Dokumen Microsoft Word Rusak? Ini 4 Solusi Praktisnya

Kamu sering khawatir atau panik nggak sih, kalau tiba-tiba dokumen Microsoft Word rusak? Jangan pusing dulu, sebenarnya hal itu cukup wajar. Sebab, Microsoft Word sama dengan berkas komputer pada umumnya.

Maksudnya, berkas dokumen Microsoft Word juga bisa rusak karena berbagai sebab. Bisa disebabkan virus, sistem yang bermasalah, prosedur mematikan komputer yang keliru dan masih banyak sebab-sebab lainnya.

Tapi kamu tidak perlu khawatir, di bawah ini ada beberapa cara mengatasi dokumen Microsoft Word rusak, pastinya mudah dan efektif kamu lakukan.

Cara Mengatasi Dokumen Microsoft Word Rusak yang Pertama

Cara mengatasi dokumen Microsoft Word rusak yang pertama, kamu bisa menggunakan opsi Open and Repair yang secara default tersedia di hampir semua versi Office. Berikut langkah-langkahnya:

a. Hal pertama yang bisa kamu lakukan, jalankan aplikasi Microsoft Word terlebih dahulu.

b. Selanjutnya buka dokumen kosong, atau langsung tekan tombol CTRL + O.

c. Cari folder di mana berkas tersebut tersimpan. Perlu diperhatikan, harus folder di mana berkas kamu simpan, jangan langsung klik dokumennya.

d. Lalu tandai berkas yang rusak.

e. Kemudian klik tanda jarum tepat di sebelah tombol open supaya muncul opsi lain.

f. Klik Open and Repair. Selanjutnya dokumen akan terbuka sebagai dokumen baru.

g. Terakhir, kamu bisa menyimpannya kembali pada lokasi yang aman.

Cara Mengatasi Dokumen Microsoft Word Rusak Selanjutnya

Selanjutnya, masih ada cara yang lebih sederhana. Perhatikan langkah-langkahnya berikut:

a. Buka dokumen yang rusak.

b. Selanjutnya klik Save As ke format dokumen yang berbeda, seperti RTF, Web Page atau Plaint Text.

c. Kemudian kamu bisa coba membuka kembali dalam format baru tersebut, lalu disimpan kembali dengan klik Save as ke dalam format Word (docx).

Cara Mengatasi Dokumen Microsoft Word Rusak yang Ketiga

Jika dokumen Microsoft Word milikmu sudah korup dan sudah benar-benar tidak bisa dibuka, maka cara ketiga ini bisa kamu coba. Perhatikan langkahnya di bawah ini:

a. Buka dokumen kosong kemudian klik View – Draft.

b. Selanjutnya klik File – Options – Advanced.

c. Lalu scroll mouse ke opsi Show document content.

d. Centang opsi Show picture placeholders dan Use draft front in Draf and Outline views.

e. Langkah terakhir klik OK dan coba buka kembali dokumen yang tidak bisa dibuka (korup).

Cara Mengatasi Dokumen Microsoft Word Rusak yang Terakhir

Jika cara sebelumnya masih belum bisa juga kamu gunakan, maka ada satu cara terakhir yang bisa kamu coba berikut ini:

a. Buat dokumen kosong, lalu klik Insert – Insert Object – Text from File.

b. Jika sudah muncul jendela explorer, tandai dokumen yang tidak bisa dibuka kemudian klik Insert.

c. Dokumen tersebut akan dimasukkan ke dalam dokumen baru tadi. Selesai.

Tips Mencegah Dokumen Rusak

Adakah cara mencegah dokumen supaya tidak rusak? Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah rusaknya dokumen.

Pertama-tama jangan matikan komputermu saat dokumen sedang dalam kondisi terbuka. Ada baiknya kamu menyimpan dan menutup jendela dokumen secara berurutan sebelum mematikan komputer. Kecuali jika mati lampu secara tiba-tiba dan komputer ikut mati.

Kemudian, kamu juga jangan lupa untuk secara berkala memindai kesehatan komputer dari berbagai virus dan malware.

Kamu juga perlu hati-hati saat menghubungkan perangkat flash disk ke komputer, pastikan perangkat tersebut dalam kondisi bersih.

Kamu bisa membuat cadangan data di perangkat eksternal lainnya atau memanfaatkan penyimpanan berbasis cloud.

Ada baiknya kamu juga menggunakan versi Office yang sama atau yang lebih baru jika kamu sudah melakukan pembaruan isi.

Perhatikan Keamanan Dokumenmu

Tapi selain kamu perlu mencegah dokumen tersebut rusak, kamu juga perlu menjaga perihal keamanan dokumenmu.

Pastinya, dokumen yang ingin kamu perbaiki dari kerusakan adalah dokumen penting, kan? Nah, jika memang itu dokumen penting, maka kamu perlu menjamin jika dokumen Microsoft Word milikmu benar-benar aman.

Bagaimana cara menjaga kemanan dokumenmu? Salah satunya dengan RMS atau Right Management Services yang diluncurkan Microsoft.

Penggunaan RMS sangat efektif untuk mencegah dokumen yang kamu miliki seperti Word, Excel, atau Powerpoint, agar tidak bocor ke orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Apabila kamu mau belajar lebih dalam lagi dan bertanya dengan instruktur kami, ikuti workshop yang sesuai dengan kebutuhanmu klik link dibawah ini:

 

 

Dan jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami, supaya kamu dapat berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link di bawah ini:

 

11 Fungsi Machine Learning, Salah Satunya Bisa Mendeteksi Kesehatanmu

Pernahkah kamu bayangkan, kegiatan sehari-harimu seperti mencuci, membersihkan piring, atau bahkan kegiatan mengemudi, sudah tidak membutuhkan tenaga manusia?

Dan tahukah kamu, hampir setiap hari hidupmu saat ini sudah dikelilingi oleh kehadiran dari kecerdasan buatan salah satunya yaitu machine learning?

Bahkan bisa dibilang, jika fungsi machine learning sudah tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari manusia.

Adanya machine learning bisa memudahkan pekerjaanmu. Bahkan di bidang kedokteran, fungsi machine learning bisa membantu diagnosis dari sebuah penyakit.

Penasaran apa saja fungsi machine learning? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Hasil Pencarian Search Engine

Google, Bing, atau Yandex sejak dahulu menerapkan machine learning untuk merangking laman suatu website.

Sebagai contoh, saat kamu mengetik suatu kata, maka search engine akan menampilkan hasil yang paling mendekati kata kunci tersebut.

Kemudian, jika memang kamu memilih suatu halaman, dan menghabiskan banyak waktu pada halaman tersebut, maka search engine akan mendeteksi jika halaman tersebut sesuai dengan kata kunci yang kamu masukkan.

Sama halnya saat kamu melihat halaman pencarian berikutnya, seperti halaman 2, 3, dan seterusnya. Search engine akan mendeteksi error hasil pencarian dengan kata kunci.

Fungsi dari machine learning akan menganalisis agar didapat hasil pencarian yang dinamis dan lebih berkualitas.

2. Rekomendasi Produk Marketplace

Kamu pasti pernah menggunakan Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee. Untuk meningkatkan pengalaman saat berselancar di marketplace, biasanya akan ditampilkan rekomendasi produk sesuai minatmu.

Agar hal tersebut bisa dilakukan secara otomatis dan real time, penggunaan machine learning sangat berperan penting, khususnya agar rekomendasi produk tiap pembeli di masing-masing akun lebih akurat.

3. Rekomendasi Teman

Penggunaan machine learning juga bisa kamu lihat saat menggunakan media sosial. Biasanya, ada rekomendasi teman di media sosial milikmu.

Media sosial seperti mengumpulkan info pengguna dari informasi umum seperti tempat tinggal, alamat sekolah, alamat kerja, kesukaan, log aktivitas seperti data percakapan, posting, serta profil yang sering kamu lihat. Sehingga bisa dilakukan rekomendasi teman yang mungkin sama di dunia nyata.

4. Mengenali Wajah

Di media sosial seperti Facebook atau Instagram, kamu bisa melihat suatu gambar yang diunggah memuat wajah orang-orang. Kemudian kamu bisa tag wajah yang ada di gambar.

Seiring waktu, media sosial sudah bisa mengenali wajah-wajah penggunanya. Hal ini memungkinkan media sosial seperti Facebook dan Instagram melakukan tag secara otomatis pada wajah orang-orang di gambar yang baru diunggah.

5. Menentukan Konten Iklan Digital

Google Adword menampilkan iklan pada situs web yang jadi publisher di Google Adsense. Iklan yang ditampilkan adalah iklan dinamis atau berubah-ubah.

Machine learning dalam Google Adword mengumpulkan data situs berdasar topik. Kemudian, menampilkan iklan-iklan yang relevan dengan topik tersebut.

Google Adword juga menggunakan cookies, sebagai referensi aktivitas pengunjung suatu website terkait situs-situs yang dikunjungi sebelumnya.

Adword melakukan akumulasi terhadap dua faktor tersebut, sehingga bisa ditampilkan iklan yang sesuai dengan pengunjung website.

6. Asisten Pribadi Virtual

Gadget yang kamu gunakan saat ini telah dilengkapi dengan asisten pribadi virtual, baik laptop atau smartphone. Beberapa yang mungkin kamu kenal dan gunakan seperti Cortana di Microsoft Windows, Siri di Iphone, dan Google Now di Android.

Adanya asisten virtual bisa membantumu untuk melakukan pencarian di internet, menanyakan jalan, cuaca, melakukan panggilan telepon, bahkan membuka aplikasi. Di Windows, cortana bahkan mempelajari penggunanya untuk memberikan rekomendasi perintah yang akan dilakukan.

7. Menyaring Pesan Spam

Kemudian, machine learning punya andil yang sangat besar untuk menyaring spam baik di e-mail, website, atau media komunikasi berbasis software lainnya.

8. Online Fraud Detection

Online fraud detection memanfaatkan machine learning untuk melakukan perlindungan (cybersecurity) terhadap pencucian uang, mendeteksi transaksi palsu, bahkan mendeteksi pembobolan akun bank digital.

9. Videos Surveillance

Penggunaan machine learning, mulai digunakan pada videos surveillance. Ini merupakan teknologi baru yang disematkan pada CCTV untuk mendeteksi tindak kejahatan atau kecelakaan.

Bahkan di negara-negara maju, CCTV sudah digunakan untuk melakukan pencarian penjahat yang masih buron.

10. Diagnosa Medis

Salah satu pemanfaatan machine learning sudah digunakan di Inggris. Machine learning membantu diagnosa medis menggunakan bantuan chatbot.

Chatbot tersebut bernama Babylon Health dan dilengkapi dengan speech recognition untuk mempermudah berbicara dengan penggunanya.

11. Mobil Kendali Otomatis

Mobil kendali otomatis adalah penerapan machine learning yang sangat kompleks dan birisiko tinggi. Sebab, ada banyak hal yang harus dipelajari oleh mobil, mulai dari rambu-rambu lalulintas, arah dan tujuan, kondisi jalan, traffic light, kondisi manusia sekitar, dan sensor lain yang terintegrasi.

Siap Menerima Kehadiran Machine Learning?

Pada akhirnya penggunaan berbagai teknologi, salah satunya machine learning, tujuannya untuk memudahkan kehidupan umat manusia sehari-hari.

Dan dengan banyaknya penerapan machine learning di berbagai sektor, kamu harusnya bisa memanfaatkan kehadiran machine learning tersebut dengan tepat.

Apabila kamu mau belajar lebih dalam lagi dan bertanya dengan instruktur kami, ikuti workshop yang sesuai dengan kebutuhanmu klik link dibawah ini:

 

 

Selain itu, jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami agar kamu dapat berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link dibawah ini:

 

Kamu Bingung Belajar Flutter Mulai dari Mana? Ini 4 Tips Mudahnya

Kamu masih merasa kesulitan untuk menggunakan Flutter? Tapi bingung ingin belajar Flutter mulai dari mana?

Padahal, belajar Flutter tidak sulit. Apa benar tidak sulit? Ya, tapi ada sejumlah unsur dasar yang harus kamu pahami baik-baik.

Tujuannya supaya kamu tidak kebingungan atau menemui kendala sewaktu belajar Flutter.

Nah, penasaran kan bagaimana tips mudahnya untuk belajar Flutter? Yuk, simak tips mudah belajar Flutter untuk pemula di bawah ini.

1. Belajar Bahasa Dart

Tips pertama jika kamu ingin belajar Flutter dengan mempelajari bahasa pemrograman Dart.

Kenapa sih harus belajar Dart? Karena, Flutter dibuat dan dibangun menggunakan bahasa Dart serta sistem one single code.

Ini alasan kuat kenapa kamu harus belajar bahasa Dart tersebut. Tentu saja, tujuannya supaya kamu bisa menggunakannya dengan baik untuk membuat sebuah aplikasi.

2. Pahami Widget Flutter

Tips selanjutnya, kamu harus paham apa saja widget yang ada di dalam Flutter. Apa sih yang dimaksud widget? Widget adalah elemen-elemen antarmuka yang tersedia di dalam Flutter.

Terdapat dua jenis widget, yaitu stateful dan stateless widget. Tiap widget punya fungsi-fungsi dan ciri yang berbeda.

Stateful widget adala widget yang bisa diubah bentuknya berkali-kali. Sifat widget ini lebih dinamis mengikuti perintah arahan, dan bisa digunakan pada layar lain saat aplikasi tengah dijalankan. Contohnya, bentuk tombol yang berubah saat ditekan user, atau mungkin perubahan teks pada tombol tersebut.

Beda halnya dengan stateless widget. Widget ini bersifat statis, tidak bisa diubah, dan sudah ditetapkan dengan pasti oleh konfigurasi tertentu.

Stateless widget tidak akan berubah bentuknya walau kamu sudah menekannya di layar. Selain itu, stateless widget tidak bisa kamu gunakan di layar lain selayaknya stateful widget. Maka dari itu, kamu harus melakukan proses coding stateless widget dari awal supaya bisa menggunakan fitur ini lebih dari sekali.

3. Install Flutter

Selanjutnya, melakukan instalasi Flutter sudah wajib kamu lakukan. Cara instalasi Flutter sebenarnya bisa kamu lakukan dengan dua cara, yaitu Android Studio/Vs Code dan Command Line/Terminal.

4. Belajar Cara Mengatasi Error Handling

Kemudian, tips terakhir yang bisa kamu lakukan, dengan belajar bagaimana cara mengatasi error saat membuat aplikasi. Pastinya ini adalah hal yang tak boleh dilewatkan oleh programmer.

Beruntungnya, Flutter dikenal sangat menolong user terkait error handling lewat fitur autocorrect yang ada di dalamnya.

Autocorrect pada Flutter bekerja selama prosses pembangunan app, dan akan otomatis menunjukkan letak error.

Bahkan tidak cuma itu saja kamu akan semakin terbantu, karena Flutter juga memberikan penjelasan lengkap terkait error melalui terminal.

Mau Tahu Lebih Lanjut Tentang Flutter?

Jadi, bila kamu mau belajar lebih dalam lagi dan bertanya dengan instruktur kami, ikuti workshop yang sesuai dengan kebutuhanmu klik link dibawah ini:

 

 

Dan jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami, supaya kamu dapat berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link di bawah ini:

 

Anda Perlu Tahu, Ini Pentingnya Pengembangan SDM untuk Hadapi Transformasi Digital?

Sudahkah menerapkan transformasi digital dalam bisnis Anda? Pentingkah transformasi digital? Seberapa efektif dampak dari transformasi digital itu sendiri bagi bisnis Anda?

Dilansir dari Antaranews.com, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan jika perkembangan teknologi dan transformasi digital mampu mendorong perekonomian Indonesia.

Bahkan, saat ini transformasi digital juga bisa memberi peluang bagi bisnis Anda khususnya, agar dapat bertahan dari gempuran pandemi Corona Covid-19 yang menyebabkan krisis di berbagai sektor.

Praktik nyatanya, terlihat dari proses bisnis yang mulai dilakukan melalui platform-platform digital.

Jadi tidak heran, apabila Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan para pemilik bisnis seperti Anda untuk merespon transformasi digital tersebut.

Perlunya Persiapan dari Sisi SDM

Mengingat banyaknya manfaat transformasi digital dari sisi ekonomi, masih diperlukan persiapan untuk mengembangkan SDM dalam menghadapi transformasi digital tersebut.

Hal ini sebagai respon dari berbagai isu. Seperti yang dilansir dari Merdeka.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta transformasi digital harus diikuti dengan peningkatan kemampuan anak bangsa dalam teknologi informatika.

“Kita harus memastikan transformasi digital jangan hanya menguntungkan pihak luar, jangan hanya menambah impor, ini yang selalu saya tekankan. Kedaulatan dan kemandirian digital harus menjadi prinsip penting dalam transformasi digital kita,” jelas Presiden Jokowi seperti dikutip dari Antara saat meluncurkan program konektivitas digital 2021 dan prangko seri gerakan vaksinasi nasional COVID-19 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/2).

Kenapa Perlu Pengembangan SDM untuk Hadapi Transformasi Digital?

Presiden mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam transformasi digital.

Beliau ingin memastikan, jika Indonesia tidak hanya menjadi korban dari praktik yang tidak adil dalam industri digital dunia. Sebab, tranformasi digital adalah win-win solution bagi semua pihak.

Selain itu Presiden juga berharap, jika transformasi digital bisa menciptakan konektivitas yang menghubungkan Indonesia dengan teknologi dan pola pikir baru untuk membangkitkan Indonesia.

Di sisi lain, Rudy Salahuddin, Deputi IV Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, Daya Saing Koperasi dan UKM Kemenko Ekonomi menyebutkan, sejumlah program prioritas sudah disiapkan, seperti pertumbuhan e-commerce, industri kreatif, keuangan inklusif, UMKM Go Digital, dan penguatan perusahaan pemula (startup).

Tapi, sejalan dengan pernyataan Presiden, ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan dengan sinergi berbagai pihak, seperti ratanya akses internet kecepatan tinggi dan literasi teknologi informasi serta komunikasi, tujuannya agar cerdas memilih dan memilah informasi yang dibutuhkan.

Harus Mulai dari Mana?

Sebenarnya Anda tidak perlu bingung harus mulai dari mana, khususnya dalam mempersiapkan SDM untuk menghadapi transformasi digital, salah satunya Anda bisa mengikuti workshop.

Bila Anda mau belajar lebih dalam lagi dan bertanya dengan instruktur kami, ikuti workshop sesuai kebutuhan Anda dengan klik tombol di bawah ini:

 

 

Dan jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami, agar Anda dapat berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link di bawah ini:

 

4 Komponen ELK Stack yang Penting untuk Kemajuan Bisnismu

Bisakah kamu bayangkan, akan semaju apa bisnismu di masa depan? Atau tidak perlu jauh-jauh dahulu, bisakah kamu lihat bagaimana sistem dalam bisnismu secara keseluruhan beroperasi?

Padahal, seiring dengan perkembangan zaman, bisnis yang kamu jalankan haruslah memiliki visibilitas yang lebih baik secara menyeluruh, khususnya pada infrastruktur IT.

Mengapa visibilitas pada infrastruktur IT menjadi hal yang sangat krusial? Ini tidak lepas dari potensi eror pada sistem dalam operasional bisnismu, atau bahkan risiko serangan orang tidak bertanggung jawab yang bisa merugikanmu.

Tidak sekadar meningkatkan keamanan, jika kamu punya visibilitas yang baik pada bisnismu, akan sangat berguna untuk membantu deteksi lebih dini potensi eror atau bug yang besar kemungkinannya terjadi pada infrastruktur IT dalam operasional bisnismu.

Solusi agar kamu bisa mendapatkan visibilitas yang lebih baik pada bisnismu, bisa dengan implementasi log management.

Salah satu solusi log management yang bisa kamu gunakan adalah ELK Stack. Sebuah solusi berbasis opensource yang bisa mencatat log dari seluruh perangkat yang terdapat di infrastruktur IT secara real-time.

ELK sendiri sebenarnya singkatan dari ElasticSearch, Logstash, dan Kibana. Di mana dalam ELK Stack terdiri dari empat komponen, antara lain:

1. Beats

Beats merupakan shipping agent yang memiliki fungsi untuk mengirimkan data log ke dalam Logstash.

2. Elasticsearch

Elasticsearch adalah mesin pencari open source dibawah Apache Licence, dan ditulis dengan bahasa pemrograman Java.

Elasticsearch menyediakan mesin pencari teks yang terdistribusi dan multitenant dengan antarmuka web Dasbor HTTP (Kibana). Selanjutnya, data akan ditampilkan, diambil, dan disimpan dengan format JSON.

Elasticsearch bisa dibilang adalah mesin pencari terukur yang bisa kamu gunakan untuk mencari semua jenis dokumen teks, termasuk file log. Elasticsearch juga menjadi jantung dari ELK Stack.

3. Logstash

Logstash adalah tool open source yang berfungsi untuk mengelola aktivitas dan log. Logstash menyediakan pipelining real-time yang dapat mengumpulkan data.

Logstash bisa mengumpulkan data log Server, mengubah data menjadi dokumen JSON, dan kemudian bisa menyimpannya di Elasticsearch.

4. Kibana

Sedangkan Kibana adalah alat visualisasi data open source untuk Elasticsearch. Dalam Kibana tersedia antarmuka web dasbor yang indah.

Kibana bisa kamu gunakan untuk mengelola serta memvisualisasikan data dari Elasticsearch. Namun, yang paling penting Kibana juga tidak hanya indah, akan tetapi kibana juga memiliki performa yang sangat baik.

Cara Kerja Komponen ELK Stack

Selanjutnya, seluruh komponen di atas dapat saling bekerjasama untuk memonitor dan mengamankan infrastruktur IT yang ada di bisnismu secara real-time.

Bila kamu mau belajar lebih dalam lagi dan bertanya dengan instruktur kami, ikuti workshop sesuai kebutuhanmu dengan klik tombol di bawah ini:

 

 

Jangan ketinggalan informasi seputar webinar gratis dari kami, agar kamu dapat berdiskusi dengan narasumber kami saat webinar dengan klik link di bawah ini:

 

Khawatir dengan Keamanan Dokumenmu? Ini Solusi Mudahnya

Kemajuan teknologi yang saat ini kamu rasakan, tidak selalu memberi dampak positif dan memastikan kehidupanmu aman serta nyaman. Sebab, masih sangat besar potensi tindak kejahatan yang bisa menyerangmu.

Salah satunya bisa menyerang dokumen elektronik yang kamu miliki. Maka dari itu, kamu harus benar-benar menjaga kemanan dokumen milikmu, terutama jika memang isinya sangat rahasia.

Isu mengenai keamanan dokumen tersebut, juga diperkuat dengan semakin majunya teknologi informasi yang memudahkan orang bertukar informasi melalui internet atau e-mail.

Kalau kamu menggunakan Microsoft, solusinya bisa menggunakan Right Management Services (RMS) untuk menjaga kemanan dari file dokumen seperti Word, Excel, dan Powerpoint milikmu.

RMS juga bisa menentukan siapa saja yang dibolehkan untuk mencetak, copy, dan melakukan proses editing dari file dokumenmu.

Kapan Harus Menggunakan RMS?

Kamu mungkin masih bertanya-tanya, kapan sebenarnya kamu harus menggunakan teknologi Right Management Services tersebut? Atau lebih tepatnya, pada kasus seperti apa RMS sebaiknya kamu gunakan?

Jadi, mengingat tujuan utama Microsoft meluncurkan RMS agar bisa menjaga kemanan dokumen elektronik yang kamu miliki dari orang-orang tidak bertanggung jawab, maka ada skenario yang perlu kamu ketahui kapan harus menggunakan RMS atau tidak, antara lain:

Proteksi sensitive file

Proteksi sensitive file, maksudnya saat kamu menginginkan dokumen yang sudah dibuat dalam Microsoft Office hanya orang-orang tertentu yang bisa membaca dokumen, print dokumen, atau melakukan edit pada dokumen.

Dan jika pada kondisi paling buruk, saat dokumenmu dicuri orang tidak bertanggung jawab, bahkan mencurinya dengan copy dari PC yang membuat dokumen tersebut, maka dokumenmu masih tetap terproteksi, dan hanya orang dengan izin yang bisa membuka dokumen tersebut.

Do-not forward e-mails

Kemudian, pada skenario “Do-not forward e-mails”, bisa memungkinkanmu membuat e-mail hanya ke seseorang dipercaya, seperti bawahanmu atau hanya timmu.

Kemudian, e-mail yang kamu buat dan kamu kirim ke orang-orang “pilihanmu” tidak bisa melakukan forward e-mail ke orang lain.

Mengingat hanya dengan menulis “tolong jangan di forward”, masih belum bisa memastikan e-mail yang kamu kirim tidak di-forward ke orang lain.

Belum Tahu Cara Pakai RMS?

Ternyata menggunakan RMS bisa membantu kemanan seluruh dokumenmu, ya? Nah, kalau kamu mau tahu lebih dalam lagi mengenai cara menggunakan RMS, kamu bisa klik tombol di bawah ini.

Selain membantu kamu lebih paham cara menggunakan RMS, di sana ada webinar gratis yang bisa kamu ikuti untuk memastikan keamanan data penting milikmu semakin terjamin.

Mau dapat diskon 10%? Gunakan kode voucher di bawah ini:

WSPKARIR

(berlaku hingga 15 April 2021)