4 Cara Mengoperasikan Dart dan Alasan Kamu Harus Mempelajarinya

Mungkin kamu penasaran sekaligus bingung, kenapa saat akan belajar Flutter, kamu diharuskan memahami Dart? Apakah Dart memegang peranan penting ketika akan menggunakan Flutter?

Ya, tentu saja. Salah satu alasannya, karena Flutter dibangun menggunakan Dart.

Tapi, tahukah kamu, sebenarnya karena Dart pula lah yang menjadikan flutter sebagai cross platform framework tercepat saat ini, bahkan bisa memilik performa seperti native.

Mengapa bisa memiliki performa seperti native? Sebab, Dart mendukung banyak arsitektur seperti IA-32, X64, MIPS, ARMv5TE, ARMv6, ARMv7, dan arsitektur ARM64.

Berbekal kemampuan yang dimiliki Dart, sehingga mendukung pengembangan aplikasi mobile secara native untuk ke dua platform Android dan iOS

Kemudian, Dart juga bisa dibilang merupakan bahasa pemrograman yang dinamis.

Dart VM punya kemampuan untuk menjalankan secara langsung kode tanpa diperlukan proses penyusunan terlebih dulu.

Maka tidak heran, dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan Dart seperti di atas, menjadi syarat wajib sebelum kamu belajar lebih jauh menggunakan Flutter.

Empat Cara Mengoperasikan Dart

Setelah kamu mengetahui alasan mengapa harus belajar Dart sebelum menggunakan Flutter, kamu juga harus memahami bagaimana cara mengoperasikan Dart tersebut. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

1. Syntax Dart

Syntax Dart dapat dijalankan dalam mode lain lewat browser Dartium. Browsert Dartiun adalah browser Web Chromium khusus yang menyertakan VM Dart.

Salah satu yang menarik, browser ini mendukung secara langsung kode Dart, jadi kamu tidak perlu mengubahnya jadi JavaScript.

2. Dart SDK

Dart SDK termasuk di dalam Dart VM, yang mana Dart SDK adalah stand-alone execution. Ini yang membuat Dart dapat dijalankan melalui terminal atau CMD.

Kemudian, terdapat juga package manager yang powerfull dengan nama “pub“. Package manager pada Dart berkode “pub” tersebut, memiliki sebutan npm di nodejs, apt-get di ubuntu, composer di PHP.

3.  dart2js

Dengan dart2js, kamu bisa menyusun Dart menjadi JavaScript. Maka dari itu, dart juga bisa mendukung proses web programming di seluruh browser modern.

4. AOT (Ahead-Of-Time compilation)

Dart juga bisa dijalankan dalam mode AOT (Ahead-Of-Time compilation). Dengan mode ini, kode Dart bisa langsung diubah jadi native code.

Dan tahukah kamu, mode AOT ini yang digunakan Dart pada Flutter.

Fundamental Dart Libraries

Di bawah ini ada beberapa library Dart yang sangat umum digunakan, antara lain:

dart:core = untuk memroses semua fungsi dasar pada Dart seperti manipulasi string, collection, dan tanggal.

dart:html = untuk manipulasi DOM yang banyak digunakan pada aplikasi Web.

dart:io = digunakan untuk aplikasi baris console.

dart:math = untuk menjalankan fungsi matematis.

dart:developer = untuk debugging dan inspector.

dart:js = library untuk beroperasi dengan JavaScript.

dart:async = untuk support perintah asynchronous.

Ingin Tahu Dart dan Flutter Lebih Dalam?

Jika pembahasan di atas masih belum menjawab semua pertanyaanmu tentang Dart dan Flutter, nampaknya kamu masih harus belajar lebih dalam lagi.

Itulah kenapa, kalau kamu mau belajar lebih dalam lagi atau bahkan bertanya dengan instruktur, kamu bisa mengikuti workshop yang sesuai dengan kebutuhanmu dengan klik link dibawah ini:

 

Dan jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami, supaya kamu bisa berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link dibawah ini:

Apa Itu Digitisasi, Digitalisasi, dan Transformasi Digital? Ketahui Perbedaannya

Tahukah Anda, apabila salah memahami digitisasi, digitalisasi, dan transformasi digital, bisa menghilangkan kesempatan perusahaan untuk berkembang, berkompetisi, sulit merespon keinginan dan ekspektasi pelanggan, bahkan bisa membuat Anda secara pribadi gagal menjadi pebisnis yang cekatan.

Bahkan, tidak sedikit pebisnis yang sering berpikiran, bahwa mereka bisa mendigitalkan bisnis atau mendigitalisasi proses bisnis agar bisa disebut melakukan transformasi digital. Padahal tidak sesederhana itu.

Untuk membantu Anda memahami digitisasi, digitalisasi, dan transformasi digital, simak penjelasannya di bawah ini.

Digitisasi (Digitization)

Digitisasi adalah proses konversi dari analog ke digital. Digitisasi fokus pada pengoptimalan proses internal, seperti otomatisasi kerja, meminimalisir penggunaan kertas, dan lain sebagainya. Tujuannya tidak lain untuk mengurangi biaya.

Digitisasi juga bisa dibilang sebagai pendigitalan hal yang dulunya analog menjadi digital. Seperti, dokumen-dokumen tertulis di kertas dijadikan dokumen elektronik seperti pdf, doc, atau format lainnya.

Digitalisasi (Digitalization)

Selanjutnya, ada beberapa definisi yang menggambarkan pengertian digitalisasi. Salah satunya definisi dari sisi akademis menurut Brennen dan Kries.

Keduanya mendefinisikan digitalisasi adalah komunikasi digital dan dampak media digital pada kehidupan sosial kontemporer.

Kemudian, menurut kamus istilah Gartner.com mendefinisikan, digitalisasi sebagai “penggunaan teknologi digital untuk mengubah sebuah model bisnis dan menyediakan pendapatan baru dan peluang-peluang nilai yang menghasilkan; ini adalah sebuah proses perpindahan ke bisnis digital.”

Dan sebenarnya, proses digitalisasi tidak akan bisa terjadi tanpa digitisasi. Digitalisasi adalah penggunaan teknologi digital dan data-data yang telah ter-digitisasi, untuk memengaruhi cara penyelesaian sebuah pekerjaan, mengubah cara interaksi perusahaan-pelanggan, serta menciptakan aliran pendapatan baru (secara digital).

Transformasi Digital (Digital Transformation)

Selanjutnya yang paling penting, karena banyak perusahaan menggunakan istilah digitalisasi untuk menyebut transformasi digital. Padahal keduanya berbeda.

Mengapa berbeda? Sebab transformasi digital merujuk pada pengadopsian teknologi digital yang lebih luas lagi dan ada perubahan budaya didalamnya.

Transformasi digital bisa dikatakan lebih fokus pada manusia dibandingkan teknologi digitalnya.

Proses transformasi digital mengubah konsep secara organisasi, menjadi lebih berpusat pada pelanggan, didukung dengan kepemimpinan, didorong adanya tantangan pada budaya perusahaan, serta pemanfaatan teknologi yang memberdayakan karyawan.

Tapi, memahami konsep digitisasi, digitalisasi, dan transformasi digital saja tidak cukup.

Anda perlu belajar lebih dalam lagi mengenai digitisasi, digitalisasi, dan transformasi digital, terutama dari segi praktiknya dan langkah apa yang harus Anda lakukan pertama kali untuk memulainya.

Jika Anda ingin belajar lebih dalam lagi dan sekaligus bertanya pada instruktur, Anda bisa mengikuti workshop sesuai kebutuhan Anda dengan klik link dibawah ini:

 

Kemudian, jangan sampai ketinggalan informasi seputar webinar gratis dan melewatkan kesempatan berdiskusi dengan narasumber kami dengan klik link dibawah ini:

Kenapa Monitoring Jaringan Sangat Penting? Ini Penjelasan Lengkapnya

Jika kamu seorang Admin Jaringan, saat melaksanakan tanggung jawab, salah sedikit saja bisa berakibat fatal bagi satu perusahaan.

Tentu kamu tidak mau hal tersebut terjadi, kan?

Maka tidak heran, untuk menghindari kesalahan fatal sebagai Admin Jaringan, kamu harus mampu mengetahui dan mengontrol seluruh kondisi serta aktivitas pada jaringan.

Bagaimana caranya? Itulah kenapa kamu harus menjalankan suatu proses yang disebut sebagai monitoring jaringan.

Apa yang dimaksud monitoring jaringan?

Monitoring jaringan sebenarnya suatu proses mengumpulkan dan menganalisa data-data yang ada dalam lalu lintas jaringan.

Tujuannya tidak lain untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada pada jaringan komputer tersebut.

