Proses Kolaborasi Manajemen TIK dan SPBE untuk Mendukung Tata Kelola yang Baik

Untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik, Dinas komunikasi dan informatika Provinsi Jawa Tengah menyelenggarkan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada (20/8) bertempat di Aula Diskominfo Provinsi Jateng, di Semarang. Kegiatan tersebut salah satunya membahas tentang Kolaborasi Manajemen Tata Kelola TIK dan SPBE.

 

Dalam mengelola TIK dan SPBE pemerintah membutuhkan kerangka berpikir agar tujuan dan penerapannya dapat terlaksana serta terukur. Dimulai dari RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dimana dalam rencana tersebut dirancang program-program sebagai penjabaran dari Visi Misi Kepala Daerah dengan sasaran IT sebagai enabler di Pemerintahan untuk mewujudkan inovasi Smart City di daerah tersebut. Lalu didalam konsep smart city yang memanfaatkan penerapan TIK memerlukan platform ekosistem yang tertuang dalam SPBE (sistem pemerintahan berbasis elektronik) yang dapat mendukung bussiness process pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menggali dan mengelola potensi daerah, memantau dan mengoptimalkan kinerja ASN.

 

Dalam sistem tata kelola ini Pemerintah dihadapkan dengan kondisi dimana perencanaan TIK, penyusunan arsitektur TIK, pengembangan TIK, pengoperasian TIK dan pemeliharaan TIK tidak dirancang, dibangun, dijalankan dan dikelola dengan baik. Sehingga terkesan tidak ada manfaat TIK dalam Pemerintahan tersebut, seperti tidak ada pengamanan untuk aplikasi penting, tidak dapat mendeteksi gangguan, aplikasi yang dibangun tidak dapat memuaskan pengguna dan manfaat yang diberikan stagnan, sulit melakukan mingrasi data, dan aplikasi yang terpisah-pisah dengan single data.

 

Lalu Seberapa Penting Tata Kelola Yang Baik?

Dalam paparannya Andi Yuniantoro selaku Direktur Inixindo Jogja mencoba memberikan ilustrasi dengan perbandingan ketika berkunjung ke Coffe Shop terkenal dengan warung kopi kaki lima. Di coffe shop untuk menyajikan secangkir kopi mereka harus menyajikan sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) mulai dari pemilihan bahan, kebersihan, saran penyajian, dan bagaimana memberikan servis kepada konsumen. Hal tersebut tentu tidak akan didapat apabila berkunjung ke warung kopi kaki lima yang menyajikan kopi apa adanya. Tentu hasil akhir dari dua gelas cangkir kopi tersebut akan berbeda meskipun sama-sama diseduh dengan air panas.

 

Andi menambahkan bahwa ilustrasi tersebut dapat diterapkan dalam proses tata kelola pemerintahan yang baik. Dimana dalam sebuah proses tata kelola Pemerintahan terdapat Visi Misi, Prioritas Pembangunan dan RPJMD yang digunakan sebagai input pendoman bussiness process, untuk mengelola layanan di dalam Pemerintah agar menghasilkan tata kelola IT yang baik diantaranya membangun dan mengelola aplikasi, infrastruktur, SDM TIK, dan informasi.

 

Comday: Pemanfaatan Teknologi IoT dalam Smart City

Comday: Pemanfaatan Teknologi IoT dalam Smart City 1

Comday: Pemanfaatan Teknologi IoT dalam Smart City

Komponen penting dalam transformasi digital adalah pemanfaatan data. Akan tetapi, pemanfaatan data tidak akan bisa dilakukan tanpa adanya sumber data yang masif. Oleh karena itu, banyak yang beranggapan bahwa teknologi internet of things (IoT) merupakan pemicu dari transformasi digital. Teknologi Internet of Things (IOT) sendiri telah banyak dimanfaatkan untuk alat-alat wearables yang selalu melekat di tubuh pengguna seperti smartwatch, Google Glass, dan masih banyak lagi. Selain itu, alat-alat di dalam rumah, otomatisasi untuk rumah atau perkantoran juga memanfaatkan teknologi IoT yang sering dikategorikan sebagai rumah pintar atau smart home. 

