Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Birokrasi 4.0

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan acara yang dihadiri oleh seluruh dinas komunikasi dan informasi se-Jawa Tengah dengan tema Sinkronisasi Perencanaan Tahun Anggaran 2021 yang diselenggarakan di Salatiga, 20-21 Januari 2020.

Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Birokrasi 4.0 1

Dalam acara ini hadir Andi Yuniantoro dari Inixindo Jogja selaku narasumber dalam pengembangan Sumber Daya Manusia. Dalam kesempatan ini Andi Yuniantoro menjelaskan bagaimana pengembangan Sumber Daya Manusia sangat penting untuk mendukung Birokrasi 4.0. Dalam Birokrasi 4.0 perubahan atau transformasi yang penting dilakukan pada sumber daya manusia adalah tentang mengubah cara, mindset dan perilaku. disampaikan juga bahwa peluncuran aplikasi penting tetapi yang paling penting adalah mendapatkan manfaat dari aplikasi tersebut melalui data yang diolah

Jangan hanya me-launching aplikasi saja, namun juga harus mendapatkan data dari aplikasi tersebut

Turut hadir juga Bambang Dwi Anggono (Ibenk) selaku Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan sebagai narasumber menyampaikan tentang transformasi digital yang harus menghasilkan beberapa hal penting seperti partisipasi aktif stakeholder, kepuasan masyarakat, peningkatan kualitas pemimpin, peningkatan citra pemerintah, tumbuhnya inovasi bottom up hingga transformasi aparat yang menjadi handal.

Training Need Analysis (TNA) Dalam Pengembangan ASN di Era Transformasi Digital

Community Day

Training Need Analysis (TNA) Dalam Pengembangan ASN di Era Transformasi Digital

Training Need Analysis (TNA) Dalam Pengembangan ASN di Era Transformasi Digital 2

Pemerintah pusat telah mengeluarkan peraturan mengenai pemerintahan berbasis elektronik  yaitu Perpres 95 Tahun 2018 tentang SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dimana tujuan utamanya adalah transformasi digital pada sektor pemerintahan. Perpres 95 Tahun 2018 menjelaskan bahwa Visi dan Misi SPBE 2018 – 2024 adalah sebagai berikut:

Misi:
Terwujudnya SPBE yang terpadu dan menyeluruh untuk mencapai birokasi dan pelayanan publik yang berkinerja tinggi.

Misi:

  • Melakukan penguatan Tata Kelola SPBE
  • Mengembangkan Pelayanan Publik yang Terpadu
  • Membangun Fondasi TIK
  • Membangun SDM yang kompeten dan inovatif

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) sebagai OPD yang berwenang dalam pengelolaan SDM di lingkungan Pemerintah Daerah bertugas menjalan misi “Membangun SDM yang kompeten dan inovatif” dimana salah satu prosesnya adalah membuat Training Need Analysis (TNA) yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan bisnis Pemerintah Daerah, sehingga SDM unggul bisa semakin banyak di lingkungan Pemerintah Daerah.

Inixindo Jogja sebagai partner pemerintah daerah dalam hal pengembangan SDM akan menyelenggarakan Community Day Inixindo Jogja dengan tema “TNA Dalam Pengembangan ASN di Era Transformasi Digital”.

Pendaftaran

This form does not exist

Biaya

FREE

Waktu

Kamis, 23 Januari 2020

14.00 WIB – Selesai

Lokasi

Eduparx – Inixindo Jogja

Jalan Kenari No 69 Yogyakarta
Lihat di Maps

Jadwal Training

[MEC id="9852"]

Cloud Specialist

System Administrator

Scrum Master

Chief Information Officer (CIO)

Digital Transformation Leader

IT Service Manager

Digital Media Specialist

Diklat Pemerintahan

Apa itu ITIL dan Apa Manfaatnya?

Saat ini teknologi informasi sudah masuk ke semua lini kehidupan manusia, termasuk di Perusahaan, Organisasi, maupun sektor pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi ini mengharuskan organisasi untuk melakukan pengelolaan dengan baik karena jika tidak efektif maka efeknya bagi organisasi akan menjadi tidak optimal. Maka dari itu dibutuhkan pengelolaan yang berdasarkan best practice dan membutuhkan panduan-panduan. Salah satu kerangka dan rangkaian konsep yang bisa dipakai untuk pengelolaan layanan adalah Information Technology Infrastructure Library atau sering disebut dengan ITIL.

Apa itu Information Technology Infrastructure Library (ITIL) ?

Teknologi Informasi Infrastructure Library (ITIL) adalah satu set konsep dan teknik untuk mengelola teknologi informasi (TI) infrastruktur, pengembangan, dan operasi. ITIL ® adalah pendekatan paling baik untuk layanan manajemen TI di dunia. ITIL menawarkan pendekatan berdasarkan best practice, yang diambil dari sektor publik dan swasta internasional. 

Siapa saja yang menggunakan ITIL ?

ITIL telah digunakan dan diadopsi oleh banyak organisasi di dunia baik dari pemerintahan, swasta dan pendidikan. berikut beberapa contoh organisasi yang telah mengadopsi ITIL:

  • Microsfoft
  • IBM
  • Hewlett-Packard
  • Honda
  • Wal-Mart
  • Visa
  • DIsney
  • US Navy
  • US Army
  • Toyota
  • Shell Oil
  • Boeing
  • Australia Post
  • British Airways
  • British Telecom
  • Ohio State University
  • Oregon State University
  • University of Wisconsin
  • Yale University
  • PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel)

dan masih banyak lagi organisasi yang mengadopsi ITIL sebagai kerangka kerja IT Service Management mereka. Pada Telkomsel sendiri adopsi ITIL terlihat berdampak baik pada kinerja perusahaan terbukti pada setiap tahun Telkomsel adalah penyumbang terbesar dari profit Telkom selama satu dekade terakhir.

Apa itu Manfaat ITIL ?

Dengan menggunakan dasar pendekatan sistematis ITIL untuk manajemen layanan TI, ITIL menawarkan peningkatan pada sebuah perusahaan diantaranya:

  • Peningkatan Return on Investment pada TI.
  • Peningkatan Kapabilitas dan produktivitas.
  • Peningkatan Kepuasan Pelanggan/Pengguna.
  • Peningkatan Hasil Pemanfaatan aset.
  • Peningkatan hubungan dan interaksi antara penyedia layanan TI dengan pengguna/pelanggan.
  • Menjaga organisasi untuk mengimbangi perubahan terkini yang mendorong organisasi untuk terus berkembang.
  • Integrasi Layanan TI

Peningkatan ini telah dibuktikan oleh banyak organisasi di dunia yang mengadopsi ITIL sebagai kerangka kerja layanan TI mereka.

Kelebihan Paperless Office

Transformasi Digital mengubah dan membentuk budaya baru di perusahaan. Salah satunya adalah Budaya Paperless atau paling tidak Lesspaper karena penggunaan perangkat digital yang berada pada semua lini proses bisnis perusahaan. Tapi apakah budaya ini sebenarnya baik bagi perusahaan? atau cuma efek dari digitalisasi saja. Berikut ini kelebihan paperless office yang bisa kita dapatkan.

Peningkatan Produktivitas

Kelebihan Paperless Office 5

Ketika masih menggunakan kertas, pekerjaan kita habis hanya untuk mencari dan menemukan dokumen serta informasi yang kita butuhkan. Dengan digital dan budaya paperless ini. Kita bisa menemukan dan memahami informasi dengan lebih cepat.

Menghabiskan waktu mencari informasi di tumpukan kertas dapat memperlambat waktu respons dan produktivitas kita di zaman yang sebagian besar jawabannya hanya berjarak beberapa klik tombol saja. Bayangkan dari mencari informasi di tumpukan kertas di rak berganti dengan mencari kata kunci kemudian klik tombol maka informasi yang dibutuhkan sudah tersedia.

Mengurangi Biaya Operasional

Kelebihan Paperless Office 6

Biaya penyimpanan fisik adalah salah satu alasan utama sebuah perusahaan/organisasi untuk mengurangi kertas. Bayangkan data dan informasi satu ruangan bisa disimpan dalam sebuah database berapa banyak ruangan dan biaya penggunaan kertas bisa dipangkas. Perusahaan juga bisa menghilangkan sejumlah besar ruang penyimpanan dan menggunakan ruang tersebut untuk penggunaan yang lebih produktif.

Kemudahan Kolaborasi

Kelebihan Paperless Office 7

Budaya Paperless atau Lesspaper juga meningkatkan akses untuk berkolaborasi secara internal maupun eksternal. Sebelum era digital kamu harus sering bertemu dan menyesuaikan waktu jika ingin berkolaborasi di Era Digital ini kamu bisa berkolaborasi tanpa terhambat jarak dan waktu. Semua tools sudah tersedia dan bisa dioptimasi. Sangat menghemat waktu dan lebih efisien.

Peningkatan Keamanan

Kelebihan Paperless Office 8

Dengan peralihan ke digital kamu bisa menggunakan hak akses di setiap data yang ada di dalam perusahaan. Cadangan data juga dapat dibuat secara rutin, sistematis, dilakukan di dalam atau di luar lokasi, sementara pemulihan dan perlindungan data dapat ditingkatkan secara mudah dan signifikan. Bayangkan jika semua masih menggunakan dokumen kertas, betapa khawatirnya kita pada dokumen dan data-data penting. Bisa-bisa kita menghabiskan banyak tenaga dan biaya keamanan (dengan membeli penyimpanan yang aman) untuk menyimpan dokumen.

Ramah Lingkungan

Kelebihan Paperless Office 9

Dalam masyarakat yang semakin sadar lingkungan, penting untuk mempertimbangkan dampak bisnis terhadap lingkungan. Paperless atau Lesspaper mengurangi konsumsi perusahaan terhadap sumber daya alam yang digunakan untuk membuat kertas. Ini juga meningkatkan ecological status bisnis di mata publik dan klien. Banyak sekali perusahaan yang menggunakan teknik meningkatkan ecological status mereka seperti Aqua dan Nike dengan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan dan hasil daur ulang.