Tapi, kenapa seorang Admin harus melakukan monitoring jaringan? Ada beberapa alasan utama, antara lain:

  • Mempermudah pengawasan jaringan dengan jumlah host yang besar.
  • Membantu admin lebih mudah mendeteksi kesalahan pada jaringan, gateway, server maupun user.
  • Jika suatu saat jaringan dalam keadaan yang tidak normal, maka bisa dengan segera ditangani oleh Admin.
  • Mempermudah pembuatan dokumentasi jaringan.

Apa fungsi monitoring jaringan?

Selain alasan di atas, sebenarnya monitoring jaringan memiliki fungsi antara lain:

  • Membantu dan mempermudah admin apabila akan mendesain ulang jaringan.
  • Mengatur flow kontrol data dan paket yang melewati jaringan.
  • Membantu Admin mengetahui aktivitas yang berlangsung dalam jaringan.
  • Membantu Admin dalam menganalisa kinerja jaringan komputer seperti kecepatan akses dan koneksi jaringan ke internet.
  • Membantu Admin mengamati sistem keamanan jaringan, sehingga saat ada kelemahan pada sistem keamanan, kelemahan tersebut bisa cepat diperbaiki.

Tahap monitoring jaringan

Ada tiga tahap utama dalam melakukan proses monitoring jaringan, yaitu:

1. Tahap Pengumpulan

Pada tahap ini, dilakukan proses pengumpulan data monitoring yang terdapat pada jaringan.

2. Tahap Analisis

Kemudian, dilakukan proses analisis data monitoring dalam jaringan.

3. Tahap Menampilkan Hasil

Di tahap ini akan menampilkan data hasil monitoring yang sudah dilakukan.

Sebenarnya, ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk monitoring jaringan atau yang dikenal dengan server monitoring. Salah satunya dengan menggungkan bantuan ELK Stack.

ELK sendiri merupakan singkatan dari Elasticsearch, Logstash, Kibana. Dengan menggunakan ELK Stack, maka akan mempermudah proses analisis terutama dalam monitoring jaringan tersebut.

Apabila kamu penasaran bagaimana cara monitoring jaringan dengan ELK Stack tersebut, dan ingin bertanya dengan instruktur, kamu bisa ikuti workshop dengan klik link di bawah ini:

 

Selain itu, supaya kamu tidak ketinggalan informasi seputar webinar gratis dan melewatkan kesempatan berdiskusi dengan narasumber kami, klik link dibawah ini:

Dokumen Microsoft Word Rusak? Ini 4 Solusi Praktisnya

Kamu sering khawatir atau panik nggak sih, kalau tiba-tiba dokumen Microsoft Word rusak? Jangan pusing dulu, sebenarnya hal itu cukup wajar. Sebab, Microsoft Word sama dengan berkas komputer pada umumnya.

Maksudnya, berkas dokumen Microsoft Word juga bisa rusak karena berbagai sebab. Bisa disebabkan virus, sistem yang bermasalah, prosedur mematikan komputer yang keliru dan masih banyak sebab-sebab lainnya.

Tapi kamu tidak perlu khawatir, di bawah ini ada beberapa cara mengatasi dokumen Microsoft Word rusak, pastinya mudah dan efektif kamu lakukan.

Cara Mengatasi Dokumen Microsoft Word Rusak yang Pertama

Cara mengatasi dokumen Microsoft Word rusak yang pertama, kamu bisa menggunakan opsi Open and Repair yang secara default tersedia di hampir semua versi Office. Berikut langkah-langkahnya:

a. Hal pertama yang bisa kamu lakukan, jalankan aplikasi Microsoft Word terlebih dahulu.

b. Selanjutnya buka dokumen kosong, atau langsung tekan tombol CTRL + O.

c. Cari folder di mana berkas tersebut tersimpan. Perlu diperhatikan, harus folder di mana berkas kamu simpan, jangan langsung klik dokumennya.

d. Lalu tandai berkas yang rusak.

e. Kemudian klik tanda jarum tepat di sebelah tombol open supaya muncul opsi lain.

f. Klik Open and Repair. Selanjutnya dokumen akan terbuka sebagai dokumen baru.

g. Terakhir, kamu bisa menyimpannya kembali pada lokasi yang aman.

Cara Mengatasi Dokumen Microsoft Word Rusak Selanjutnya

Selanjutnya, masih ada cara yang lebih sederhana. Perhatikan langkah-langkahnya berikut:

a. Buka dokumen yang rusak.

b. Selanjutnya klik Save As ke format dokumen yang berbeda, seperti RTF, Web Page atau Plaint Text.

c. Kemudian kamu bisa coba membuka kembali dalam format baru tersebut, lalu disimpan kembali dengan klik Save as ke dalam format Word (docx).

Cara Mengatasi Dokumen Microsoft Word Rusak yang Ketiga

Jika dokumen Microsoft Word milikmu sudah korup dan sudah benar-benar tidak bisa dibuka, maka cara ketiga ini bisa kamu coba. Perhatikan langkahnya di bawah ini:

a. Buka dokumen kosong kemudian klik View – Draft.

b. Selanjutnya klik File – Options – Advanced.

c. Lalu scroll mouse ke opsi Show document content.

d. Centang opsi Show picture placeholders dan Use draft front in Draf and Outline views.

e. Langkah terakhir klik OK dan coba buka kembali dokumen yang tidak bisa dibuka (korup).

Cara Mengatasi Dokumen Microsoft Word Rusak yang Terakhir

Jika cara sebelumnya masih belum bisa juga kamu gunakan, maka ada satu cara terakhir yang bisa kamu coba berikut ini:

a. Buat dokumen kosong, lalu klik Insert – Insert Object – Text from File.

b. Jika sudah muncul jendela explorer, tandai dokumen yang tidak bisa dibuka kemudian klik Insert.

c. Dokumen tersebut akan dimasukkan ke dalam dokumen baru tadi. Selesai.

Tips Mencegah Dokumen Rusak

Adakah cara mencegah dokumen supaya tidak rusak? Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah rusaknya dokumen.

Pertama-tama jangan matikan komputermu saat dokumen sedang dalam kondisi terbuka. Ada baiknya kamu menyimpan dan menutup jendela dokumen secara berurutan sebelum mematikan komputer. Kecuali jika mati lampu secara tiba-tiba dan komputer ikut mati.

Kemudian, kamu juga jangan lupa untuk secara berkala memindai kesehatan komputer dari berbagai virus dan malware.

Kamu juga perlu hati-hati saat menghubungkan perangkat flash disk ke komputer, pastikan perangkat tersebut dalam kondisi bersih.

Kamu bisa membuat cadangan data di perangkat eksternal lainnya atau memanfaatkan penyimpanan berbasis cloud.

Ada baiknya kamu juga menggunakan versi Office yang sama atau yang lebih baru jika kamu sudah melakukan pembaruan isi.

Perhatikan Keamanan Dokumenmu

Tapi selain kamu perlu mencegah dokumen tersebut rusak, kamu juga perlu menjaga perihal keamanan dokumenmu.

Pastinya, dokumen yang ingin kamu perbaiki dari kerusakan adalah dokumen penting, kan? Nah, jika memang itu dokumen penting, maka kamu perlu menjamin jika dokumen Microsoft Word milikmu benar-benar aman.

Bagaimana cara menjaga kemanan dokumenmu? Salah satunya dengan RMS atau Right Management Services yang diluncurkan Microsoft.

Penggunaan RMS sangat efektif untuk mencegah dokumen yang kamu miliki seperti Word, Excel, atau Powerpoint, agar tidak bocor ke orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Apabila kamu mau belajar lebih dalam lagi dan bertanya dengan instruktur kami, ikuti workshop yang sesuai dengan kebutuhanmu klik link dibawah ini:

 

 

Dan jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami, supaya kamu dapat berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link di bawah ini:

 

11 Fungsi Machine Learning, Salah Satunya Bisa Mendeteksi Kesehatanmu

Pernahkah kamu bayangkan, kegiatan sehari-harimu seperti mencuci, membersihkan piring, atau bahkan kegiatan mengemudi, sudah tidak membutuhkan tenaga manusia?

Dan tahukah kamu, hampir setiap hari hidupmu saat ini sudah dikelilingi oleh kehadiran dari kecerdasan buatan salah satunya yaitu machine learning?

Bahkan bisa dibilang, jika fungsi machine learning sudah tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari manusia.

Adanya machine learning bisa memudahkan pekerjaanmu. Bahkan di bidang kedokteran, fungsi machine learning bisa membantu diagnosis dari sebuah penyakit.

Penasaran apa saja fungsi machine learning? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Hasil Pencarian Search Engine

Google, Bing, atau Yandex sejak dahulu menerapkan machine learning untuk merangking laman suatu website.

Sebagai contoh, saat kamu mengetik suatu kata, maka search engine akan menampilkan hasil yang paling mendekati kata kunci tersebut.

Kemudian, jika memang kamu memilih suatu halaman, dan menghabiskan banyak waktu pada halaman tersebut, maka search engine akan mendeteksi jika halaman tersebut sesuai dengan kata kunci yang kamu masukkan.

