Container VS Virtual Machine

 

Salah satu kendala yang paling awal saat dihadapi oleh tim developer pada saat melakukan pengembangan app adalah kekhawatiran jika aplikasi yang mereka kembangkan tidak berjalan secara sempurna ketika ketika dideploy. Perbedaan konfigurasi di environment milik seorang developer dengan server atau dengan developer yang lain merupakan penyebab utamanya. Hal ini juga sering dirasakan oleh sysadmin ketika mereka hendak mengupdate kernel. Ada beberapa app dalam server mereka jadi bermasalah karena belum mendukung kernel terbaru.

Sebenarnya solusi untuk permasalahan ini sudah ada sejak lama dengan hadirnya teknologi virtualisasi. Ada dua macam teknologi virtualisasi yaitu virtual machine dan container. Apa saja perbedaan dua teknologi virtualisasi ini? Mari kita kupas satu per satu dari teknologi virtualisasi tersebut.

 

Apa itu Virtual Machine

Virtual machine (VM) adalah sebuah emulasi dari sebuah sistem komputer. Secara sederhana, virtual machine membuat kita bisa membagi resource hardware dari satu hardware fisik menjadi beberapa sistem komputer.

Sebagai contoh, kita memiliki satu PC yang memiliki prosesor dengan 4 core, RAM sebesar 8 GB serta harddisk 500GB misalnya. Tanpa VM tentu kita hanya bisa menginstall 1 OS atau beberapa OS tapi tak bisa berjalan bersamaan. Dengan VM, kita bisa membagi sistem komputer menjadi dua masing-masing memiliki prosesor 2 core,  RAM 4GB, serta harddisk 250GB dan tentu saja pembagian resource hardware tidak harus sama rata. Dengan ini, maka kita dapat menginstall OS di setiap sistem komputer dan dapat menjalankannya secara bersamaan sehingga kita seolah memiliki 2 PC yang berbeda.

Teknologi ini sering digunakan untuk server dan memunculkan istilah Virtual Private Server (VPS) tapi sedikit pula digunakan oleh app developer karena project yang sedang dikerjakannya memiliki platform yang berbeda dengan platform yang dimiliki.

 

Keunggulan VM

  • Resource hardware yang eksklusif sehingga tidak terganggu jika ada apps yang lain tiba-tiba membutuhkan resource yang tinggi
  • Memiliki management tools dan security tools yang sudah matang
  • Secara umum memiliki tingkat keamanan sedikit lebih tinggi bila dibandingkan dengan container

 

 

Apa Itu Container

Berbeda dari VM, container adalah sebuah virtualisasi OS yang dapat membungkus suatu aplikasi beserta dependency dan environment-nya. Setiap container ini memiliki process yang terisolir sehingga tidak mengganggu host OS ataupun container yang lain. Prinsip container ini mirip dengan kontainer yang ada di kapal kargo di mana kapal kargo tersebut diibaratkan sebagai sistem komputer.

Jika dibandingkan dengan VM, secara pengaturan kontainer lebih mudah. Hal ini disebabkan karena konsep berbagi resource hardware dari container lebih fleksibel bila dibandingkan VM. Sebagai contoh, tadi disebutkan bahwa kita mempunyai 1 PC dengan 4 Core, RAM 8 GB, dan storage sebesar 500GB. Katakanlah kita mempunyai 2 container dengan kebutuhan RAM berbeda. Beberapa apps dalam container A membutuhkan RAM 5GB sedangkan apps dalam container B membutuhkan RAM 2GB. Dengan container, kita tak perlu menset kebutuhan hardware resource setiap container karena berada dalam satu sistem komputer. Sementara jika kita memakai VM dengan hardware resource yang sudah kita bagi sama rata seperti disebutkan di contoh sebelumnya, kita tidak mungkin memasang apps di container A di salah satu sistem komputer karena RAM maksimal yang bisa kita pakai hanyalah 4GB.

Faktor portabilitas juga menjadi kelebihan yang dimiliki oleh container. Para developer bisa membagikan container dengan format ISO image ke setiap perangkat yang dia pakai ataupun ke developer lain.

 

Platform Container

Linux Containers (LXC)

Platform ini merupakan cikal bakal lahirnya container. Linux Containers (LXC) ini adalah virtualisasi OS yang memungkinkan kita menjalankan beberapa sistem Linux di dalam satu sistem komputer secara bersamaan. Tentu saja platform ini hanya berlaku untuk Linux saja.

Docker

Pada awalnya, project pertama Docker adalah membangun single app LXC container, mengenalkan beberapa perubahan pada LXC sehingga lebih portabel dan fleksibel. Lama-kelamaan Docker berkembang hingga memiliki container runtime sendiri.

