Ingin Jadi Data Scientist? Inilah Skill Yang Harus Anda Kuasai
Jika Anda kerap menjelajahi aplikasi-aplikasi lowongan pekerjaan. Anda tentunya pernah melihat lowongan pekerjaan sebagai data scientist lewat sekilas ketika Anda men-scroll layar monitor Anda. Anda tertarik dan mengklik iklan tersebut karena gaji yang ditawarkan cukup besar dan sedikit membuat Anda berkeinginan untuk beralih profesi menjadi data scientist. Kemudian Anda bertanya-tanya skill apa saja yang harus dimiliki oleh seorang data scientist.
Sebenarnya data scientist itu sudah ada sejak dulu yang sering disebut dengan statistikawan. Perbedaannya terletak pada metode yang digunakan. Jika statistikawan harus mengolah ataupun mengumpulkan data secara manual, kini data scientist banyak berurusan dengan big data (data yang terstruktur maupun tidak terstruktur). Oleh karena itu, tidak mengherankan jika data scientist sekarang lebih sering menciptakan algoritma-algoritma di dalam program komputer agar data yang masuk bisa langsung diolah sendiri oleh komputer tersebut.
Lalu apakah semua software developer bisa menjadi data scientist? Jawabannya belum tentu. Masih banyak skill yang harus dikuasai oleh data scientist. Yuk, kita bahas satu per satu.
Pemprograman
Di perusahaan manapun seorang data scientist bekerja, kemampuan akan programming sudah menjadi suatu keharusan. Seorang data scientist harus memahami tools of trade yang digunakan secara mendalam. Ini berarti data scientist paling tidak harus menguasai bahasa pemrograman seperti R ataupun Python (Anda bisa mendalami machine learning dengan python di sini) serta bahasa database querying seperti SQL.
(Jika Anda ingin mengenal bahasa pemrograman R yang dapat digunakan untuk machine learning, Anda bisa mengikuti Comday “Pengenalan Bahasa Pemrograman R dalam Machine Learning“)
Statistika
Pemahaman yang menyeluruh mengenai statistika merupakan hal yang paling mendasar bagi seorang data scientist. Selain untuk menentukan algoritma yang akan digunakan, ilmu statistika diperlukan untuk mengembangkan software machine learning yang berfungsi sebagai pusaka seorang data scientist.
Machine Learning
Bagi seorang data scientist yang bekerja di perusahaan dimana produknya bersifat data driven seperti Google Maps, Netflix, atau Uber pasti sangat membutuhkan machine learning. Mereka tidak mungkin menentukan algoritma dari data yang tak terstruktur dengan jumlah yang sangat besar satu per satu. Maka dari itulah para data scientist harus bisa mengembangkan machine learning untuk mengolah banyaknya data tak terstruktur tadi dan bukannya tak mungkin apabila machine learning yang dikembangkan oleh para data scientist ini dipakai untuk sebuah konsep artificial intelegence.
(Jika Anda tertarik untuk mempelajari machine learning Anda bisa mengambil pelatihan dalam 5 hari di Kelas Machine Learning yang diadakan oleh Inixindo Jogja)
Kalkulus & Aljabar
Menguasai kalkulus dengan fungsi yang dapat diterapkan di banyak variabel dan aljabar linear merupakan sesuatu yang tak kalah penting bagi seorang data scientist. Kalkulus dan aljabar merupakan konsep yang paling dasar dan sederhana bagi data science. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika pada saat wawancara kerja, pencari kerja biasanya menanyakan soal-soal kalkulus dan aljabar.
Pemetaan Data
Terkadang data yang kita dapatkan tidaklah sesempurna yang kita kira. Secara penulisan kata ‘Yogyakarta’ dan ‘Jogja’ berbeda tapi secara konsep memiliki makna yang sama. Dan ingat, komputer itu tidak sepintar manusia. Sebagai seorang data scientist kita harus membuat data tersebut dikenali oleh komputer. Untuk itulah pemilahan data diperlukan untuk menjaga ‘kebersihan’ data.
Komunikasi dan Visualisasi Data
Bagi manajemen yang data-driven terutama di perusahaan yang masih tergolong baru, data scientist di perusahaan mereka sering dimintai bantuan dalam menentukan arah kebijakan suatu perusahaan. Maka tak heran jika data scientist harus pandai memvisualisasikan dan mempresentasikan data hasil olahannya sendiri.
Software Engineering
Di perusahaan start-up teknologi biasanya melibatkan langsung data scientist mereka ke dalam pengembangan software. Tapi dimanapun kita bekerja tidak ada salahnya kita belajar sedikit tentang software engineering.
Intuisi
Skill ini sebenarnya lebih dibutuhkan bagi seorang data analyst yang harus memecahkan masalah dari data yang sudah diolah. Intuisi sering mengarah pada gambling yang memang bertolak belakang dengan kata ‘science’ pada data scientist tapi perkataan dari Sherlock Holmes versi serial BBC mengatakan ‘sebuah intuisi lahir dari pemrosesan secara cepat jutaan data yang ada di dalam otak sampai-sampai otak kita sendiripun tak mampu mennyadari proses tersebut.’
Bagaimana mimpi menjadi data scientist sudah mulai nampak nyata bukan? Jika Anda ingin belajar lagi tentang komponen-kompenen pengetahuan yang harus dimiliki oleh data scientist Anda dapat mendalami tentang big data hadoop secara fundamental atau pemrograman R,
Finlandia terkenal dengan proyek berteknologi tinggi dan kehebatannya. Negara kelahiran Nokia ini sempat memimpin dalam teknologi komunikasi selama belasan tahun, dan sekarang berfokus pada biosciences, energi dan ilmu lingkungan, dan telah menawarkan ribuan beasiswa untuk para ilmuan muda dari seluruh dunia.
Saat ini Tiongkok sering disebut-sebut sebagai negara adikuasa berikutnya, padahal hal tersebut sudah terjadi. Dalam 10 tahun terakhir, Tiongkok telah menoreh prestasi dalam perkembangan besar di bidang teknologi. Saat ini, para ilmuwan Tiongkok berfokus pada robotik, semikonduktor, kereta berkecepatan tinggi, superkomputer, genetika dan mobil.
Kanada memiliki sektor teknologi yang sangat maju. Pemerintah Kanada sangat mendorong ilmu dan penelitian. Tak hanya berfokus pada biotechnoloy, Kanada juga sibuk menciptakan mesin interaksi nirkabel dan mesin bermerek supersonik bermesin ganda, Avro Arrow.
Inggris adalah negara industri modern pertama di dunia. Sebut saja mesin jet, mesin lokomotif, World Wide Web, motor listrik, bola lampu pijar dan telegraf listrik komersial semuanya ditemukan di Wilayah Inggris. Baru-baru ini, Inggris mengkhususkan diri pada teknologi militer termasuk kendaraan tempur tanpa awak, BAE Systems Taranis. Teknologi ini menghasilkan hasil yang spektakuler di medan perang di Irak.
Rusia adalah produsen berat dan penemu teknologi senjata dan sistem pertahanan. Negara ini memiliki salah satu sistem pertahanan berteknologi tinggi terbaik, juga mengekspor peralatan pertahanan ke banyak negara di dunia. Sistem rudal Rusia S300, S400, S500 dan ICBM sangat efisien daripada yang lainnya di dunia. Baru-baru ini Rusia menempatkannya di S300 di Timur Tengah di Suriah dan mampu menghalangi Angkatan Udara yang paling kuat di Wilayah ini, Israel.
Jerman sejak berabad-abad merupakan negara dengan teknologi tinggi. Teknologi otomotif Jerman luar biasa dengan merek besar seperti Mercedes-Benz, Audi, BMW, Volkswagen dan Porsche. Baru-baru ini Jerman juga memimpin dalam hal Industri Pertahanan dengan memproduksi kapal selam Dolphin yang dijual ke Israel.
Sekitar 35% ekspor Israel terkait dengan teknologi. Israel adalah satu di antara lima besar ilmu antariksa. Hal ini juga dikenal karena inovasi di industri pertahanan seperti Iron Dome yang legendaris karena berhasil memblokir semua serangan rudal dari Gaza selama konflik 2014. Israel mengembangkan kendaraan udara tak berawak pertama (UAV) dengan pengawasan real-time.
Tahukah Anda kecepatan internet rata-rata di Korea Selatan tiga kali lipat di AS? Korea Selatan juga merupakan tempat kelahiran perusahaan teknologi seperti LG, Hyundai, dan Samsung. deretan merek yang berhasil bersaing dengan merek teknologi global seperti Apple dan Toyota. Ilmuwan Korea Selatan telah memberikan kontribusi signifikan di bidang seperti robotik.
Eksplorasi ruang angkasa, farmasi, sistem pertahanan dan telekomunikasi telah menjadi fokus utama Amerika Serikat selama beberapa dekade. Amerika memiliki militer paling kuat dan berteknologi maju di dunia melalui perusahaan teknologi terbesar di dunia seperti Google, Facebook, Apple, Intel, IBM dan Microsoft. Deretan teknologi raksasa yang telah mengubah cara hidup orang di seluruh dunia.
Semua mengakuinya, Jepang adalah negara yang mencapai hasil di setiap bidang: mulai dari teknologi bio hingga robotika. Jepang terkenal dengan penelitian ilmiahnya yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar di berbagai bidang seperti mobil, elektronik, mesin, teknik gempa, optik, robotik industri, logam dan semi konduktor. Peneliti Jepang pun telah memenangkan banyak penghargaan Nobel.

Toronto
Paris
New York
London
