ELK Stack Bantu Perusahaanmu Tetap Kompetitif, Ketahui 4 Alasannya Berikut Ini

Di era serba digital seperti saat ini, perusahaanmu harus mampu mengolah data-data yang dimiliki. Hal tersebut penting, terutama sebagai dasar menentukan strategi agar perusahaanmu tetap kompetitif.

Bahkan, memiliki data yang relevan menjadi sebuah hal yang sangat berharga bagi perusahaan-perusahaan besar sekalipun.

Tidak heran, apabila banyak perusahaan semakin butuh banyak data, tujuannya tidak lain untuk memberikan keunggulan strategis bagi perusahaan.

Selain itu, data juga bisa membantu perusahaanmu dalam menentukan apa jenis investasi terbaik yang harus dianggarkan.

Walau saat ini ada beberapa platform yang membantu perusahaan dalam memroses data-data, ELK (Elastic) Stack adalah salah satu yang paling populer.

Ada beberapa alasan, mengapa penggunaan ELK Stack sangat direkomendasikan dalam memroses data-data yang perusahaamu miliki, antara lain:

1. Mendapatkan informasi yang dibutuhkan perusahaan

Dengan ELK Stack, perusahaanmu bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari mana saja. ELK Stack juga bisa memberi hasil pencarian data yang lebih relevan.

 

2. Membantu observasi

Kemudian, penggunaan ELK Stack akan memberi perusahaanmu informasi data, log, dan tracing APM secara real-time, namun dengan tampilan yang mudah dianalisis.

Akhirnya, perusahaanmu bisa melihat apa saja peluang yang akan muncul dan tantangan yang mungkin dihadapi di depan nanti.

 

3. Bisa digunakan berbagai sistem perusahaan

Keuntungan dari penggunaan ELK Stack, yaitu bisa diterapkan dalam berbagai sistem yang ada dalam sebuah perusahaan. ELK Stack memang dibuat agar mampu digunakan dan diadaptasi oleh berbagai perusahaan, tentu untuk menunjang pertumbuhan perusahaan itu sendiri.

 

4. Menjaga keamanan sistem perusahaan

Selain keamanan internal platform seperti enkripsi indeks atau keamanan dokumen, ELK Stack bisa membantumu dalam mengumpulkan informasi keamanan di seluruh perusahaan dengan bentuk dasbor yang sangat mendetail.

Ini tentunya memudahkanmu dalam mengawasi jalannya sistem keamanan yang berjalan dalam perusahaan.

Bagaimana tahap-tahap penggunaan ELK Stack?

Kalau kamu mau ingin tahu bagaimana tahap penggunaan ELK Stack lebih dalam, tentunya dengan dibantu instruktur yang mempermudah belajarmu, langsung saja ikut workshop di bawah ini:

 

 

Kemudian, jangan sampai kamu ketinggalan kesempatan untuk mengikuti webinar dengan narasumber-narasumber yang sangat ahli dan berpengalaman di bidang IT. Webinar ini gratis, lho. Langsung saja daftar dengan klik link di berikut:

 

4 Alasan Kenapa Menggunakan Python untuk Membuat Model Machine Learning

Sebagai seorang Data Scientist, pernahkah kamu merasa jika proses pengolahan data yang dilakukan terlalu lambat? Itulah mengapa, kamu perlu belajar dan mengasah kemampuanmu dalam menerapkan Machine Learning.

Bahkan saat ini, sudah sangat banyak perusahaan menerapkan penggunaan Machine Learning untuk mempersingkat waktu proses pengolahan datanya.

Jika kamu masih cukup asing dengan Machine Learning, sebenarnya ini adalah sebuah teknologi yang mampu belajar layaknya manusia. Machine learning dapat mengembangkan ‘pengetahuan’ kemampuannya seiring berjalannya waktu.

Dengan adanya data, Machine Learning mampu belajar untuk menghasilkan output tertentu. Salah satu cara penerapan Machine Learning dengan menggunakan Python.