Sama halnya saat kamu melihat halaman pencarian berikutnya, seperti halaman 2, 3, dan seterusnya. Search engine akan mendeteksi error hasil pencarian dengan kata kunci.

Fungsi dari machine learning akan menganalisis agar didapat hasil pencarian yang dinamis dan lebih berkualitas.

2. Rekomendasi Produk Marketplace

Kamu pasti pernah menggunakan Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee. Untuk meningkatkan pengalaman saat berselancar di marketplace, biasanya akan ditampilkan rekomendasi produk sesuai minatmu.

Agar hal tersebut bisa dilakukan secara otomatis dan real time, penggunaan machine learning sangat berperan penting, khususnya agar rekomendasi produk tiap pembeli di masing-masing akun lebih akurat.

3. Rekomendasi Teman

Penggunaan machine learning juga bisa kamu lihat saat menggunakan media sosial. Biasanya, ada rekomendasi teman di media sosial milikmu.

Media sosial seperti mengumpulkan info pengguna dari informasi umum seperti tempat tinggal, alamat sekolah, alamat kerja, kesukaan, log aktivitas seperti data percakapan, posting, serta profil yang sering kamu lihat. Sehingga bisa dilakukan rekomendasi teman yang mungkin sama di dunia nyata.

4. Mengenali Wajah

Di media sosial seperti Facebook atau Instagram, kamu bisa melihat suatu gambar yang diunggah memuat wajah orang-orang. Kemudian kamu bisa tag wajah yang ada di gambar.

Seiring waktu, media sosial sudah bisa mengenali wajah-wajah penggunanya. Hal ini memungkinkan media sosial seperti Facebook dan Instagram melakukan tag secara otomatis pada wajah orang-orang di gambar yang baru diunggah.

5. Menentukan Konten Iklan Digital

Google Adword menampilkan iklan pada situs web yang jadi publisher di Google Adsense. Iklan yang ditampilkan adalah iklan dinamis atau berubah-ubah.

Machine learning dalam Google Adword mengumpulkan data situs berdasar topik. Kemudian, menampilkan iklan-iklan yang relevan dengan topik tersebut.

Google Adword juga menggunakan cookies, sebagai referensi aktivitas pengunjung suatu website terkait situs-situs yang dikunjungi sebelumnya.

Adword melakukan akumulasi terhadap dua faktor tersebut, sehingga bisa ditampilkan iklan yang sesuai dengan pengunjung website.

6. Asisten Pribadi Virtual

Gadget yang kamu gunakan saat ini telah dilengkapi dengan asisten pribadi virtual, baik laptop atau smartphone. Beberapa yang mungkin kamu kenal dan gunakan seperti Cortana di Microsoft Windows, Siri di Iphone, dan Google Now di Android.

Adanya asisten virtual bisa membantumu untuk melakukan pencarian di internet, menanyakan jalan, cuaca, melakukan panggilan telepon, bahkan membuka aplikasi. Di Windows, cortana bahkan mempelajari penggunanya untuk memberikan rekomendasi perintah yang akan dilakukan.

7. Menyaring Pesan Spam

Kemudian, machine learning punya andil yang sangat besar untuk menyaring spam baik di e-mail, website, atau media komunikasi berbasis software lainnya.

8. Online Fraud Detection

Online fraud detection memanfaatkan machine learning untuk melakukan perlindungan (cybersecurity) terhadap pencucian uang, mendeteksi transaksi palsu, bahkan mendeteksi pembobolan akun bank digital.

9. Videos Surveillance

Penggunaan machine learning, mulai digunakan pada videos surveillance. Ini merupakan teknologi baru yang disematkan pada CCTV untuk mendeteksi tindak kejahatan atau kecelakaan.

Bahkan di negara-negara maju, CCTV sudah digunakan untuk melakukan pencarian penjahat yang masih buron.

10. Diagnosa Medis

Salah satu pemanfaatan machine learning sudah digunakan di Inggris. Machine learning membantu diagnosa medis menggunakan bantuan chatbot.

Chatbot tersebut bernama Babylon Health dan dilengkapi dengan speech recognition untuk mempermudah berbicara dengan penggunanya.

11. Mobil Kendali Otomatis

Mobil kendali otomatis adalah penerapan machine learning yang sangat kompleks dan birisiko tinggi. Sebab, ada banyak hal yang harus dipelajari oleh mobil, mulai dari rambu-rambu lalulintas, arah dan tujuan, kondisi jalan, traffic light, kondisi manusia sekitar, dan sensor lain yang terintegrasi.

