Jangan Kamu Anggap Remeh, Ini 5 Alasan Pentingnya Manajemen Log

Apakah kamu kerap khawatir dengan infrastruktur IT agar tetap aman dan terlindungi? Atau bahkan sering mendapat ancaman yang bisa menyerang keamanan data di tempat kerjamu?

Mungkin masalah-masalah tersebut hanya sedikit dari beragam masalah yang akan kamu hadapi di depan nanti. Karena, seiring waktu banyaknya informasi yang disimpan di pusat data, menjadi sasaran empuk bagi para hacker.

Di sinilah kamu perlu menggunakan manajemen log. Penggunaan manajemen log bisa memberimu informasi dari aktivitas yang ada pada jaringan.

Berikut ini ada beberapa alasan lain, mengapa manajemen log sangat diperlukan dan sudah menjadi keharusan untuk kamu gunakan dalam pekerajaan sebagai ahli IT.

1. Deteksi brute force attack

Brute force attack adalah upaya hacker mendapatkan akses dari sebuah akun dengan menebak username dan password yang digunakan.  Sebenarnya brute force attack adalah cara lama dalam bidang cyber-crime. Tapi, masih sering digunakan karena dianggap efektif. 

Memang, awalnya brute force attack hanya untuk mendapatkan username saja. Tapi tujuan utamanya supaya bisa mengakses situs, server yang menyimpan berbagai informasi, dan aset penting.

Kemudian, jika hacker berhasil masuk ke dalam sistem, hacker bisa mengendalikan website milikmu dan mencuri data.

Itulah kenapa, manajemen log sangat penting digunakan. Sebab, manajemen log bisa mendeteksi pola login real-time dari sumber tunggal atau ganda.

2. Memastikan keamanan aplikasi dan OS

SQL injection, Buffer overflow, dan Cross-site scripting (XSS) adalah beberapa contoh serangan yang sering digunakan saat ini. Kamu harus menggunakan cara yang berbeda-beda untuk menghadapi serangan tersebut.

Caranya bisa dengan Web Application Firewalls (WAF) dan praktik coding yang aman. Namun, jika kamu sudah menghubungkan WAF log dengan manajemen log, beragam pola serangan bisa dengan mudah kamu ketahui dan langsugn diatasi.

3. Deteksi ancaman dari dalam

Perusahaan atau organisasi tidak bisa sepenuhnya percaya pada karyawan. Menurut penelitian, sekitar 30 persen serangan pada sistem perusahaan justru asalnya dari dalam.

Penggunaan manajemen log bisa digunakan untuk mendeteksi pola mencurigakan yang berasal dari dalam.

4. Analisis perilaku sumber log

Perusahaan atau organisasi biasanya hanya memakai software agen SIEM ringan untuk memeriksa jika ada upaya masuk. Padahal, jika hacker masuk ke dalam sistem, dia bisa menutup agen yang digunakan. Dengan adanya manajemen log, bisa memberi peringatan jika agen yang digunakan tiba-tiba berhenti.

5. Deteksi masalah pada perangkat

Manajemen log juga bisa memberitahumu jika ada kerusakan pada perangkat yang terpasang di sistem. Ini bisa memudahkanmu mengambil keputusan jika memang harus melakukan restart pada sistem dengan segera.

Ternyata sangat penting ya penggunaan manajemen log? Nah, kalau ingin tahu lebih dalam tentang manajemen log, kamu bisa klik tombol di bawah ini. Kamu bisa ikut webinar gratis yang akan ngembangin skill-mu di bidang IT. Jadi tunggu apalagi? Yuk, cari tahu sekarang.

Mau dapat diskon 10%? Gunakan kode voucher di bawah ini:

WSPKARIR

(berlaku hingga 15 April 2021)

 

Siapkah Anda Menghadapi Transformasi Digital? Ketahui 6 Strateginya Berikut Ini

Apakah Anda masih kerap dihadapkan dengan risiko bisnis yang sangat tinggi? Jika iya, maka bisa jadi Anda belum melakukan transformasi digital. Atau mungkin, transformasi digital yang sudah Anda lakukan belum optimal.

Istilah transformasi digital sebenarnya bukan hal baru, terutama di dunia bisnis. Banyak yang sukses melakukan transformasi digital, akhirnya punya pangsa pasar dan profit jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Transformasi digital jadi salah satu dari tiga penggerak utama pendapatan bisnis di masa depan pada seluruh bidang industri dan perusahaan.

Tapi, apakah Anda sudah benar-benar siap untuk menghadapi transformasi digital? Sebab, ada beberapa strategi untuk menghadapi transformasi digital yang harus Anda ketahui.

1. Buat rencana digital yang komprehensif

Anda ingin sukses menghadapi transformasi digital? Sangat perlu membuat rencana digital yang rinci dan komprehensif.

Rencana tersebut termasuk apa tujuan akhir yang ingin Anda capai, target jangka panjang atau pendek, dan matriks yang digunakan untuk mengukur efektivitas strategi digital yang dijalankan.

Semua aspek perencanaan tersebut harus berjalan beriringan dengan aspek lain dari organisasi tersebut. Perencaanan yang matang juga membantu organisasi Anda tetap di jalur yang tepat sepanjang perjalanan digital mereka.

2. Pakai teknologi yang tepat dan sesuai kebutuhan

Kemudian, Anda juga bisa menerapkan salah satu strategi, yaitu dengan menggunakan teknologi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Hal ini akan mencegah Anda dari kerugian karena teknologi yang tidak tepat guna.

3. Komunikasi pengambil keputusan dengan pelaku dunia digital

Anda juga perlu membangun komunikasi antara pengambil keputusan dengan pelaku dunia digital dalam organisasi yang sama. Komunikasi yang dimaksud bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dengan kerjasama untuk mengembangkan strategi risiko, bahkan bisa memberi laporan berkala mengenai risiko dari tiap strategi digital yang akan diambil.

4. Manfaatkan data real time

Teknologi digital bisa membantu Anda mendapatkan data secara real time. Data tersebut bisa Anda manfaatkan untuk mengambil keputusan lebih tepat, tentunya berdasar hasil asesmen terhadap dampak yang bisa saja terjadi, risiko yang dihadapi, dan waktu paling tepat untuk eksekusi keputusan tersebut.

5. Gunakan matriks risiko yang sesuai

Mengingat aksi atau strategi digital yang diterapkan dalam sebuah organisasi punya risikonya masing-masing, tidak heran jika penggunaan matriks risiko jadi sesuatu yang penting.

Saat Anda memahami risiko yang ada, maka bisa membantu Anda jadi lebih proaktif dalam mengambil tindakan pencegahan atau penanggulangan risiko yang akan Anda dihadapi.

6. Rekrut SDM yang tepat

Untuk mengimbangi perkembangan dunia digital yang cepat, Anda butuh SDM dengan skill dan kemampuan yang tepat.

Sebagai contoh, jika Anda merekrut SDM yang menguasai AI atau kecerdasan buatan, kemampuan dalam hal programming robotic, atau kemampuan teknis lain seperti pengembangan model analitik, bisa membantu organisasi Anda supaya tidak ketinggalan dari aspek digital.

Tapi, kalau Anda ingin tahu lebih dalam lagi mengenai cara-cara untuk menghadapi transformasi digital, Anda bisa klik tombol di bawah ini dan ikuti webinar gratis untuk mengembangkan kemampuan Anda di bidang IT. Pastinya sebagai modal penting dalam menghadapi transformasi digital.

Mau dapat diskon 10%? Gunakan kode voucher di bawah ini:

WSPKARIR

(berlaku hingga 15 April 2021)

 

Jangan Salah Pilih, Empat Algoritma Machine Learning Ini Buat Hidupmu Lebih Mudah

Kamu pasti pernah merasakan berbagai kemudahan yang diberikan machine learning. Contohnya bisa kamu lihat di bidang kedokteran. Machine learning bisa memberi banyak informasi terkait kesehatan seseorang selama perawatan di rumah sakit. Seperti mesin elektrokardiogram yang bisa mendeteksi penyakit jantung sejak dini.

Dengan begitu bisa kamu bayangkan, tanpa bantuan machine learning dan pasien harus diidentifikasi secara manual, pasti akan membutuhkan banyak dokter serta tenaga untuk mengawal proses pemantauan penyakitnya.

Kegunaan machine learning juga bisa kamu temui di kehidupan sehari-hari. Seperti pengenalan wajah pada teknologi ponsel berbasis AI maupun pelabelan wajah yang ada di akun media sosial.

Tapi, tahukah kamu ada berbagai tipe dari machine learning? Nah, di bawah ini ada empat algoritma machine learning yang punya ciri khasnya masing-masing.

1. Supervised machine learning algorithms

Supervised machine learning adalah algoritma machine learning yang bisa menerapkan informasi yang telah ada pada data, dengan cara memberikan label tertentu. Algoritma ini bisa memberi target pada output dengan membandingkan informasi yang didapat dari masa lalu.

2. Unsupervised machine learning algorithms

Unsupervised machine learning dipakai pada data yang tidak punya informasi dan dapat diterapkan secara langsung (tidak terarah). Algoritma ini juga bisa menemukan struktur tersembunyi pada data yang tidak berlabel.

3. Semi-supervised machine learning algorithms

Fitur Hot Reload pada Flutter memungkinkan kamu mengubah kode dan melihatnya saat itu juga, tanpa menunggu waktu lama untuk compiling.

4. Reinforcement machine learning algorithms

Kemudian, reinforcement machine learning adalah algoritma yang punya kemampuan untuk berinteraksi melalui proses belajar yang dilakukan. Algoritma ini bisa memberi poin (reward) saat model yang diberikan semakin baik atau mengurangi poin (error) jika model yang dihasilkan semakin buruk.

Salah satu penggunaan algoritma machine learning ini sering dijumpai pada mesin pencari yang kamu gunakan.

Mana yang Paling Tepat Digunakan?

Dari beragam algoritma machine learning di atas, mungkin kamu bertanya-tanya, mana algoritma machine learning yang paling tepat dipakai sesuai kebutuhanmu.

Tentunya butuh pertimbangan matang, supaya manfaat yang kamu peroleh dari algoritma machine learning tersebut lebih maksimal.

Kalau kamu ingin dapat jawabannya lebih cepat, kamu bisa klik tombol di bawah ini. Di sana kamu juga bisa ikut webinar gratis yang membahas algoritma machine learning dan bisa mengembangkan kemampuan IT-mu.

Mau dapat diskon 10%? Gunakan kode voucher di bawah ini:

WSPKARIR

(berlaku hingga 15 April 2021)

 

Ini 5 Kelebihan Flutter yang Bikin Bisnismu Semakin Mendunia

Pernahkah kamu membayangkan, hanya dengan satu kali coding sudah bisa membuat aplikasi Android dan iOS sekaligus? Ya, kamu tidak perlu menggunakan Java atau Kotlin untuk membuat aplikasi Android, atau menggunakan Swift kalau ingin membuat aplikasi iOS. Ini baru satu dari sekian banyak kelebihan Flutter.

Bahkan, tidak hanya untuk aplikasi mobile, saat ini Flutter juga bisa kamu gunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop Windows, Linux, dan Website.

Banyaknya kelebihan yang dimiliki Flutter, bahkan bikin perusahaan kelas dunia seperti Alibaba, eBay, BMW, hingga The New York Times kepincut untuk menggunakan Flutter. Pasti kamu mau dong, kalau bisnismu juga bisa sebesar perusahaan-perusahaan dunia tersebut?

Tapi, selain kelebihan Flutter dari sisi pembuatan aplikasi dengan sekali coding, Flutter juga punya kelebihan-kelebihan lain yang perlu kamu tahu. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Cepat dan Mudah Dipelajari

Biasanya, saat kamu ingin membuat aplikasi Android dengan Kotlin atau Java, kamu harus paham beberapa bahasa pemrograman sekaligus seperti XML, java, dan lain sebagainya.

Makin banyak yang dipelajari makin lama waktu yang digunakan untuk belajar, kan? Di sinilah Flutter menjadi sangat menarik.

Karena, jika kamu ingin membuat aplikasi Android dan iOS menggunakan Flutter, kamu cukup belajar satu bahasa yaitu DART, yang mana syntax dart mirip seperti Java dan Javascript. Maka dari itu, kalau kamu pernah memakai Java atau Javascript, pastinya tidak perlu banyak waktu untuk belajar Flutter.

Itulah mengapa, bisa dibilang juga kalau Flutter sangat ramah untuk digunakan oleh para pemula. Menarik, ya?

2. UI Fleksibel dan Menarik

Dalam Flutter semuanya merupakan widget. Karena semua bagiannya widget, kamu bisa mengatur tampilan, fungsi, bahkan animasi di tiap pixelnya.

Flutter juga menggunakan Material Design, maka tampilan sedikit berbeda dengan tampilan native. Ini jadi hal positif karena kamu tidak perlu membuat hal-hal dasar untuk tiap platform.

3. Proses Development Cepat

Fitur Hot Reload pada Flutter memungkinkan kamu mengubah kode dan melihatnya saat itu juga, tanpa menunggu waktu lama untuk compiling.

4. Tidak Bergantung Pihak Ketiga

Dengan menggunakan Flutter, kamu tidak perlu menginstall banyak library dari pihak ketiga (third party). Karena, saat core dari Flutter mengalami update, modul-modul internal lainnya sudah kompatibel dengan update tersebut. Tidak seperti package pihak ketiga yang harus menunggu beberapa hari atau bahkan bulan agar bisa menyesuikan dengan versi terbarunya.

5. Biaya Pengembangan Lebih Murah

Cukup dengan satu team developer saja (Flutter Developer), sudah bisa membuat aplikasi Android, iOS dan web secara bersamaan.

Kamu bisa bayangkan, berapa banyak uang perusahaan yang dikeluarkan, untuk membayar gaji dua tim, satu untuk membangun aplikasi Android dan satunya lagi untuk iOS. Ini juga alasan kuat, kenapa banyak perusahaan besar dunia yang beralih ke Flutter.

Mau pakai Flutter, mulai dari mana?

Kamu tidak perlu bingung, untuk menggunakan Flutter sebenarnya sangat mudah, selama pemahaman dasar dari fitur dan cara kerja Flutter sudah kamu pahami secara mendetail.

Nah, kalau mau tahu tentang Flutter lebih lanjut, kamu bisa klik tombol di bawah ini. Ada banyak webinar gratis yang bisa kamu ikuti, lho. Jadi tunggu apalagi? Yuk, cari tahu sekarang.

 

Mau dapat diskon 10%? Gunakan kode voucher di bawah ini:

WSPKARIR

(berlaku hingga 15 April 2021)

 

5 Ekstensi Visual Studio Code yang Membuat Kamu Lebih Produktif

Visual Studio Code (VS Code) adalah sebuah teks editor multiplatform yang komplit dan handal buatan Microsoft. Selain tersedia untuk Windows, Visual Studio Code (VS Code)  juga tersedia untuk versi Linux dan Mac. Teks editor mendukung banyak bahasa pemrograman seperti  JavaScript, Typescript, dan Node.js, serta bahasa pemrograman lainnya dengan bantuan plugin yang dapat dipasang di Visual Studio Code seperti C++, C#, Python, Go, Java, dll.

Visual Studio Code (VS Code) bersifat open source. Hal ini juga yang membuat VS Code menjadi favorit para pengembang(developer) aplikasi, karena mereka dapat ikut serta  dalam proses pengembangan Visual Studio Code (VS Code).

Visual Studio Code (VS Code) menyediakan Intellisense, Git Integration, Debugging, dan fitur ekstensi. Fitur-fiturnya akan terus bertambah seiring dengan perkembangan versi Visual Studio Code. Perkembangan versi Visual Studio Code ini juga dilakukan berkala setiap bulan, dan inilah yang membuat VS Code unggul dibandingkan teks editor lainnya.

VS Code dapat digunakan langsung tanpa perlu ekstensi selama bahasa pemrogramannya sudah didukung langsung. Namun ada beberapa fitur yang perlu ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan pengembang aplikasi. Disinilah kegunaan ekstensi untuk membuat Visual Code lebih powerfull dan menunjang produktifitas. Ekstensi VS Code banyak dibuat oleh pengembang pihak ketiga yang juga menjadi kontributor dari VS Code. Berikut ini adalah ekstensi VS Code rekomendasi kami:

5 Ekstensi Visual Studio Code yang Membuat Kamu Lebih Produktif 1

WakaTime

WakaTime, begitu namanya. Ekstensi ini melacak semua aktivitas koding kita, berapa waktu yang kita habiskan untuk koding dan bahasa apa yang sering kita pakai dan berapa banyak project yang telah kita selesaikan selama menggunakan Visual Studio Code.

5 Ekstensi Visual Studio Code yang Membuat Kamu Lebih Produktif 2

Visual Studio Intellicode

Ekstensi ini membantu kita dengan Artificial Intelligence-Assisted Intellisense yang bisa memberi saran kepada kita kode lanjutan dari kode yang sudah kita tuliskan.

5 Ekstensi Visual Studio Code yang Membuat Kamu Lebih Produktif 3

Live Server

Inilah ekstensi yang kita tungu-tunggu. Kita tidak perlu menekan tombol reload berkali-kali untuk setiap perubahan yang kita lakukan di project kita. Sangat membantu, bukan?

5 Ekstensi Visual Studio Code yang Membuat Kamu Lebih Produktif 4

Path Intellisense

Kita akan selalu membutuhkan ekstensi ini karena ekstensi ini sangat membantu dan berguna dalam hal import dependecies, memasukkan gambar ke dokumen, link file javascript atau css dan semua hal yang berkaitan dengan path file.

5 Ekstensi Visual Studio Code yang Membuat Kamu Lebih Produktif 5

Prettier

Masalah utama saat koding adalah indentasi yang meskipun secara teknis hanya berpengaruh apa python tetapi saat menulis kode dengan menggunakan indentasi yang benar maka hal itu akan sangat membantumu, lebih rapi dan tentu saja lebih cantik bukan?

Nah itu tadi beberapa ekstensi Visual Code yang sangat berguna bagi kita yang menggunakan Visual Code sebagai teks editor utama. Masih banyak ekstensi-ekstensi lain yang sangat menarik dibahas karena tiap hari terdapat ekstensi baru di direktori marketplace Visual Code.

Alasan Mengapa Mobile App Developer Mulai Beralih Ke Flutter

Flutter adalah pendatang baru di dunia pemrograman mobile development yang langsung menyita perhatian developer karena beragam keunggulannya. Bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google ini memiliki banyak keunggulan yang menjadi alasan mobile app developer mulai beralih ke flutter.

Alasan Mengapa Mobile App Developer Mulai Beralih Ke Flutter 6

Flutter mendobrak keterbatasan pengembangan aplikasi dengan pendekatan lintas platform

Menciptakan pendekatan lintas platform yang mumpuni menjadi idaman setiap developer di belahan dunia manapun karena mereka lelah harus membuat banyak versi produk yang sama dengan bahasa yang berbeda. Belum lagi pada beberapa fitur, setiap platform memiliki keterbatasan tertentu. Flutter mendobraknya dengan membuat itu semua keterbatasan itu mungkin dilakukan.

Backend dan Frontend dalam satu bahasa

Tidak seperti pemrograman native Android dimana file untuk frontend(Views) terpisah dengan backend(Java), flutter menggunakan satu bahasa yang sama (Dart) untuk backed dan frontend.

Alasan Mengapa Mobile App Developer Mulai Beralih Ke Flutter 7

Powerfull User Experience Design

Tim Pengembang Flutter dengan sangat cermat menerapkan Material Design. Ini memungkinkan pengalaman yang nyaman dan smooth yang cuma kamu temui di aplikasi native karena release build dari Flutter adalah aplikasi native.
Flutter juga memiliki widget untuk menambahkan Human Interface Design dari Apple untuk mendapatkan feel dan pengalaman dari aplikasi native iOS.

Flutter didukung banyak IDE/Editor

Meski banyak orang yang menggunakan VS Code sebagai editor merekan untuk pengembangan dengan Flutter tetapi sebenarnya tidak hanya VS Code saja yang mendukung pengembangan dengan Flutter, banyak editor seperti Android Studio dan Visual Code.

Jadi. Sudah siap beralih ke Flutter?