 

Keunggulan Container

  • Fleksibel dan scalable
  • Mengurangi resource yang dibutuhkan dalam IT Management
  • Waktu yang dibutuhkan untuk mengemas dan memasang app dalam container lebih cepat bila dibandingkan dengan VM

 

 

VM vs Container (Final Round)

Secara singkat, perbedaan antara VM dan Docker dapat dijabarkan dalam tabel berikut :

 

Virtual Machine

Container

Berat

Ringan

Performa terbatas pada konfigurasi VM

Performa maksimum tergantung pada hardware fisik

Virtualisasi pada level hardware

Virtualisasi pada level OS

Waktu start up dalam hitungan menit

Waktu start up dalam hitungan detik

Terisolasi penuh pada level hardware sehingga lebih aman

Terisolasi pada level proses

 

Tentu jika melihat rangkuman perbedaan antara VM dan Docker pada tabel di atas kita tahu bahwa VM dan container memiliki fungsi masing-masing. Untuk project yang bersifat monolitik di mana setiap apps yang kita kembangkan membutuhkan environment dan dependencies yang tidak terlalu berbeda maka menggunakan VM lebih bijak. Akan tetapi jika kita menggunakan arsitektur microservices dalam pengembangan software, penggunaan container lebih dianjurkan.

***

Jika Anda tertarik dalam pengembangan software dengan arsitektur microservice menggunakan Docker dan Kubernetes, Anda dapat mengikuti workshop cloud native di Inixindo Jogja.

 

Ramadhan Fun Learning

Ramadhan Fun Learning

Pilih Menu Ramadhanmu

Ramadhan Fun Learning 1

Workshop

Ikuti workshop 2 hari dengan topik-topik yang  trend di dunia IT.

Ramadhan Fun Learning 1

Workshop

Ikuti workshop 2 hari dengan topik-topik yang  trend di dunia IT.

Ramadhan Fun Learning 1

Cashback

Anda bisa mengadakan in-house training dengan 5 peserta dan dapatkan cashback senilai 1 peserta.

Ramadhan Fun Learning 1

Voucher

Dapatkan voucher sampai dengan Rp500.000 (OVO/Go-Pay/Indomaret)

Ramadhan Fun Learning 1

Morning Session

Anda bisa memulai training lebih pagi dengan tubuh yang masih segar dari pukul 07.00 – 12.00

Ramadhan Fun Learning 1

Alacarte Menu

Rangkai dan pilih sendiri topik training dalam tema Cloud Native (Microservices, Docker, Kubernetes)

Workshop

Workshop

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Cashback Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah Bulan penuh berkah dan ajang meningkatkan kualitas ibadah menjadi lebih baik. Aktivitas pada saat Ramadhan tentu saja tak berubah seperti sedia kala. Yang membedakan adalah adanya kegiatan berpuasa selama satu bulan penuh yang merupakan kewajiban umat muslim dimanapun berada, adanya aktivitas shalat sunnah Tarawih sehabis Isya dan meningkatkan tadarus pada waktu-waktu tertentu.

Sudah banyak di bahas dalam berbagai sumber dan media bahwa berpuasa selama satu bulan penuh di Bulan Ramadhan selain untuk tujuan ibadah wajib umat muslim juga berdampak pada kesehatan manusia, dengan berpuasa bisa sebagai detoks dan manajemen jiwa agar bisa lebih sabar dan menahan segala hawa nafsu.

Pada Bulan Ramadhan akan banyak interaksi sosial yang membuat satu sama lain bisa terhubung dan saling membutuhkan, bahkan jarak yang sebelumnya renggang menjadi hangat kembali saat jalinan silaturahim yang dilakukan saat Ramadhan.

Momen ini banyak dimanfaatkan oleh perusahaan sebagai waktu yang tepat untuk mengumpulkan satu tim dalam sebuah pelatihan agar teamwork semakin baik.

Dengan program Cashback Ramadhan ini anda bisa mendapatkan pelatihan dengan biaya yang lebih hemat karena ketika anda ingin menyelenggarakan pelatihan untuk 5 orang, anda cukup mengeluarkan biaya untuk 4 orang saja.

Info lebih lanjut?

Voucher Ramadhan

Dapatkan voucher belanja sampai dengan Rp 500.000 dengan mengikuti kelas pelatihan reguler ataupun workshop di Bulan Ramadan. Anda juga akan diberikan pilihan bentuk voucher yaitu Go Pay credits, OVO cash, atau voucher Indomaret.

