Kota-Kota di Indonesia Ini Sudah Menerapkan Smart City
Kota-Kota di Indonesia Ini Sudah Menerapkan Smart City
Kota cerdas merupakan sebuah visi pengembangan perkotaan untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan teknologi Internet of things (IoT) dengan cara yang aman untuk mengelola aset kota. Kota-kota di negara-negara maju dunia telah menerapkan Smart City dengan teknologi yang sangat canggih. Lima besar kota terbaik dunia yang menerapkan Smart City adalah Vienna, Toronto, Paris, New York, dan London. Bagaimanakah dengan Indonesia?
Pada 22-23 Mei 2017, dilakukan kick-off program Gerakan Menuju 100 Smart City, di Makassar. Peresmiannya ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara perwakilan Pemerintah Pusat dengan 25 kepala daerah yang terpilih sebagai peserta tahap pertama.
Daftar kota peserta tahap pertama tersebut adalah Kota Semarang, Kota Singkawang, Kota Makassar, Kota Bogor, Kota Tomohon, Kota Jambi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Sukabumi, Kota Samarinda, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Sedangkan untuk kabupaten, pesertanya adalah Kabupaten Sleman, Kabupaten Badung, Kabupaten Siak, Kabupaten Mimika, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Banyuwangi.

Di kesempatan lain, pada 11 Desember 2017, di Jakarta, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberikan penghargaan kepada 15 kota di Indonesia masuk dalam kategori utama Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017, yaitu Rating Kota Menuju Cerdas (Smart City). Kegiatan ini adalah hasil tindak lanjut dari rangkaian kegiatan survei dan kajian kesiapan kota cerdas terhadap 93 kota di seluruh Indonesia yang dibuka Wapres pada 4 Mei 2017.
Terdapat tiga kategori yaitu Kota Besar diraih Surabaya, Bandung, Semarang, Bekasi, Tangerang Selatan; Kota Sedang diraih Denpasar, Binjai, Manado, Yogyakarta, Kediri; serta Kota Kecil diraih Magelang, Sawahlunto, Bontang, Tual, dan Bukittinggi.
Mewujudkan predikat sebagai Smart City bagi kota-kota di Indonesia tersebut memerlukan kerja sama dan sinergi dari berbagai pihak. Inixindo Jogja terus berupaya untuk berkontribusi dan bekerja sama dengan pemerintahan khususnya pemerintahan daerah dengan menawarkan program program terkait demi mewujudkannya predikat sebagai Smart City. Kota-kota yang telah menjalin kerja sama dengan Inixindo Jogja terkait Smart City ini antara lain Kabupaten Magelang, Kabupaten Berau, Kabupateb Kotawaringin Barat, Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Lamandau.
Finlandia terkenal dengan proyek berteknologi tinggi dan kehebatannya. Negara kelahiran Nokia ini sempat memimpin dalam teknologi komunikasi selama belasan tahun, dan sekarang berfokus pada biosciences, energi dan ilmu lingkungan, dan telah menawarkan ribuan beasiswa untuk para ilmuan muda dari seluruh dunia.
Saat ini Tiongkok sering disebut-sebut sebagai negara adikuasa berikutnya, padahal hal tersebut sudah terjadi. Dalam 10 tahun terakhir, Tiongkok telah menoreh prestasi dalam perkembangan besar di bidang teknologi. Saat ini, para ilmuwan Tiongkok berfokus pada robotik, semikonduktor, kereta berkecepatan tinggi, superkomputer, genetika dan mobil.
Kanada memiliki sektor teknologi yang sangat maju. Pemerintah Kanada sangat mendorong ilmu dan penelitian. Tak hanya berfokus pada biotechnoloy, Kanada juga sibuk menciptakan mesin interaksi nirkabel dan mesin bermerek supersonik bermesin ganda, Avro Arrow.
Inggris adalah negara industri modern pertama di dunia. Sebut saja mesin jet, mesin lokomotif, World Wide Web, motor listrik, bola lampu pijar dan telegraf listrik komersial semuanya ditemukan di Wilayah Inggris. Baru-baru ini, Inggris mengkhususkan diri pada teknologi militer termasuk kendaraan tempur tanpa awak, BAE Systems Taranis. Teknologi ini menghasilkan hasil yang spektakuler di medan perang di Irak.
Rusia adalah produsen berat dan penemu teknologi senjata dan sistem pertahanan. Negara ini memiliki salah satu sistem pertahanan berteknologi tinggi terbaik, juga mengekspor peralatan pertahanan ke banyak negara di dunia. Sistem rudal Rusia S300, S400, S500 dan ICBM sangat efisien daripada yang lainnya di dunia. Baru-baru ini Rusia menempatkannya di S300 di Timur Tengah di Suriah dan mampu menghalangi Angkatan Udara yang paling kuat di Wilayah ini, Israel.
Jerman sejak berabad-abad merupakan negara dengan teknologi tinggi. Teknologi otomotif Jerman luar biasa dengan merek besar seperti Mercedes-Benz, Audi, BMW, Volkswagen dan Porsche. Baru-baru ini Jerman juga memimpin dalam hal Industri Pertahanan dengan memproduksi kapal selam Dolphin yang dijual ke Israel.
Sekitar 35% ekspor Israel terkait dengan teknologi. Israel adalah satu di antara lima besar ilmu antariksa. Hal ini juga dikenal karena inovasi di industri pertahanan seperti Iron Dome yang legendaris karena berhasil memblokir semua serangan rudal dari Gaza selama konflik 2014. Israel mengembangkan kendaraan udara tak berawak pertama (UAV) dengan pengawasan real-time.
Tahukah Anda kecepatan internet rata-rata di Korea Selatan tiga kali lipat di AS? Korea Selatan juga merupakan tempat kelahiran perusahaan teknologi seperti LG, Hyundai, dan Samsung. deretan merek yang berhasil bersaing dengan merek teknologi global seperti Apple dan Toyota. Ilmuwan Korea Selatan telah memberikan kontribusi signifikan di bidang seperti robotik.
Eksplorasi ruang angkasa, farmasi, sistem pertahanan dan telekomunikasi telah menjadi fokus utama Amerika Serikat selama beberapa dekade. Amerika memiliki militer paling kuat dan berteknologi maju di dunia melalui perusahaan teknologi terbesar di dunia seperti Google, Facebook, Apple, Intel, IBM dan Microsoft. Deretan teknologi raksasa yang telah mengubah cara hidup orang di seluruh dunia.
Semua mengakuinya, Jepang adalah negara yang mencapai hasil di setiap bidang: mulai dari teknologi bio hingga robotika. Jepang terkenal dengan penelitian ilmiahnya yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar di berbagai bidang seperti mobil, elektronik, mesin, teknik gempa, optik, robotik industri, logam dan semi konduktor. Peneliti Jepang pun telah memenangkan banyak penghargaan Nobel.