Kenapa Harus Python?

Ada beberapa alasan utama, kenapa banyak yang menggunakan Python dalam membuat model Machine Learning, antara lain:

1. Mudah Dipelajari

Python punya kode yang pendek dan mudah dibaca. Penggunaan Python juga memungkinkan Developer dan Data Scientist bisa menulis sistem yang mampu diandalkan dalam Machine Learning.

2. Tidak Menguras Fokus

Kemudian, dengan kemudahan ketika menggunakan Python, Data Scientist sepertimu bisa lebih fokus pada pemecahan masalah yang ada pada Machine Learning daripada harus berkutat pada nuansa teknis bahasa pemrograman.

3. Varietas Library yang Tinggi dan Beragam

Python punya banyak Library yang bisa digunakan. Ini memungkinkan Data Scientist atau Developer mampu menyelesaikan permasalahan rumit dalam hitungan menit bahkan hitungan detik.

4. Dukungan Komunitas

Dengan banyaknya pengguna Python, membuatnya punya komunitas yang luas dan solid. Dengan begitu, saat kamu kesulitan dan mungkin mengalami kendala, kamu bisa mencari solusinya di dalam komunitas tersebut.

Langkah Penerapan Machine Learning dengan Python

Tapi, kamu harus memahami beberapa langkah yang perlu kamu ketahui untuk memulai proyek Machine Learning pada Python, antara lain:

  • Mendefinisikan suatu masalah.
  • Menyiapkan data.
  • Mengevaluasi algoritma.
  • Memperbarui hingga menyajikan hasil.

Apabila kamu ingin belajar lebih dalam lagi tentang penerapan Python dalam Machine Learning dan ingin bertanya dengan instruktur, kamu bisa ikuti workshop dengan klik link di bawah ini:

 

Selain itu, supaya kamu tidak ketinggalan informasi seputar webinar gratis dan melewatkan kesempatan berdiskusi dengan narasumber kami, klik link dibawah ini:

Cara Mengunci Dokumen Word agar Tidak Bisa Diedit

Mungkin pernah terlintas di kepalamu, dokumen Word penting yang kamu buat kemudian dikirim ke banyak orang, tiba-tiba berubah isinya tanpa sepengetahuanmu.

Bahkan akhirnya, justru kamu yang terkena masalah karena dokumen tidak sesuai bahkan sudah rusak.

Itulah mengapa, melindungi dokumen Word terkadang sangat perlu kamu lakukan.

Cara melindungi dokumen Word agar tidak bisa diedit cukup mudah, ini langkah-langkahnya:

Mengunci Dokumen Word

  1. Buka dokumen Word yang mau kamu kunci.
  2. Selanjutnya pilih tab menu Review.
  3. Lihat pada bagian pojok kanan atas, klik pada menu Protect.
  4. Lanjutkan dengan klik Restrict Editing.
  5. Di jendela kecil bagian samping, centang bagian Limit formatting to a selection of styles dan Allow only this type of editing in the document. Apabila sudah langsung klik Yes, Start Enfrorcing Protection
  6. Kamu akan diminta memberi password keamanan pada jendela Start Enforcing Protection, masukan kata sandi yang mudah diingat kemudian klik OK.
  7. Keluar dari lembar kerja Word dan jangan lupa save ulang dokumen tersebut.

Langkah Pengetesan

  1. Untuk mengetes, coba buka kembali dokumen tadi.
  2. Pastikan semua tombol fitur-fitur dari Word terkunci tapi kamu masih bisa membaca isi teks dari dokumennya.

Mengapa Penting Memproteksi Dokumen?

Alasannya, selain mencegah dokumenmu diedit orang tidak bertanggung jawab, ini juga berhubungan dengan hak cipta yang bisa saja dilanggar oleh orang lain.

Pasti kamu tidak mau kan, susah-susah membuat karya tulis justru dengan mudahnya diedit dan di-copy orang lain?

Nah, kalau kamu mau tahu lebih dalam lagi tentang bagaimana cara menjaga kemanan dokumen dan bertanya dengan instruktur, kamu bisa ikut workshop dengan klik tombol di bawah ini:

 

Dan, supaya kamu tidak ketinggalan informasi tentang webinar gratis dan melewatkan kesempatan bertanya dengan narasumber kami, langsung klik tombol berikut:

4 Cara Mengoperasikan Dart dan Alasan Kamu Harus Mempelajarinya

Mungkin kamu penasaran sekaligus bingung, kenapa saat akan belajar Flutter, kamu diharuskan memahami Dart? Apakah Dart memegang peranan penting ketika akan menggunakan Flutter?

Ya, tentu saja. Salah satu alasannya, karena Flutter dibangun menggunakan Dart.

Tapi, tahukah kamu, sebenarnya karena Dart pula lah yang menjadikan flutter sebagai cross platform framework tercepat saat ini, bahkan bisa memilik performa seperti native.

Mengapa bisa memiliki performa seperti native? Sebab, Dart mendukung banyak arsitektur seperti IA-32, X64, MIPS, ARMv5TE, ARMv6, ARMv7, dan arsitektur ARM64.

Berbekal kemampuan yang dimiliki Dart, sehingga mendukung pengembangan aplikasi mobile secara native untuk ke dua platform Android dan iOS

Kemudian, Dart juga bisa dibilang merupakan bahasa pemrograman yang dinamis.

Dart VM punya kemampuan untuk menjalankan secara langsung kode tanpa diperlukan proses penyusunan terlebih dulu.

Maka tidak heran, dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan Dart seperti di atas, menjadi syarat wajib sebelum kamu belajar lebih jauh menggunakan Flutter.

Empat Cara Mengoperasikan Dart

Setelah kamu mengetahui alasan mengapa harus belajar Dart sebelum menggunakan Flutter, kamu juga harus memahami bagaimana cara mengoperasikan Dart tersebut. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

1. Syntax Dart

Syntax Dart dapat dijalankan dalam mode lain lewat browser Dartium. Browsert Dartiun adalah browser Web Chromium khusus yang menyertakan VM Dart.

Salah satu yang menarik, browser ini mendukung secara langsung kode Dart, jadi kamu tidak perlu mengubahnya jadi JavaScript.

2. Dart SDK

Dart SDK termasuk di dalam Dart VM, yang mana Dart SDK adalah stand-alone execution. Ini yang membuat Dart dapat dijalankan melalui terminal atau CMD.

Kemudian, terdapat juga package manager yang powerfull dengan nama “pub“. Package manager pada Dart berkode “pub” tersebut, memiliki sebutan npm di nodejs, apt-get di ubuntu, composer di PHP.

3.  dart2js

Dengan dart2js, kamu bisa menyusun Dart menjadi JavaScript. Maka dari itu, dart juga bisa mendukung proses web programming di seluruh browser modern.

4. AOT (Ahead-Of-Time compilation)

Dart juga bisa dijalankan dalam mode AOT (Ahead-Of-Time compilation). Dengan mode ini, kode Dart bisa langsung diubah jadi native code.

Dan tahukah kamu, mode AOT ini yang digunakan Dart pada Flutter.

Fundamental Dart Libraries

Di bawah ini ada beberapa library Dart yang sangat umum digunakan, antara lain:

dart:core = untuk memroses semua fungsi dasar pada Dart seperti manipulasi string, collection, dan tanggal.

dart:html = untuk manipulasi DOM yang banyak digunakan pada aplikasi Web.

dart:io = digunakan untuk aplikasi baris console.

dart:math = untuk menjalankan fungsi matematis.

dart:developer = untuk debugging dan inspector.

dart:js = library untuk beroperasi dengan JavaScript.

dart:async = untuk support perintah asynchronous.

Ingin Tahu Dart dan Flutter Lebih Dalam?

Jika pembahasan di atas masih belum menjawab semua pertanyaanmu tentang Dart dan Flutter, nampaknya kamu masih harus belajar lebih dalam lagi.

Itulah kenapa, kalau kamu mau belajar lebih dalam lagi atau bahkan bertanya dengan instruktur, kamu bisa mengikuti workshop yang sesuai dengan kebutuhanmu dengan klik link dibawah ini:

 

Dan jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami, supaya kamu bisa berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link dibawah ini:

Apa Itu Digitisasi, Digitalisasi, dan Transformasi Digital? Ketahui Perbedaannya

Tahukah Anda, apabila salah memahami digitisasi, digitalisasi, dan transformasi digital, bisa menghilangkan kesempatan perusahaan untuk berkembang, berkompetisi, sulit merespon keinginan dan ekspektasi pelanggan, bahkan bisa membuat Anda secara pribadi gagal menjadi pebisnis yang cekatan.

Bahkan, tidak sedikit pebisnis yang sering berpikiran, bahwa mereka bisa mendigitalkan bisnis atau mendigitalisasi proses bisnis agar bisa disebut melakukan transformasi digital. Padahal tidak sesederhana itu.

Untuk membantu Anda memahami digitisasi, digitalisasi, dan transformasi digital, simak penjelasannya di bawah ini.

Digitisasi (Digitization)

Digitisasi adalah proses konversi dari analog ke digital. Digitisasi fokus pada pengoptimalan proses internal, seperti otomatisasi kerja, meminimalisir penggunaan kertas, dan lain sebagainya. Tujuannya tidak lain untuk mengurangi biaya.

Digitisasi juga bisa dibilang sebagai pendigitalan hal yang dulunya analog menjadi digital. Seperti, dokumen-dokumen tertulis di kertas dijadikan dokumen elektronik seperti pdf, doc, atau format lainnya.

Digitalisasi (Digitalization)

Selanjutnya, ada beberapa definisi yang menggambarkan pengertian digitalisasi. Salah satunya definisi dari sisi akademis menurut Brennen dan Kries.

Keduanya mendefinisikan digitalisasi adalah komunikasi digital dan dampak media digital pada kehidupan sosial kontemporer.

Kemudian, menurut kamus istilah Gartner.com mendefinisikan, digitalisasi sebagai “penggunaan teknologi digital untuk mengubah sebuah model bisnis dan menyediakan pendapatan baru dan peluang-peluang nilai yang menghasilkan; ini adalah sebuah proses perpindahan ke bisnis digital.”

Dan sebenarnya, proses digitalisasi tidak akan bisa terjadi tanpa digitisasi. Digitalisasi adalah penggunaan teknologi digital dan data-data yang telah ter-digitisasi, untuk memengaruhi cara penyelesaian sebuah pekerjaan, mengubah cara interaksi perusahaan-pelanggan, serta menciptakan aliran pendapatan baru (secara digital).

Transformasi Digital (Digital Transformation)

Selanjutnya yang paling penting, karena banyak perusahaan menggunakan istilah digitalisasi untuk menyebut transformasi digital. Padahal keduanya berbeda.

Mengapa berbeda? Sebab transformasi digital merujuk pada pengadopsian teknologi digital yang lebih luas lagi dan ada perubahan budaya didalamnya.

Transformasi digital bisa dikatakan lebih fokus pada manusia dibandingkan teknologi digitalnya.

Proses transformasi digital mengubah konsep secara organisasi, menjadi lebih berpusat pada pelanggan, didukung dengan kepemimpinan, didorong adanya tantangan pada budaya perusahaan, serta pemanfaatan teknologi yang memberdayakan karyawan.

Tapi, memahami konsep digitisasi, digitalisasi, dan transformasi digital saja tidak cukup.

Anda perlu belajar lebih dalam lagi mengenai digitisasi, digitalisasi, dan transformasi digital, terutama dari segi praktiknya dan langkah apa yang harus Anda lakukan pertama kali untuk memulainya.

Jika Anda ingin belajar lebih dalam lagi dan sekaligus bertanya pada instruktur, Anda bisa mengikuti workshop sesuai kebutuhan Anda dengan klik link dibawah ini:

 

Kemudian, jangan sampai ketinggalan informasi seputar webinar gratis dan melewatkan kesempatan berdiskusi dengan narasumber kami dengan klik link dibawah ini:

Kenapa Monitoring Jaringan Sangat Penting? Ini Penjelasan Lengkapnya

Jika kamu seorang Admin Jaringan, saat melaksanakan tanggung jawab, salah sedikit saja bisa berakibat fatal bagi satu perusahaan.

Tentu kamu tidak mau hal tersebut terjadi, kan?

Maka tidak heran, untuk menghindari kesalahan fatal sebagai Admin Jaringan, kamu harus mampu mengetahui dan mengontrol seluruh kondisi serta aktivitas pada jaringan.

Bagaimana caranya? Itulah kenapa kamu harus menjalankan suatu proses yang disebut sebagai monitoring jaringan.

Apa yang dimaksud monitoring jaringan?

Monitoring jaringan sebenarnya suatu proses mengumpulkan dan menganalisa data-data yang ada dalam lalu lintas jaringan.

Tujuannya tidak lain untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada pada jaringan komputer tersebut.

Tapi, kenapa seorang Admin harus melakukan monitoring jaringan? Ada beberapa alasan utama, antara lain:

  • Mempermudah pengawasan jaringan dengan jumlah host yang besar.
  • Membantu admin lebih mudah mendeteksi kesalahan pada jaringan, gateway, server maupun user.
  • Jika suatu saat jaringan dalam keadaan yang tidak normal, maka bisa dengan segera ditangani oleh Admin.
  • Mempermudah pembuatan dokumentasi jaringan.

Apa fungsi monitoring jaringan?

Selain alasan di atas, sebenarnya monitoring jaringan memiliki fungsi antara lain:

  • Membantu dan mempermudah admin apabila akan mendesain ulang jaringan.
  • Mengatur flow kontrol data dan paket yang melewati jaringan.
  • Membantu Admin mengetahui aktivitas yang berlangsung dalam jaringan.
  • Membantu Admin dalam menganalisa kinerja jaringan komputer seperti kecepatan akses dan koneksi jaringan ke internet.
  • Membantu Admin mengamati sistem keamanan jaringan, sehingga saat ada kelemahan pada sistem keamanan, kelemahan tersebut bisa cepat diperbaiki.

Tahap monitoring jaringan

Ada tiga tahap utama dalam melakukan proses monitoring jaringan, yaitu:

1. Tahap Pengumpulan

Pada tahap ini, dilakukan proses pengumpulan data monitoring yang terdapat pada jaringan.

2. Tahap Analisis

Kemudian, dilakukan proses analisis data monitoring dalam jaringan.

3. Tahap Menampilkan Hasil

Di tahap ini akan menampilkan data hasil monitoring yang sudah dilakukan.

Sebenarnya, ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk monitoring jaringan atau yang dikenal dengan server monitoring. Salah satunya dengan menggungkan bantuan ELK Stack.

ELK sendiri merupakan singkatan dari Elasticsearch, Logstash, Kibana. Dengan menggunakan ELK Stack, maka akan mempermudah proses analisis terutama dalam monitoring jaringan tersebut.

Apabila kamu penasaran bagaimana cara monitoring jaringan dengan ELK Stack tersebut, dan ingin bertanya dengan instruktur, kamu bisa ikuti workshop dengan klik link di bawah ini:

 

Selain itu, supaya kamu tidak ketinggalan informasi seputar webinar gratis dan melewatkan kesempatan berdiskusi dengan narasumber kami, klik link dibawah ini: