja yang begitu besar untuk profesi Data Scientist.

Semua orang dari latar belakang pendidikan apapun bisa menjadi seorang Data Scientist, namun perlu memiliki kemampuan dasarnya terlebih dahulu.

Kemampuan dasar untuk menjadi seorang Data Scientist bisa didapatkan dengan mengikuti pelatihan atau training.

Inixindo Jogja menyediakan pelatihan untuk menjadi seorang Data Scientist, mulai dari Python Programming for Data Science, Data Analytic with Machine Learning, hingga Data Visualization with Power BI.

Segera daftarkan diri melalui platform Eduparx untuk mendapatkan pelatihan Data Scientist.

Contact

Phone

0274 515448

Email

marketing@inixindojogja.co.id

Address

Jalan Kenari 69 Yogyakarta