IoT juga diterapkan dalam alat-alat untuk mendukung ekosistem dengan skala yang lebih besar seperti smart city. Contoh pemakaian IoT adalah smart pole dan early warning system untuk kebakaran, bencana alam dan lainnya. Lalu ada GPS yang bisa digunakan untuk tracking kendaraan operasional maupun transportasi umum. dan sebagainya dimana data dari perangkat dengan teknologi IoT tersebut dapat dipergunakan sebagai salah satu sumber data untuk analisis yang dimunculkan dan dilakukan di dalam command center. 

Di dalam command center memiliki beberapa komponen seperti Building (bangunan), Multimedia (TV, Audio, Camera), dan Platform (Software / Aplikasi analisis data).

Dalam comday ini akan didemokan bagaimana konfigurasi IoT dengan Arduino untuk membantu mendeteksi kondisi di suatu tempat, dan mengirimkan data nya ke sebuah Application Programming Interface (API) untuk kemudian dimunculkan ke dalam command center.

Biaya

Free (tempat terbatas)

DATE AND TIME

Kamis, 29 Agustus 2019
14.00 WIB – Selesai

LOCATION

Eduparx – Inixindo Jogja
Jalan Kenari No 69 Yogyakarta
View Maps

This form does not exist

Kunjungan Demo Command Center Smart City Dari Diskominfo Kabupaten Biak Numfor

Pada hari Kamis, tanggal 29 Agustus 2019 Inixindo Jogja kembali kedatangan tamu istimewa dari Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Kunjungan ke kantor Inixindo Jogja di Jalan Kenari No. 69 Yogyakarta ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana command center di sebuah smart city berjalan. Dua orang instruktur Inixindo Jogja yaitu Riska Dedy Sutomo dan Umar Affandi berkesempatan untuk memberikan penjelasan pada demo kali ini.

Riska Dedy Sutomo yang biasa dipanggil Mas Dedy menjelaskan tentang alasan kenapa command center dibuat. Seperti namanya jika diterjemahkan secara harfiah ke dalam Bahasa Indonesia yang berarti pusat perintah, command center berfungsi sebagai fasilitas penunjang dalam mengambil keputusan secara cepat berdasarkan data. Seperti yang kita ketahui bahwa pengambilan keputusan berdasarkan data membutuhkan proses analisis yang cukup memakan waktu. Dengan hadirnya command center dalam smart city, proses tersebut dapat dilakukan dengan waktu singkat karena data dalam command center dapat ditampilkan secara real time. Inilah mengapa di negara Amerika Serikat command center disebut dengan war room karena perintah atau langkah yang diambil bisa bersifat sangat taktis seperti seperti saat berperang.

 

Kunjungan Demo Command Center Smart City Dari Diskominfo Kabupaten Biak Numfor 2 Kunjungan Demo Command Center Smart City Dari Diskominfo Kabupaten Biak Numfor 3 Kunjungan Demo Command Center Smart City Dari Diskominfo Kabupaten Biak Numfor 4

 

Di kesempatan kali ini Mas Dedy juga menyampaikan tentang data apa saja yang dapat ditampilkan dalam command center yang didukung oleh infrastruktur yang memadai. Contoh infrastruktur yang ada dalam smart city adalah smart pole yang selain berfungsi sebagai penerangan jalan juga berfungsi sebagai sumber data yang menggunakan teknologi IoT (internet of things). Dengan smart pole ini, data seperti trafik lalu-lintas, cuaca, banjir, dan bahkan kebakaran dapat diambil secara real time. Hal ini dapat menjadikan smart pole sebagai sistem deteksi dini (early warning system).

Setelah demo command center dari Mas Dedy, giliran Umar Affandi yang menjelaskan tentang apa saja yang harus dipersiapkan suatu kota pintar untuk membangun command center. Command center dapat masuk dalam program smart city oleh masing-masing kepala daerah karena memang command center akan memiliki lebih banyak fungsi jika dibangun pada kota dengan konsep smart city. Sementara untuk integrasi data, Dinas Komunikasi dan Informasi dapat mengacu pada program SPBE yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

Dalam kesempatan kali ini, staff Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Biak Numfor Ghazali Moenandar menyampaikan pesan dan kesannya untuk Inixindo Jogja bahwa pelatihan yang diselenggarakan Inixindo Jogja sesuai dengan kebutuhan mereka dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang TIK serta selalu up to date dengan perkembangan teknologi. Ghazali Moenandar juga mengatakan bahwa Inixindo Jogja banyak memberikan added value kepada mereka.

Manfaat Penting Sertifikasi Profesi

Menurut Wikipedia, Sertifikasi Profesi adalah suatu penetapan yang diberikan oleh suatu organisasi profesional terhadap seseorang untuk menunjukkan bahwa orang tersebut mampu untuk melakukan suatu pekerjaan atau tugas spesifik.

Di Indonesia ada Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang mengawasi konsistensi dan kredibiltas Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang memberikan sertifikat atas suatu profesi atau kompetensi tertentu. BNSP akan memberikan lisensi kepada LSP yang dianggap kredibel untuk memberikan sertifikasi, salah satunya adalah Inixindo.

Kemudian apa manfaat dari memiliki sertifikasi profesi ini?

Memiliki keunggulan kompetitif

Manfaat Penting Sertifikasi Profesi 5

Dibandingkan dengan kandidat tanpa sertifikasi profesi, anda yang memiliki sertifikasi profesi akan lebih memiliki keunggulan ketika bersaing kompetitif karena kemampuan anda sudah diakui secara tertulis. Ini akan menunjang anda baik di perusahaan maupun instansi tempat anda bekerja.

Memiliki potensi untuk mendapatkan upah lebih tinggi

Manfaat Penting Sertifikasi Profesi 6

Banyak instansi dan perusahaan sangat menghargai kemampuan SDM mereka dengan memberikan upah yang lebih tinggi. Dengan memiliki sertifikat profesi ini anda dapat membuktikan kepada instansi anda bahwa anda memiliki potensi lebih.

Memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan

Manfaat Penting Sertifikasi Profesi 7

Bagi anda pekerja lepas (freelance) dan belum memiliki pekerjaan, anda bisa memanfaatkan sertifikat ini sebagai tambahan pertimbangan untuk calon rekruiter dan perusahaan tempat anda melamar atau mengajukan pekerjaan. Banyak rekruiter dan perusahaan sangat mempertimbangkan sertifikat profesi seseorang karena kemampuan kandidat akan lebih terbukti dibandingkan kandidat yang tidak memiliki atau mengikuti sertifikasi profesi ini.

Menunjang karir 

Manfaat Penting Sertifikasi Profesi 8

Dalam karir, kemampuan anda saja tidak cukup untuk meyakinkan instansi untuk memberi anda peran lebih. Sertifikasi diperlukan sebagai bukti bahwa anda telah terbukti memiliki kemampuan profesional sesuai dengan bidang anda. 

Dengan banyaknya kebutuhan terkait pemenuhan kompetensi Pegawai, ASN dan kelengkapan SKPI khususnya bidang TIK, LSP LPK Inixindo sebagai lembaga sertifikasi nasional di bawah Badan Nasional Sertifikasi Profesi di bidang TIK memberikan solusi dalam bentuk pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi nasional. Selain Sertifikasi Profesi, Inixindo juga memiliki sertifikasi lain yang diakui secara nasional dan internasional untuk lebih lengkapnya dapat diakses melalui halaman Sertifikasi

Comday: Digital Investigation dan Mobile Forensic

Community Day

Digital Investigation & Mobile Forensic

Comday: Digital Investigation dan Mobile Forensic 9

Comday: Digital Investigation dan Mobile Forensic

Kamis, 12 September 2019

Dengan banyaknya kasus kejahatan komputer di dunia maya (cyber crime), dibutuhkan pengetahuan mengenai proses penanganan insiden hacking dan cyber crime yang mencakup teknik investigasi komputer (digital investigasi), baik itu pengumpulan dan pengamanan bukti, forensik digital, dan perangkat mobile. Teknik investigasi komputer tersebut bisa digunakan oleh instansi kepolisian, pemerintah, dan entitas perusahaan lokal maupun global untuk mengumpulkan bukti-bukti tersebut sehingga dapat ditunjukkan dalam pengadilan untuk menangkap dan mempidanakan pelaku kejahatan komputer.

Jika Anda tertarik dengan proses investigasi digital dan mobile forensic. Anda dapat mengikuti Comday pada hari Rabu tanggal 12 September 2019 dengan tema “Digital Investigation and Mobile Forensic”. Dalam Comday kali ini peserta akan diajak untuk berkenalan dengan proses forensik digital. Selain itu, Comday ini juga akan membuka wawasan Anda tentang bagaimana proses mencari barang bukti digital dalam investigasi.

Biaya

FREE

Waktu

Kamis, 12 September 2019

14.00 WIB – Selesai

Lokasi

Eduparx – Inixindo Jogja

Jalan Kenari No 69 Yogyakarta
Lihat di Maps