Syarat dan Ketentuan
  • Nilai voucher akan diakumulasi berdasarkan lama pelatihan yang dihitung per hari.
  • Setiap peserta kelas pelatihan reguler  akan mendapatkan voucher Rp 100.000 per hari jika tidak mengambil fasilitas makan siang di Inixindo Jogja. Jika peserta mengambil fasilitas makan siang, nilai voucher yang akan didapat hanya sebesar Rp 50.000.
  • Setiap peserta workshop akan mendapatkan voucher Rp 50.000 per hari jika tidak mengambil fasilitas makan siang. Jika mengambil fasilitas makan siang, peserta tidak mendapatkan voucher.
  • Nilai maksimal yang akan didapatkan oleh setiap peserta adalah Rp 500.000

Morning Session

Apa itu Morning Session?

Majukan jadwal pelatihan sehingga Anda dapat menyiapkan hidangan berbuka untuk keluarga Anda!

Anda dapat memilih jadwal pelatihan lebih pagi yang dimulai dari pukul 07.00 dan diakhir pada pukul 12.00 untuk kelas pelatihan reguler

Ala Carte Menu

Program khusus Bulan Ramadan ini memberikan Anda pilihan untuk menentukan sendiri jalur pembelajaran yang akan Anda ambil sesuai dengan minat Anda dalam Development Operations (DevOps). Praktik pengembangan software DevOps bertujuan untuk mempersingkat siklus build-test-release dan mempermudah kolaborasi antara developer dan tim IT operations. Dengan hadirnya teknologi kontainer seperti Docker, praktik pengembangan DevOps menjadi tak serumit yang kita bayangkan.

Ramadhan Fun Learning 7

13 Mei 2019

Microservices

Anda akan memahami bagaimana menggunakan arsitektur microservices dalam pengembangan software. Seperti yang kita ketahui saat ini tren pengembangan software beralih dari yang semula memiliki arsitektur monolitik menjadi microservices. Konsep modular merupakan salah satu kelebihan utama dari arsitektur microservices.

Ramadhan Fun Learning 8

14 Mei 2019

Docker

Docker mengusung teknologi kontainer yang dapat mengemas suatu app dengan environment dan dependencies. Sistem di dalam kontainer ini terisolir sehingga environment dan dependencies suatu app tidak mengganggu app lain. Materi workshop ini akan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memanfaatkan teknologi ini mulai dari instalasi sampai pengelolaan kontainer.

Ramadhan Fun Learning 9

15 Mei 2019

Kubernetes

Anda akan memahami bagaimana melakukan orchestration  kontainer Docker dengan menggunakan Kubernetes. Container orchestration adalah proses untuk mengotomatisasi deployment dari sebuah app yang berada dalam kontainer. Selain itu orchestration juga berguna dalam pengelolaan beberapa kontainer yang berada dalam sebuah mesin (fisik maupun virtual) host sehingga dapat meningkatkan fleksibilitas dan skalabilitas sebuah app.

Workshop Mengelola Jaringan Wireless dengan CAPsMAN

8-9 MEI 2019

Mengelola Jaringan Wireless dengan CAPsMAN

Jika mengutak-atik Access Point sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Anda, workshop inilah kebutuhan yang tepat untuk anda.

Workshop Mengelola Jaringan Wireless dengan CAPsMAN 10

Pengelolaan Jaringan

Bayangkan jika Anda memiliki jaringan dengan puluhan atau bahkan ratusan jumlah Access Point, meski hanya mengkonfigurasi parameter SSID itu sangat mudah, akan menjadi mimpi buruk karena harus dilakukan berulang kali sebanyak jumlah AP yang anda punya. Belum lagi kesalahan yang mungkin terjadi, baik penamaan SSID, pemilihan channel, dan paling krusial pengaturan security semisal password.

Oleh karenanya pengelolaan jaringan dengan jumlah AP yang banyak dibutuhkan teknik pengelolaan (management) terpadu supaya lebih efektif dan akurat. Teknik ini sebenarnya telah umum diimplementasikan dan dijalankan di berbagai vendor. Wireless Controller, atau alat pengontrol Access Point ini pun bentuknya berbeda-beda. Ada yang dengan PC (install software ke PC), ada juga yang cukup dengan Router Gateway.

Workshop Mengelola Jaringan Wireless dengan CAPsMAN 11
Workshop Mengelola Jaringan Wireless dengan CAPsMAN 12

Outline Workshop

Dalam workshop ini peserta akan mempelajari tentang:

Workshop Mengelola Jaringan Wireless dengan CAPsMAN 13

Mengenal berbagai topologi Jaringan Wireless yang umum digunakan

Workshop Mengelola Jaringan Wireless dengan CAPsMAN 14

Mengenal istilah Basic Service Set dan Extended Service Set

Workshop Mengelola Jaringan Wireless dengan CAPsMAN 15

Perbedaan CAPsMAN dan CAP

Workshop Mengelola Jaringan Wireless dengan CAPsMAN 16

Konfigurasi CAPsMAN

Biaya Workshop

 

Registrasi

Daftar sekarang dan dapatkan harga terbaik dari kami. Buruan! Kuota Terbatas!

 

This form does not exist

Workshop Pembuatan Animasi dengan Unity

15-16 MEI 2019

Pembuatan Animasi dengan Unity

Pelajari bagaimana membuat animasi yang dapat diaplikasikan untuk pengembangan game, visualisasi, dan video.

Workshop Pembuatan Animasi dengan Unity 17

Mengapa Mengikuti Workshop ini?

Pembuatan video saat ini bisa dilakukan tanpa kamera, yaitu dengan menggunakan software animasi, dimana salah satu software untuk pembuat animasi yang terkenal adalah Unity yang mempu menghadirkan grafis 3D, serta memiliki banyak kelebihan yaitu untuk membuat game, visualisasi, vidio, dan berbagai macam kelebihan lainnya. Tujuan dari pelatihan ini untuk memahami, mengenal dan menghasilkan multimedia berupa video animasi dengan menggunakan Unity.

 Materi yang akan anda dapatkan

01.

Mengenal antar muka Unity

o

02.

Menambahkan objek dari Blender ke dalam Unity

03.

Menggunakan Efek dan Aset yang disediakan

g

04.

Memberikan Kondisi Objek seperti Aslinya

I

05.

Membuat Video Animasi

06.

Melakukan Penyelerasan dan Penyelesaian

Biaya Workshop

 

Registrasi Sekarang!

Registrasi sekarang dan dapatkan harga terbaik dati kami. Buruan! Kuota terbatas!

 

This form does not exist

Workshop Cloud Native

Workshop Cloud Native

Cloud native merupakan arsitektur pengembangan software yang membungkus setiap service ke dalam suatu kontainer. Kumpulan kontainer ini kemudian disatukan dan diatur oleh suatu teknologi yang disebut orchestration agar setiap kontainer dapat dikelola secara aktif dan otomatis dan sesuai dengan namanya cloud native architecture ini tentu saja berbasis cloud. 

Workshop Cloud Native 18

13 Mei 2019

Microservices

Anda akan memahami bagaimana menggunakan arsitektur microservices dalam pengembangan software. Seperti yang kita ketahui saat ini tren pengembangan software beralih dari yang semula memiliki arsitektur monolitik menjadi microservices. Konsep modular merupakan salah satu kelebihan utama dari arsitektur microservices.

Workshop Cloud Native 19

14 Mei 2019

Docker

Docker mengusung teknologi kontainer yang dapat mengemas suatu app dengan environment dan dependencies. Sistem di dalam kontainer ini terisolir sehingga environment dan dependencies suatu app tidak mengganggu app lain. Materi workshop ini akan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memanfaatkan teknologi ini mulai dari instalasi sampai pengelolaan kontainer.

Workshop Cloud Native 20

15 Mei 2019

Kubernetes

Anda akan memahami bagaimana melakukan orchestration  kontainer Docker dengan menggunakan Kubernetes. Container orchestration adalah proses untuk mengotomatisasi deployment dari sebuah app yang berada dalam kontainer. Selain itu orchestration juga berguna dalam pengelolaan beberapa kontainer yang berada dalam sebuah mesin (fisik maupun virtual) host sehingga dapat meningkatkan fleksibilitas dan skalabilitas sebuah app.

Workshop Cloud Native 21

Alacarte Menu

Program khusus Bulan Ramadan ini memberikan Anda pilihan untuk menentukan sendiri jalur pembelajaran yang akan Anda ambil sesuai dengan minat Anda dalam Development Operations (DevOps). Praktik pengembangan software DevOps bertujuan untuk mempersingkat siklus build-test-release dan mempermudah kolaborasi antara developer dan tim IT operations. Dengan hadirnya teknologi kontainer seperti Docker, praktik pengembangan DevOps menjadi tak serumit yang kita bayangkan.

Biaya Workshop

Workshop Cloud Native 22

Rp750.000,-

Anda bisa memilih topik yang sesuai dengan kubutuhan anda.
Apakah itu topik microservices saja, docker saja, atau kubernetes saja.

Workshop Cloud Native 23

Rp1.000.000,-

Anda bisa memilih 2 topik secara bersamaan. Antara topik Microservices + Docker atau Docker + Kubernetes

Workshop Cloud Native 24

Rp1.500.000,-

Anda bisa mengambil semua topik workshop ini dengan biaya lebih terjangkau Microservices + Docker + Kubernetes

Registrasi Sekarang!

Jangan sampai kesempatan ini karena program ini terbatas hanya untuk bulan ramadhan ini saja!

 

This form does not exist
Workshop Cloud Native 25