Webinar Pengelolaan Fasilitas Data Center
Inixindo Live Webinar
Pengelolaan Fasilitas Data Center
Waktu
25 Agustus 2021
Mulai
14.00
Waktu Indonesia Barat
Daftar gratis sekarang untuk mendapatkan aksesnya!
Waktu Indonesia Barat
Daftar gratis sekarang untuk mendapatkan aksesnya!
Ingin dapat memahami masalah IT dan menyelesaikannya dengan cepat tetapi tidak punya cukup banyak waktu untuk mengikuti training? Tenang saja kami punya solusinya dengan online workshop yang topiknya spesifik dan bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan kamu.
Workshop ini diadakan secara online dengan panduan praktek yang jelas dan dipandu dengan pengajar yang tersertifikasi secara internasional. Daftar sekarang di eduparx.inixindojogja.co.id dan gunakan kode promo dibawah ini.
[spbcta_sc id=3]
Microlearning, mungkin Anda masih asing dengan istilah ini. Memang, penerapan Microlearning di dunia pendidikan masih cukup jarang.
Sebab, kehadiran Microlearning sebagai salah satu alternatif pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia), tidak lepas dari perubahan dan perkembangan teknologi di kehidupan manusia sehari-hari.
Namun, apa sebenarnya makna Microlearning itu sendiri? Microlearning terdiri dari dua kata, yaitu (Micro/Mikro: ukuran kecil) dan (Learning: kegiatan belajar).
Dari dua kata tersebut, maka Microlearning bisa diartikan sebagai kegiatan belajar dengan skala yang kecil.
Jadi, tidak heran apabila Microlearning sendiri bisa disebut sebagai sebuah strategi, dalam mempercepat proses pengembangan SDM yang lebih efektif dan efisien.
Karena di dalam Microlearning, sebuah topik belajar, dibuat menjadi beberapa segmen-segmen kecil dan lebih terfokus.
Itulah mengapa, Microlearning akan membantu lebih mudah menerima, serta memahami informasi yang diberikan.
Tidak hanya itu, belajar dengan konten yang ringkas dan singkat juga sangat memudahkan untuk mengingat materi dan mampu mempraktikkannya.
Coba Anda bayangkan, jika seluruh materi dari sebuah topik belajar harus Anda telan sekaligus dalam waktu bersamaan.
Tentu hal tersebut justru tidak efektif. Bahkan, tidak menutup kemungkinan seluruh materi yang sebenarnya penting, hanya masuk kuping kanan dan keluar kuping kiri.
Tahukah Anda, ada enam manfat Microlearning yang bisa dirasakan secara nyata, antara lain:
Manfaat Microlearning yang pertama, yaitu mampu meningkatkan kemampuan peserta atau karyawan dalam bekerja sesuai bidangnya, karena telah mendapatkan pembelajaran atau pelatihan.
Manfaat Microlearning berikutnya adalah meningkatkan keterampilan saat bekerja. Hal ini karena Microlearning memiliki sifat aplikatif.
Sehingga tidak heran, apabila seluruh ilmu yang didapatkan dari Microlearning bisa langsung diaplikasikan ke dunia kerja.
Selanjutnya, manfaat Microlearning bisa meningkatkan prestasi. Maksudnya, para karyawan yang telah mengikuti Microlearning mampu menunjukkan prestasinya di dunia kerja, dibanding karyawan yang tidak mengikuti Microlearning.
Kemudian, manfaat Microlearning yang berikutnya bisa membuat lingkungan kerja menjadi lebih baik.
Ini karena pembelajaran Microlearning biasanya disematkan games, sehingga interaksi antar karyawan bisa jadi lebih santai.
Bahkan, Microlearning mampu memberikan manfaat yang lebih signifikan untuk keterampilan karyawan, dibanding pembelajaran lisan atau nasihat saja.
Dengan Microlearning, tidak perlu banyak waktu untuk menyelesaikan kursus tersebut. Sehingga, karyawan masih sangat mungkin, mengerjakan tanggung jawab mereka dengan maksimal.
Dengan waktu belajar yang lebih cepat, serta mudahnya proses materi bisa diserap oleh peserta pelatihan, menjadikan Microlearning metode belajar yang efektif untuk dilakukan.
Selain itu, Microlearning memiliki harga yang lebih terjangkau. Sehingga, dari sisi biaya akan lebih minimal.
Bagi perusahaan, hal ini sangat cocok, khususnya bagi perusahaan yang ingin secara serentak, karyawan mereka memiliki kemampuan dengan tingkat yang sama dalam satu waktu.
Perusahaan bisa langsung mendaftarkan karyawan mengikuti Microlearning secara bersama-sama, dengan biaya yang sangat minimal. Menarik bukan?
Kegiatan pengembangan SDM adalah kegiatan yang perlu dilakukan untuk memperbarui dan mengembangkan keterampilan serta kompetensi karyawan, agar bisa menyelesaikan pekerjaan.
Dilansir dari World Economic Forum (WEF), sebanyak 50% karyawan nyatanya sangat perlu mendapat pelatihan keterampilan baru pada tahun 2025.
Hal tersebut, sebenarnya juga karena ada perkembangan teknologi yang sangat cepat. Sehingga, perusahaan perlu memberikan pelatihan keterampilan bagi karyawan agar dapat mendukung tercapainya tujuan organisasi.
Kemudian, melansir elearningindustry.com, banyak karyawan tidak mau menghadiri sesi pelatihan dengan durasi yang lama dan membaca materi yang panjang.
Bahkan ditemukan fakta, bahwa karyawan dengan usia 35-44 dan 45-54 merasa proses belajar Microlearning, lebih efektif membantu peran pekerjaan mereka dan lebih mudah untuk diimplementasikan.
Microlearning juga dinilai lebih efektif, karena bisa menghemat waktu dan biaya. Selain itu, Karyawan juga lebih menyukai belajar dalam waktu singkat.
Tidak kalah mengejutkan, bahwa ditemukan juga fakta, sebanyak 70% perusahaan sudah berinvestasi untuk kegiatan belajar daring.
Dengan berbagai fakta tersebut, semakin meyakinkan bahwa Microlearning menjadi salah satu cara terbaik yang bisa diberikan organisasi kepada karyawan, dalam hal mengembangkan kemampuan mereka.
Semakin efektif dan efisiennya proses belajar yang dilakukan, tentu akan memberi dampak signifikan bagi kemajuan organisasi.
Sebagai salah satu metode yang mungkin jarang diaplikasikan dalam dunia pendidikan, tidak heran jika belum banyak lembaga pegembangan SDM yang mampu menyediakan metode Microlearning tersebut.
Tapi tidak perlu khawatir, Inixindo Jogja sebagai lembaga pengembangan SDM terkemuka di Indonesia, secara resmi telah menghadirkan Microlearning.
Microlearning dari Inixindo Jogja bisa Anda temukan dengan mengunjungi situs eduparx.inixindojogja.co.id.
Selain Microlearning, di Eduparx Anda bisa menikmati berbagai produk-produk pengembangan SDM yang menarik dan tentunya dengan harga sangat terjangkau.
Segera kunjungi situs eduparx.inixindojogja.co.id dan nikmati pengalaman belajar Microlearning yang menyenangkan serta bermanfaat bagi Anda.
Sertifikasi CHFI semakin dibutuhkan, salah satunya didorong adanya peningkatan kasus serangan siber yang merugikan perusahaan.
Apalagi, saat ini hampir seluruh proses bisnis sebuah perusahaan banyak dilakukan melalui web. Jadi tidak heran, apabila sertifikasi CHFI dibutuhkan sebagai persiapan dari serangan-serangan siber tersebut.
Sudah pasti, perusahaan perlu memahami dengan baik, bahwa sangat penting untuk melindungi informasi dan data yang mereka miliki.
Informasi dan data tersebut, merupakan kumpulan strategi bisnis dan informasi klien yang sangat penting bagi pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Tidak heran, apabila data sendiri bisa dibilang sangat-sangat rahasia dan berbahaya apabila sampai bocor ke pihak lain, apalagi kompetitor.
Dengan adanya ancaman karena serangan siber, menjadi peluang besar bagi Anda yang berkecimpung di dunia cyber security, untuk memiliki sertifikasi CHFI agar karir semakin meningkat.
Anda perlu sadar, bahwa para peretas merupakan orang-orang dengan pengetahuan sangat baik, terutama pada bidang teknologi.
Itulah mengapa, agar sebuah perusahaan terhindar dari kejahatan dunia maya ini, sebuah perusahaan perlu merekrut profesional yang terampil, salah satunya yang memiliki sertifikasi CHFI.
Para profesional tersebut, hendaknya memiliki kepekaan terhadap serangan siber dengan baik.
Selain itu, hendaknya mereka juga mampu memberi sebuah “pagar” yang mengamankan data dan informasi sebuah perusahaan.
Pemilik sertifikasi CHFI (Computer Hacking Forensic Investigators) merupakan profesional keamanan di bidang IT, dengan ketrampilan yang tidak hanya sebatas peka terhadap serangan dunia maya, pemilik sertifikasi CHFI juga dapat menemukan sebuah bukti digital.
Lantas apa fungsi bukti digital tersebut? Seperti yang kita tahu, bukti digital biasanya sangatlah kompleks. Bukti-bukti tersebut akan sangat berguna untuk mengidentifikasi dan menuntut para kriminal di dunia maya.
Perusahaan di seluruh dunia, terlepas dari besar kecilnya mereka, biasanya mencari ahli IT dengan sertifikasi CHFI.
Para pemilik sertifikasi CHFI ini umumnya direkrut oleh perusahaan untuk bertanggung jawab dalam beberapa hal, antara lain:
Adanya bukti elektronik, sangat penting bagi perusahaan dalam situasi seperti pelanggaran kontrak, pembobolan komputer, karyawan yang tidak setia, selisih karena ada pemecatan, pencurian dokumen perusahaan, mata-mata industri, penipuan email, perusakan halaman web, kebangkrutan, dan lain sebagainya.
Itulah mengapa dengan adanya bukti, bisa menjadi contoh dalam membuktikan adanya penyalahgunaan komputer.
Para pemilik sertifikasi CHFI sendiri, biasanya dikenal karena keahlian mereka dalam praktik peretasan di berbagai bidang, seperti mencari jejak, pembajakan, pengintaian, peretasan server web, pemindaian jaringan, peretasan sistem, Trojan, sniffer, worm dan virus, serta lain sebagainya.
Sertifikasi CHFI juga akan membantu kandidat untuk belajar, mengenai alat dan prosedur pengujian penetrasi CHFI EC-Council serta teknik penyelidikan komputer menggunakan teknologi forensik digital terbaru.
Sebagai seorang profesional di cyber security, Anda mungkin berpikir bahwa CHFI mungkin bisa dipelajari cukup dengan pengalaman langsung.
Lantas, mengapa Anda perlu sertifikasi CHFI tersebut? Anda perlu ingat, bahwa sertifikasi CHFI akan menjadi bukti dari keahlian dan pengetahuan Anda.
Saat ini, perusahaan lebih memilih profesional yang memiliki sertifikasi. Selain itu, apabila Anda mengikuti sertifikasi CHFI, Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan Anda yang tentu saja tidak mungkin dilakukan sendiri.
Selain itu, Anda juga bisa mendapat banyak sekali peluang apabila memiliki sertifikasi CHFI.
Sebab, tidak ada industri di seluruh dunia yang tidak berada di bawah ancaman serangan siber.
Maka dari itu, apabila Anda memiliki sertifikasi CHFI, ada peluang bagi Anda untuk bekerja tidak hanya di perusahaan keamanan IT, namun bisa juga direkrut lembaga penegak hukum, sektor pertahanan dan militer, firma hukum, perbankan, bahkan perusahaan asuransi.
Sebagai profesional dengan sertifikasi CHFI, Anda juga bisa mendapatkan gaji awal sekitar USD85.000 bahkan berpotensi naik hingga USD120.000.
Ada beberapa peran yang tersedia untuk para profesional dengan sertifikasi CHFI, antara lain:
Apabila Anda telah resmi memiliki sertifikasi CHFI (Computer Hacking Forensic Investigators), maka sudah pasti Anda akan menjadi aset berharga untuk semua perusahaan.
Dengan berbagai keuntungan yang bisa Anda dapat dari memiliki sertifikasi CHFI, jadi apalagi yang Anda tunggu? Segera sertifikasi CHFI sekarang juga dan dapatkan manfaatnya.
Waktu Indonesia Barat
Daftar gratis sekarang untuk mendapatkan aksesnya!