Siap Menerima Kehadiran Machine Learning?

Pada akhirnya penggunaan berbagai teknologi, salah satunya machine learning, tujuannya untuk memudahkan kehidupan umat manusia sehari-hari.

Dan dengan banyaknya penerapan machine learning di berbagai sektor, kamu harusnya bisa memanfaatkan kehadiran machine learning tersebut dengan tepat.

Apabila kamu mau belajar lebih dalam lagi dan bertanya dengan instruktur kami, ikuti workshop yang sesuai dengan kebutuhanmu klik link dibawah ini:

 

 

Selain itu, jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami agar kamu dapat berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link dibawah ini:

 

Kamu Bingung Belajar Flutter Mulai dari Mana? Ini 4 Tips Mudahnya

Kamu masih merasa kesulitan untuk menggunakan Flutter? Tapi bingung ingin belajar Flutter mulai dari mana?

Padahal, belajar Flutter tidak sulit. Apa benar tidak sulit? Ya, tapi ada sejumlah unsur dasar yang harus kamu pahami baik-baik.

Tujuannya supaya kamu tidak kebingungan atau menemui kendala sewaktu belajar Flutter.

Nah, penasaran kan bagaimana tips mudahnya untuk belajar Flutter? Yuk, simak tips mudah belajar Flutter untuk pemula di bawah ini.

1. Belajar Bahasa Dart

Tips pertama jika kamu ingin belajar Flutter dengan mempelajari bahasa pemrograman Dart.

Kenapa sih harus belajar Dart? Karena, Flutter dibuat dan dibangun menggunakan bahasa Dart serta sistem one single code.

Ini alasan kuat kenapa kamu harus belajar bahasa Dart tersebut. Tentu saja, tujuannya supaya kamu bisa menggunakannya dengan baik untuk membuat sebuah aplikasi.

2. Pahami Widget Flutter

Tips selanjutnya, kamu harus paham apa saja widget yang ada di dalam Flutter. Apa sih yang dimaksud widget? Widget adalah elemen-elemen antarmuka yang tersedia di dalam Flutter.

Terdapat dua jenis widget, yaitu stateful dan stateless widget. Tiap widget punya fungsi-fungsi dan ciri yang berbeda.

Stateful widget adala widget yang bisa diubah bentuknya berkali-kali. Sifat widget ini lebih dinamis mengikuti perintah arahan, dan bisa digunakan pada layar lain saat aplikasi tengah dijalankan. Contohnya, bentuk tombol yang berubah saat ditekan user, atau mungkin perubahan teks pada tombol tersebut.

Beda halnya dengan stateless widget. Widget ini bersifat statis, tidak bisa diubah, dan sudah ditetapkan dengan pasti oleh konfigurasi tertentu.

Stateless widget tidak akan berubah bentuknya walau kamu sudah menekannya di layar. Selain itu, stateless widget tidak bisa kamu gunakan di layar lain selayaknya stateful widget. Maka dari itu, kamu harus melakukan proses coding stateless widget dari awal supaya bisa menggunakan fitur ini lebih dari sekali.

3. Install Flutter

Selanjutnya, melakukan instalasi Flutter sudah wajib kamu lakukan. Cara instalasi Flutter sebenarnya bisa kamu lakukan dengan dua cara, yaitu Android Studio/Vs Code dan Command Line/Terminal.

4. Belajar Cara Mengatasi Error Handling

Kemudian, tips terakhir yang bisa kamu lakukan, dengan belajar bagaimana cara mengatasi error saat membuat aplikasi. Pastinya ini adalah hal yang tak boleh dilewatkan oleh programmer.

Beruntungnya, Flutter dikenal sangat menolong user terkait error handling lewat fitur autocorrect yang ada di dalamnya.

Autocorrect pada Flutter bekerja selama prosses pembangunan app, dan akan otomatis menunjukkan letak error.

Bahkan tidak cuma itu saja kamu akan semakin terbantu, karena Flutter juga memberikan penjelasan lengkap terkait error melalui terminal.

Mau Tahu Lebih Lanjut Tentang Flutter?

Jadi, bila kamu mau belajar lebih dalam lagi dan bertanya dengan instruktur kami, ikuti workshop yang sesuai dengan kebutuhanmu klik link dibawah ini:

 

 

Dan jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami, supaya kamu dapat berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link di bawah ini: